Review Lucid Temptation: Light Novel Menjanjikan yang Bisa Dikembangkan Lagi

Lucid Temptation

Lucid Temptation adalah light novel penuh potensi karya seorang penulis asal Indonesia. Namun judul ini bisa dikembangkan lagi. Berikut pembahasannya!

Baca Juga

Skena karya indie di Indonesia semakin berkembang. Banyak judul menarik yang bisa kamu temukan di ajang seperti Comifuro, dengan kualitas yang tidak kalah dengan novel fantasi lokal yang bisa rilis di toko buku besar.

Salah satu judul light novel karya penulis asal Indonesia yang menarik dibahas adalah Lucid Temptation, yang review-nya sedang kamu baca ini. Judul yang satu ini ditulis oleh seseorang dengan nama pena Loka S. Ratimaya, dan dihiasi oleh ilustrasi dari Swordwaltz.

Apakah novel yang satu ini menarik untuk kamu miliki? Tentu, kamu bisa membeli dan mencobanya sendiri. Tapi untuk membantumu memutuskan, mari kita mulai pembedahan sisi positif dan negatif buku ini.

Sinopsis

Lucid Temptation berlatar di Oukanajima, kota yang berdiri di atas sebuah pulau kecil. Kota ini mengalami fenomena di mana para penduduknya sangat mudah mengalami Lucid Dream alias mimpi sadar.

Review Kumpulan Cerpen Tenebrae: Buku Ringan Berisi Tiga Kisah Horor Unik

Buku kumpulan cerpen Tenebrae dirilis di booth Linemancer waktu Comifuro 9 kemarin. Bagaimana kualitas dari kumcer horor yang satu ini?
Baca Juga

Kalau kamu belum tahu, bila kamu bisa mencapai tahap lucid dreaming, kamu bisa mengutak-atik mimpi dengan sesuka hati. Kamu ingin terbang? Bisa. Kamu ingin memunculkan senjata dari anime untuk melawan monster dari mimpi buruk? Bisa. Jelas, fenomena ini pun membuat penduduk Oukanajima senang.

Hanya satu sosok yang merasakan efek negatif dari fenomena ini: Maaya. Anak yang sering di-bully ini justru sering melihat visi mengerikan dan mengalami disorientasi.

Kunci Maaya untuk memahami misteri ini mungkin adalah Madre, si guru baru yang misterius.

Kekuatan Gambar


Salah satu kekuatan utama dari Lucid Temptation jelas adalah kualitas dari setiap gambarnya. Swordwaltz mampu menyajikan ilustrasi-ilustrasi yang terlihat memiliki kualitas pro. Light novel memang terkadang diperkuat oleh gambar, dan visual yang disajikan terasa memikat dan bisa membawamu semakin mudah membayangkan dunia di kisahnya.

Tapi jelas, berhubung ini novel, gambar bukanlah unsur utama bagi pembaca untuk menikmati kisahnya. Bagaimana dengan kekuatan plot, narasi, dan karakter?

Menyajikan Kumpulan Karakter yang Unik dan Berpotensi

Kekuatan lain dari novel ini adalah penulis mampu menyajikan karakter-karakter yang unik antara satu dengan lainnya. Setidaknya, dalam situasi di mana mereka berbicara satu sama lain, kamu akan mudah memahami siapa bicara dengan siapa, bahkan tanpa keterangan pembicara.

Kumpulan karakter ini pun disajikan melalui alur cerita sendiri-sendiri, yang menyorot mereka lebih dalam, sebelum berganti ke kasus yang menyorot tokoh lain. Total, penulis merasa buku ini dibagi menjadi tiga kasus berbeda.

Narasi cerita pun terasa cukup. Tidak terasa istimewa, namun kamu minimal bisa menikmati satu adegan ke adegan lain tanpa tersendat. Keanehannya paling adalah adanya sejumlah kata-kata yang terasa seperti terjemahan yang kurang bagus dari bahasa Inggris.

Menawarkan Aksi-Aksi yang Memukau

Adegan aksi bisa dibilang adalah keunggulan lain dari novel ini. Setiap adegan aksi dimulai, perhatian kamu pasti akan tertuju ke halaman-halaman kisahnya. Narasi di adegan ini biasanya ringkas, membangkitkan tempo membaca yang cepat dan dinamis.


Meski begitu, karakter-karakter menarik Lucid Temptation terasa kurang dimanfaatkan maksimal. Baca pembahasan kelemahan novel ini di halaman kedua!

1
2

SHARE
Previous articleWah, Joe Taslim Bakal Bermain di Serial TV Amerika Berjudul Warrior
Next articleDear David, Kisah Hantu Nyata yang Menghebohkan Media Sosial
Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.