Rockstar Sebut GTA V Tidak Butuh Story Expansion

GTA V story expansion

3 tahun setelah story expansion untuk Grand Theft Auto V dijanjikan, kabar untuk ekspansi tersebut hilang tanpa ada kabar lebih lanjut.

Baca Juga

Ramainya berita EA yang menutup Visceral Games telah menjadi highlight bagi banyak pemain, dan kasus seperti ini juga tidak kunjung berhenti. Tepatnya, 3 tahun setelah Rockstar Games pertama kali menjanjikan story expansion untuk game mereka, ekspansi yang dijanjikan tidak pernah datang.

Rockstar yang sekarang terlalu fokus dengan konten online mereka tampaknya telah melupakan ekspansi untuk single-player. Pasalnya, banyak fans yang telah menunggu-nunggu ekspansi untuk cerita yang ditawarkan pada Grand Theft Auto VGrand Theft Auto IV, di balik banyaknya permasalahan pada PC port mereka, menerima respon positif untuk ekspansi mereka, Lost and Damned dan The Ballad of Gay Tony.

GTA Online expansion

Rockstar Games bahkan dulunya pernah menjanjikan ekspansi untuk GTA V yang menambahkan alur cerita yang baru. Namun nyatanya, Rockstar lebih peduli terhadap konten untuk GTA Online. Dan jika dilihat, tampaknya ekspansi untuk online ini banyak yang mengambil inspirasi dari game lain, seperti heist dari PAYDAY dan Transform Races dari The Crew 2.

Menurut Rockstar Games sendiri, ekspansi untuk cerita tidak dibutuhkan. Menurut Imran Sarwar selaku direktor desain Rockstar Games, cerita untuk GTA V sudah cukup besar mengingat mereka memasukkan ‘tiga game’ menjadi satu. Ini dimaksudkan bahwa masing-masing karakter merupakan satu game terpisah.

“Pengembangan membutuhkan banyak waktu agar semuanya dapat rampung dengan benar, namun dengan hadirnya GTA Online kami berpikir fitur tersebut memiliki banyak potensial. Sayangnya, resource yang dibutuhkan juga tidak sedikit,” sebut Sarwar.

EA Tutup Visceral Games, Kemanakah Arah Game Star Wars?

Bertahan selama 19 tahun, Visceral Games sebagai studio yang tengah mengembangkan Star Wars akhirnya ditutup oleh EA. Lalu, bagaimana nasib Star Wars?
Baca Juga

Sarwar juga menyebut bahwa Rockstar memiliki keterbatasan dalam sumber tenaga. Mereka menganggap bahwa sebuah game haruslah sempurna dan itu akan memakan banyak tenaga dan waktu. Tidak hanya untuk pengembangan GTA V saja, mereka juga harus mengatur waktu dan tenaga untuk Red Dead Redemption 2.

Akhir kata, Sarwar menambahkan hadirnya GTA Online membuat pengembang dibalik Rockstar untuk memberikan ekspansi multiplayer secara gratis untuk memberikan pemain kebebasan atas apa yang mereka inginkan dari setiap update.

Diedit oleh Fachrul Razi