EA Minta Fans Hentikan Distribusi Battlefield Lawas

Battlefield lawas

Kelompok pengembang Revive yang telah menghidupkan game Battlefield lawas seperti Battlefield 2 dan 2142 akhirnya menutup proyek mereka.

Baca Juga

Matinya servis untuk online matchmaking bernama Gamespy pada tahun 2014 lalu membuat para fans untuk akhirnya bergerak mengembangkan server buatan, seperti Revive yang mengembangkan server untuk Battlefield lawas. Namun perjuangan mereka berhenti sampai sini saja, sebab EA meminta para fans untuk menghentikan distribusi game tersebut.

Tidak dapat dipungkiri bahwa game-game lawas masih diminati oleh banyak pemain, terutama untuk seri Battlefield yang dikembangkan oleh studio DICE. Battlefield 2 sangat digemari oleh para pecinta first-person shooter dengan gameplay-nya yang unik selayaknya simulasi perang. Berbeda dengan rivalnya Call of Duty, peta yang luas dan akses untuk kendaraan menjadi poin tambahan untuk seri Battlefield.

Battlefield Lawas

Seri Battlefield lawas yang kita kenal, seperti Battlefield 2, 2142 dan Heroes masih menggunakan sistem online matchmaking bernama Gamespy. Sistem ini sudah digunakan pada sekitar 800 game yang pernah dirilis. Matinya Gamespy pada tahun 2014 membekukan fitur online pada game-game yang sangat bergantung pada servis ini.

Kelompok pengembang sekaligus fans Battlefield yang dinamai Revive akhirnya bangkit dari kematian Gamespy. Proyek yang dijalankan oleh tim Revive sangat membantu pemain lainnya agar mereka tetap dapat memainkan seri yang sangat mereka cintai. Battlefield 2 hingga saat ini masih diminati oleh banyak orang, terbukti dengan hadirnya mod Project Reality yang menambah keseruan pada BF2.

Sayangnya, selama tiga tahun telah membantu para penggemar, akhirnya Revive harus menutup semua usaha yang telah dijalankan. Pada situs utama Revive, mereka menyebutkan bahwa tim legal dari EA meminta secara santun untuk menghentikan peredaran game mereka yang terdaftar dalam Intellectual Property.

EA Tutup Visceral Games, Kemanakah Arah Game Star Wars?

Bertahan selama 19 tahun, Visceral Games sebagai studio yang tengah mengembangkan Star Wars akhirnya ditutup oleh EA. Lalu, bagaimana nasib Star Wars?
Baca Juga

“Sebagai fans berat dari seri game ini, kami menghargai keputusan dari EA. 3 tahun ini, kami telah menemani kekosongan jutaan pemain yang sangat menginginkan Battlefield semenjak Gamespy dimatikan. Mulai saat ini, situs untuk unduhan akan dimatikan. Mungkin ini saatnya kami mengatakan selamat tinggal,” Sebut Revive pada situs mereka.

Memang, EA meminta untuk menghentikan peredaran game ini secara santun, tetapi apakah ini berarti EA sudah tidak peduli terhadap penggemarnya dan lebih mementingkan uang? Mungkinkah dengan ini proyek lainnya seperti SoapBox akan dimatikan juga?

Diedit oleh Doni Jaelani


SHARE
Previous articleGara-Gara Sering Direkam, Film Anime Terancam Tidak Tayang Lagi di Indonesia
Next articleReview No Game No Life Zero: Lebih Cocok Disebut No Fanservice, No Life
Penggemar berat game racing. Telah jatuh ke dalam jurang FFXIV hingga isi dompet kosong berkat FFXIV Complete Edition.