Pembahasan Dragon Ball Super 114: Debut Kefla, Fusion dari Kale dan Caulifla!

Sesuai yang dijanjikan di preview, fusion Kale dan Caulifla debut di Dragon Ball Super 114! Sekuat apakah gabungan mereka berdua?

dragon ball super 114

Sesuai yang dijanjikan di preview, fusion Kale dan Caulifla debut di Dragon Ball Super 114! Sekuat apakah gabungan mereka berdua?

Pembahasan Dragon Ball Super 114 ini sudah tentu mengundang spoiler. Jadi kalau kamu belum menyaksikan episodenya dan tidak ingin kena bocoran, sebenarnya kamu masuk ke artikel yang salah.

Tapi kalau kamu sudah nonton dan ingin memastikan tak ketinggalan detail menarik, atau memang tidak keberatan spoiler, silakan lanjut baca pembahasannya di bawah ini!

SPOILER ALERT!!!

1

Kale Berhasil Mengendalikan Legendary Super Saiyan

Legendary Super Saiyan adalah wujud yang identik dengan kondisi berserk. Kekuatan penggunanya jadi luar biasa, namun kecerdasan mereka seperti ditutupi oleh amarah tak terbatas. Itu terjadi kepada Broly dulu, dalam kisah yang kini sayangnya tidak canon. Itu juga terjadi pada Kale.


CONTINUE READING BELOW

Pembahasan Dragon Ball Super 113: Duel Satu Lawan Satu Goku Vs Caulifla (Lagi)

Di Dragon Ball Super 113, Caulifla menghadapi Goku yang kelelahan. Duel ini sepertinya bisa membuat Goku dan Caulifla menjadi lebih kuat lagi!


Namun Kale memiliki dua hal yang tidak pernah dimiliki oleh Broly. Pertama adalah hati nurani yang lebih baik, kedua adalah sahabat.

Di episode ini sebenarnya Kale sudah sempat meremas tangan Caulifla. Namun pujian Caulifla berhasil sukses menyadarkan Kale. Ajaibnya, dia pun berhasil mengendalikan Legendary Super Saiyan miliknya.

Wujud Kale jadi tidak terlalu berbeda dibanding transformasi reguler yang ia lakukan sebelumnya. Namun dari segi kekuatan terasa sekali dia masih memiliki semua kemampuan Legendary Super Saiyan.

Satu-satunya masalah hanyalah karena dia tidak terselimut oleh ledakan emosi, dia terlihat dapat merasakan sakit. Tidak seperti wujud berserk-nya, yang bisa terus mengamuk karena – sepertinya – adrenalin menghalangi fungsi otaknya untuk mengabarkan nyeri yang diderita tubuhnya.

Meski dari sisi ketangguhan dia mungkin masih kalah ketimbang Legendary Super Saiyan berserk, Kale lebih mampu bertahan melawan Goku ketimbang Caulifla. Bahkan setelah Goku kembali menjadi Super Saiyan God pun dia masih menghadapi serangan petarung andalan Universe 7 itu.

Yang menarik adalah saat Kale mengerahkan kekuatannya untuk menjadi Legendary Super Saiyan, tangan Jiren bergerak sedikit, menandakan kalau Kale hampir sukses menarik minat anggota Pride Troopers itu.

Ini memang tak mengherankan, mengingat dulu Legendary Super Saiyan Kale sukses membuat Jiren beraksi.


Lanjutan pembahasan Dragon Ball Super 114 bisa kamu baca di halaman kedua!

Share this article

TENTANG PENULIS
fachrul_run

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.