Kandidat dewa kehancuran baru

Toppo adalah kandidat Dewa Kehancuran baru dari dari Universe 11. Bagaimana dengan Universe 7? Ada tiga petarung yang rasanya layak jadi calon!

Kalau melihat Toppo, penulis merasa kandidat Dewa Kehancuran baru bukan mutlak ditentukan oleh kekuatan saja. Dari segi kemampuan bertarung sih sudah jelas Jiren melampaui Toppo, dan bahkan setara dengan Belmod sendiri. Toppo tampaknya dipilih karena ia mewakili visi keadilan yang sama dengan yang dimiliki Belmod.

Baca Juga

Universe 7 sendiri sudah punya dua kandidat, yakni dua petarung yang sudah dilatih oleh Whis: Vegeta dan Goku. Selain mereka berdua, penulis juga memasukkan Frieza, makhluk yang jiwa kehancurannya luar biasa besar dan dari segi kekuatan selevel dengan Goku.

Bagaimana jadinya jika mereka menjadi Dewa Kehancuran baru Universe 7? Mari kita lihat.

Son Goku

Alasan Layak Jadi Dewa Kehancuran: Hati yang baik, jadi Goku tidak akan sembarangan menghancurkan satu planet. Dengan Ultra Instinct, Goku juga tampaknya akan mampu bertarung dengan lebih seimbang melawan Beerus. Bila ia bisa mengalahkan Jiren, maka level kekuatannya saja sudah pasti setara dengan Dewa Kehancuran.

Pembahasan Dragon Ball Super 114: Debut Kefla, Fusion dari Kale dan Caulifla!

Sesuai yang dijanjikan di preview, fusion Kale dan Caulifla debut di Dragon Ball Super 114! Sekuat apakah gabungan mereka berdua?
Baca Juga

Whis sudah lama tertarik dengan Goku. Kalau Goku berhasil mencapai level Ultra Instinct dan mengalahkan Beerus, dia tentu akan langsung dilantik resmi menjadi kandidat Dewa Kehancuran baru Universe 7.

Bila Goku menjadi Dewa Kehancuran, dia mungkin akan memberi kesempatan bagi planet yang ingin ia hancurkan untuk mengirim satu jawara melawannya. Jika si jawara bisa menghiburnya, dia akan memaafkannya.

Oh, selain alasan di atas, Whis juga suka dengan sifat Goku.

Hambatan: Masalahnya, hati nurani Goku yang baik ini mungkin juga akan membuatnya kurang efektif sebagai Dewa Kehancuran. Bisa jadi dia malah akan lebih sering mengampuni suatu planet ketimbang melenyapkan. Dia juga sepertinya akan lebih suka berlatih ketimbang bekerja sebagai kekuatan penghancur untuk semesta.


Biasanya sih kandidat kedua ini selalu kalah dari Goku. Namun dia punya sifat-sifat menarik yang membuat dia rasanya malah lebih cocok jadi Dewa Kehancuran baru. Cek pembahasannya di halaman kedua!