Ingin Industri Kreatif Berkembang? Belajar Jualan Karya, Yuk!

Jualan mungkin bukan sebuah istilah yang menarik bagi sebagian orang. Akan tetapi, bagaimana jika kita bicara soal omzet ratusan juta perbulan? Ngiler, deh!

3

Kenali Pasar dan Kebiasaannya

industri kreatif komik bekraf

Pasar itu Bukan Cuma Tempat Jualan, Kamu Perlu Mengenali Kebiasaannya. Sumber gambar: wikimedia

Kalau ada penjual, pasti ada pembeli. Perkumpulan dari keduanya disebut dengan pasar. Nah, bicara soal pasar, pasti ada yang namanya kebiasaan. Kebiasaan inilah yang perlu kita perhatikan agar barang dagangan kita tidak menjadi bangkai busuk di kemudian hari alias tidak ada yang membeli.

Ini yang namanya kebiasaan pasar atau arus pasar.

Contohnya: pasar punya kebiasaan menjual komik seharga 25.000 rupiah. Tiba-tiba, muncul pedagang komik yang barang dagangannya sama tapi dijual dengan harga 1.000.000 rupiah. Hal seperti ini akan membuat dagangan kamu dilalerin alias tidak laku.

Atau contoh lainnya: pasar punya kebiasaan menjual komik tentang asmara. Tiba-tiba, muncul pedagang komik yang menjual komik dengan tema sci-fi. Hal ini juga bisa membuat barang dagangan kamu susah laku, apalagi jika kamu tidak mengenalkan produkmu terlebih dahulu.

“Tetapi, aku kan sukanya bikin genre sci-fi, masa aku harus bikin asmara juga!?”

Tenang, belum selesai kok penjelasannya. Pada dasarnya, apa pun yang kita buat pasti ada pembelinya dan kebiasaan pasar bukanlah sesuatu yang absolut tidak dapat diubah.

Menjual sesuatu yang berlawanan dengan kebiasaan pasar tentu saja bukan merupakan hal yang mudah. Akan tetapi, jika kamu termasuk orang yang pandai melakukan aktivitas branding, marketing, maupun promosi, kamu tentu bisa menciptakan kebiasaan pasar yang baru.

Kalau pun kamu tidak pandai melakukan aktivitas itu, kamu bisa meminta bantuan teman yang ahli untuk hal tersebut.

Yang perlu kita perhatikan mengenai pasar adalah kita perlu menentukan tujuan sebelum memutuskan untuk mulai berjualan.

Tanyakan kepada diri kita masing-masing: ingin menjual dengan keuntungan yang besar dan cepat? Atau ingin menjadi pencipta tren dan membuat pasar baru?


CONTINUE READING BELOW

Ribut Soal Karya Ori, Fanart, dan Bootleg, Faktanya Mengejutkan!

Beberapa waktu lalu, jagat maya Indonesia sempat dihebohkan dengan pembicaraan soal intellectual property, fan art, dan bootleg. Ini pembahasannya!


Penentuan tujuan tersebut berguna untuk menentukan strategi kita ke depannya. Hal ini juga akan membuat kita terhindar dari keluhan-keluhan semacam, “Kenapa sih barang gue nggak laku-laku!?”

Keluhan “kenapa barangku tidak laku” ini biasanya disebabkan kesalahan strategi di awal jualan. Biasanya terjadi karena kamu terlalu ingin menjadi trendsetter, namun terjebak dalam pemikiran arus pasar.

Hasilnya, antara harapan dan kenyataan menjadi tidak nyambung.

Sampai di sini, kita bisa memahami bahwa mengenali pasar adalah hal yang penting sebelum memutuskan untuk berjualan. Pasar itu kayak pacar, kalau kita nggak peka, kita ditinggal.

4

Industri Bergantung pada Aktivitas Jualan

industri kreatif komik bekraf

Jualan pun Memengaruhi Perkembangan Industri Kreatif. Sumber gambar: Okezone

Apakah perkembangan industri kreatif bergantung kepada aktivitas jualan? Ya.

Sebagaimana yang dinyatakan pada situs Kominfo, bahwa industri kreatif Indonesia memberikan kontribusi sebesar 7,38 persen terhadap total perekonomian nasional.

Kontribusi ini tentu saja tidak mungkin ada jika tak ada penjualan sama sekali, apalagi jika sudah disebut berkaitan dengan perekonomian negara, tentu ada hubungannya dengan rugi dan laba.

Inilah kenapa aktivitas jualan dan berbisnis menjadi urat nadi berkembangnya industri dan ekonomi.

Oleh karenanya, bagi kamu yang tertarik, kamu bisa mulai belajar tentang cara berjualan secara efektif. Pelajari dasar-dasarnya, cari teman untuk berusaha bersama, kenali kebiasaan pasar, dan mulailah berjualan.

Beradaptasilah untuk menghasilkan keuntungan dari karya yang kamu buat. Siapa tahu karya best-seller kamu yang berikutnya benar-benar bisa membantu meningkatkan perekonomian negara. Who knows?

Diedit oleh Fachrul Razi

TENTANG PENULIS
Subject 09 Lite

Subject 09 Lite adalah singkatan dari Subject 09 Literature. Kami menyediakan bahan bacaan bermanfaat untuk mendorong kreativitas para kreator lokal. Motto kami adalah Care the Creativity, yang berarti kami peduli pada pertumbuhan kreativitas Indonesia. www.subject09.web.id