Review Ajin (Live Action): Aksi Memukau, namun Karakterisasi Kurang

Film Ajin sudah tayang lho! Penasaran kualitasnya? Baca saja review Ajin versi Duniaku.net ini!

Sinopsis

Kei Nagai tadinya hanya remaja biasa. Lalu dia selamat setelah tertabrak truk, dan terungkaplah kalau dia ini ternyata seorang Ajin.

Baca Juga

Ajin adalah istilah untuk manusia-manusia yang unik. Orang-orang ini akan terus hidup, tak peduli apa mereka ditembak, ditusuk, bahkan dicincang.

Pemerintah Jepang menculik dan menggunakan Ajin sebagai bahan percobaan keji. Para Ajin disiksa habis-habisan agar pemerintah bisa menemukan rahasia di balik keabadian mereka. Di awal film, sepertinya itulah nasib yang akan diderita Kei.

aplikasi terkait

NARUTO X BORUTO NINJA VOLTAGE

By BANDAI NAMCO Entertainment Inc.

4.5
starstarstarstarstar_half
Ninja Voltage sudah rilis! Coba cek bagaimana kualitas dari game baru Naruto untuk mobile ini!

Namun saat seorang teroris Ajin bernama Sato menyerbu tempat Kei diserbu, terlihatlah kalau penyiksaan itu baru awal dari hidup baru Kei sebagai seorang Ajin.

Aksi yang Sangat Luar Biasa

Penulis sudah membaca manga Ajin hingga bab terbaru. Karenanya, saat menyaksikan live-action Ajin, bagian yang paling penulis kagumi adalah aksi laganya.

Dalam membuat Ajin, mangaka Gamon Sakurai suka sekali menyajikan aksi-aksi keren melibatkan pertempuran bersenjata. Setiap aksi ini disajikan di live-action-nya dengan lumayan setia dan dinamis.

Serius, kalau kamu datang menonton film untuk menyaksikan baku hantam dan tembak-tembakan, Ajin pasti akan membuatmu terpukau. Koreografinya mantap. Efek visualnya, untuk ukuran film Jepang, terasa oke.

Biasanya, adegan aksi di versi manga terasa lebih inferior kalau dibandingkan live-action. Penulis merasa ini terjadi ke adaptasi dari Parasyte dan – tentu saja – Attack on Titan. (Brrrrrrr, menakutkan).

Tapi untuk Ajin, jelas sekali kalau kualitas aksi film ini sebenarnya bahkan mengungguli manga-nya. Masalah yang ada paling hanya ada beberapa adegan di mana pihak berwenang beraksi lebih bodoh dari versi aslinya.

Contohnya? Di satu adegan, ada pertempuran antara Sato melawan pasukan SAT Jepang. Di manga, pasukan SAT lebih taktis. Bahkan ada support penembak jitu. Di sini, SAT terasa bergerak lebih ngasal.


Nah, bisa dibilang itu adalah keunggulan utama dari film Ajin. Untuk lanjutan dari review Ajin versi Duniaku.net ini, kamu bisa lanjut cek ke halaman kedua!

1
2
REVIEW OVERVIEW
Skor Film
70 %

SHARE
Previous articlePraktis! 5 Case PS4 yang Cocok Digunakan Untuk Traveling
Next articleMonster Hunter Stories Akhirnya Tuju Mobile!

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.