Tahukah Kamu? Inilah Rahasia Ujian Lonceng Kakashi yang Dijalani Boruto!

ujian lonceng Kakashi

Ujian kelulusan Boruto yang disusun Kakashi memang heboh. Namun, kelihatannya sih ujian lonceng Kakashi ini sama saja dengan yang dulu dilalui oleh Sannin dan Tim 7!

Sekilas, ujian kelulusan Boruto memang terasa sangat epik. Semua kelas terlibat sekaligus, bukannya dipecah-pecah. Durasinya 24 jam. Musuhnya ada tiga level Jonin dan satu Kage. Tapi pada dasarnya misi ini sama saja dengan yang dulu dilalui oleh Tim 7 dan Sannin: rebut lonceng kecil dari penguji utama.

Baca Juga

Bahkan ada kesamaan signifikan yang harus kamu amati dari ujian ini: jumlah lonceng yang tersedia tidak sesuai dengan jumlah peserta. Biasanya ujian lonceng dilalui oleh tiga peserta, namun penguji hanya membawa dua. Kali ini peserta ujian lonceng banyak sekali, tapi loncengnya hanya satu.

Tujuan Sejati dari Ujian Lonceng Kakashi

Sejak awal juga trio ninja muda melawan penguji level Jonin memang tidak adil. Kalau misalnya para peserta tes terlalu egois, mereka pasti akan mencoba merebut lonceng terbatas ini sendiri-sendiri. Masalahnya, itu adalah kesalahan fatal.

Langkah pertama untuk bisa melewati ujian lonceng adalah menyingkirkan bisikan ego dan bekerja sama. Pada dasarnya, lonceng terbatas itu hanya akal-akalan penguji untuk memicu perpecahan di kelompok calon ninja.

aplikasi terkait

Summon Gate

GAME Dreamer Limited

4.0
starstarstarstarstar
Seperti bisa dilihat dari kualitas tinggi visualnya, Summon Gate adalah MMORPG bergaya anime yang sangat solid!

Cara sejati untuk melewati ujian lonceng adalah bekerja sama. Ini terutama penting dilakukan di ujian kelulusan Akademi yang diawasi Kakashi. Soalnya yang dihadapi oleh para murid Akademi bukan shinobi level Jonin lagi, melainkan mantan Kage, yang juga salah satu petarung paling cerdik di sejarah Naruto.

Boruto mungkin dapat menggunakan bakatnya untuk mengejutkan Kakashi. Mitsuki bisa saja mengimbangi Kakashi menggunakan Sage Mode. Tapi, dengan level pengalaman dan kekuatan mereka sekarang, mencoba melewati ujian lonceng tanpa kerja sama adalah bunuh diri.

Di Episode 36, Siswa Akademi Masih Terpecah

Level penguji untuk kelas Boruto mungkin jauh lebih tinggi dari biasanya, karena melibatkan tiga Jonin dan satu mantan Kage. Tapi sebenarnya ada faktor yang mengimbangi: peserta ujiannya pun jauh lebih banyak. Ini bukan sekedar trio, melainkan satu kelas penuh.

Namun, sesuai rencana, keterbatasan lonceng sukses memecahkan para siswa ini. Mereka mulai bergerak sendiri-sendiri. Boruto malah terlalu bandel, hingga dia memutuskan maju sendiri melawan seorang mantan Kage.

Justru Shikadai yang pertama menyadari ada sesuatu di balik aturan ujian. Pada akhirnya, dia berinisiatif untuk mengeroyok Anko. Kemudian Iwabee, Denki, dan peserta lain pun muncul, membuat pertarungan ini terasa mungkin dimenangkan… walau Anko jelas-jelas mengerahkan kekuatan penuh dalam pertarungan ini.

Apapun hasil dari pertempuran Shikadai dan yang lain melawan Anko, kerja sama dan bahkan keroyokan adalah hal yang mutlak dilakukan oleh para murid kali ini. Bahkan sepertinya adegan mancing di episode 34 disusun untuk mempersiapkan para calon genin untuk bekerja sama. Hanya saja kali ini yang mereka lawan bukan ikan mas raksasa, melainkan Kakashi.

Sage Mode Mitsuki Aktif! Akankah Dia Menggunakannya Melawan Kakashi?

Sage Mode Mitsuki aktif! Dia bahkan sudah mengerahkannya untuk menang lawan Shino. Akankah dia melawan Kakashi juga? Ini pembahasannya!
Baca Juga

Apa yang terjadi kalau bergerak sendiri-sendiri? Kalau kamu punya Sage Mode, kamu mungkin bisa mengatasi satu Jonin setelah pertarungan seru. Tapi yang lumrah terjadi ya seperti yang menimpa Boruto. Dia dilumpuhkan oleh Kakashi dengan mudah.


Untuk ujian lonceng Kakashi kali ini, dia tampaknya ingin menilai hal lain juga. Apakah itu? Baca lanjutan pembahasannya di halaman kedua!

1
2

SHARE
Previous articleDari Penonton Bayaran hingga Asisten Seksi, Inilah Orang-orang di Balik Kesuksesan Pertunjukkan Sulap
Next articleKungfu Panda! Ini Dia Build Item Terbaik Akai Mobile Legends untuk Easy Win!

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.