Lebih Cocok Jadi Penjahat?! Ini yang Menarik dari Eren Setelah Time Skip!

Eren setelah time skip

Ya, Attack on Titan ada time skip. Karakter Eren pun berkembang jadi sangat… unik. Inilah pembahasan soal karakteristik Eren setelah time skip!

Kapan alur Eren setelah time skip ini akan diadaptasi ke anime? Kalau melihat dari materi promo anime season 3 sih, rasanya alur Marley-Eldia ini baru akan tersaji dalam bentuk animasi di season 4. Masih sangat lama memang.

Karenanya, kalau kamu merasa belum mengikuti manga-nya hingga alur terbaru, dianjurkan untuk pikir-pikir dulu sebelum melanjutkan membaca. Sudah jelas pembahasan ini akan mengandung banyak spoiler.

Baca Juga

Untuk yang memang sudah mengikuti manga-nya, atau tidak keberatan spoiler, silakan baca pembahasan Eren setelah time skip di bawah ini!

SPOILER ALERT!!!

season 3 attack on titan

Setelah sukses mengalahkan para Titan Shifter dari Marley, para manusia Pulau Paradis sukses menguasai sepenuhnya pulau mereka. Recon Corps, yang sudah didukung penuh oleh Ratu Historia Reiss, berhasil menghabisi para Titan yang tersisa. Armin bahkan dapat memenuhi mimpinya untuk melihat laut.

aplikasi terkait

Summon Gate

GAME Dreamer Limited

4.0
starstarstarstarstar
Untuk yang mencari game bernuansa anime, Summon Gate merupakan pilihan yang sangat menarik. Terutama dengan keberadaan karakter bonus dari judul populer, seperti Mai Shiranui dari King of Fighters!

Tapi masalah mereka belum selesai di sana. Eren sudah menyadari itu. Ia menyadari kalau penyebab utama penderitaan mereka adalah manusia di luar pulau, terutama para Marley yang rutin membuang Titan ke pulau.

Penulis sempat khawatir Hajime Isayama akan menggarap Eren sebagai sosok pendendam yang masih naif, sehingga ia menyebabkan kehancuran besar untuk orang-orang tak bersalah. Tapi ternyata tidak.

Lebih Dingin, Dewasa, dan Berbahaya

Di Attack on Titan 100, Eren mengungkap dia sudah lama menghabiskan waktu di Marley. Dia tinggal bersama orang-orang yang ia anggap sebagai musuh, makan bersama mereka, dan bahkan ngobrol bersama mereka.

Kini dia memahami apa yang membuat Reiner, Annie, dan Bertolt merusak masa kecilnya. Dia bahkan bisa dengan tenang mengobrol dengan Reiner. Eren sebelum time skip sih pasti akan langsung menyerang Reiner dengan semberono sejak pertama kali melihatnya.

Pembahasan Attack on Titan 100: Deklarasi Perang Pecah dengan Heboh!

Attack on Titan 100 memperlihatkan deklarasi perang yang berakhir dengan luar biasa heboh. Seperti apa sih? Inilah pembahasannya!
Baca Juga

Eren juga memahami kalau orang-orang di Marley pun sejenis dengan mereka yang berada di Paradis. Ada yang jahat, ada yan baik. Meski begitu, pada dasarnya mereka semua adalah manusia, sama seperti dirinya.

Tapi seperti yang dia perlihatkan di akhir Attack on Titan 100, Eren tetap memutuskan untuk maju, meski ia sudah mengetahui semua itu.

Ini membuat Eren menjadi ancaman yang jauh lebih berbahaya bagi Marley. Kalau Eren hanya pemuda naif yang dikendalikan oleh amarah, dia bisa goyah hanya karena melihat penduduk Marley ternyata sama-sama manusia seperti dirinya. Bahkan itu juga terjadi kepada Reiner, yang mulai terguncang begitu ia menyadari penduduk Paradis bukanlah iblis.

Nyatanya tidak. Saat Eren memutuskan untuk terus maju menyerang – dan sepertinya membunuh – Willy Tybur, dia sudah menyadari seperti apa sebenarnya musuhnya. Tetap saja ia memutuskan untuk menjalankan rencananya.

Melihat ketenangannya, Eren rasanya sudah menyadari apa yang akan terjadi. Dengan membunuh Willy Tybur di pemukiman Eldia, dia hanya akan membuat kaum Eldia di Marley – bahkan mungkin dunia – semakin dibenci dan ditakuti. Semua delegasi dunia yang hadir di acara pun bisa jadi akan tetap bersatu menyerang Paradis, meskipun Willy tewas.

Tetap saja, Eren tidak peduli. Baginya, mereka semua adalah musuh yang harus ditangani agar Paradis bisa damai. Karenanya, Eren setelah time skip ini mungkin bisa terasa sebagai penjahat. Apalagi setelah pembaca lama menghabiskan waktu melihat dunia lewat mata Reiner Braun, yang kini sangat simpatik meski dosanya banyak.


Lanjut baca pembahasan soal karakteristik Eren setelah time skip di halaman kedua!

1
2

SHARE
Previous articlePUBG Tambahkan Loot Boxes Lagi! Amankah bagi Permainan?
Next articleSiapa Bilang Jadi Gamer itu Murah? Ini Bukti Kalo Hobi Game itu Mahal

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.