fripSide: “Kami Tidak Ada Rencana Kolaborasi dengan ALTIMA!”

Dalam perhelatan event Anime Festival Asia Singapura 2017 (AFASG 2017) kemarin pada tanggal 24 hingga 26 November 2017, fripSide menjadi salah satu artis yang tampil dalam konser I Love Anisong yang diselenggarakan pada hari ketiga yaitu pada tanggal 26 November 2017.

Di sela-sela kesibukan mereka dalam event, tim Duniaku.net sempat berbincang-bincang sedikit dengan kedua personil fripSide yaitu Yaginuma Satoshi (Sat) dan Yoshino Nanjo, di mana mereka bercerita tentang single baru mereka dan juga kolaborasi mereka dengan angela. Yuk langsung saja!

Bisa tolong ceritakan tentang single terbaru kalian untuk anime Killing Bites?

Sat: Ya, lagu single terbaru ini akan digunakan sebagai lagu pembuka untuk anime Killing Bites, anime tentang manusia hybrid binatang yang bertarung. Karena temanya adalah ‘battle’, lagu ini nantinya akan lebih bernuansa rock, yang sebenarnya merupakan hal baru buat fripSide. Semoga kalian semua bisa menikmatinya.

Untuk Sat, ALTIMA sendiri dikabarkan akan kembali dari hiatus dan akan tampil dalam NBC Universal Animemusic Fes. Apakah ada kemungkinan bahwa fripSide akan berkolaborasi dengan ALTIMA?

Sat: Tidak ada! Sayangnya tidak ada. Agak susah, karena saya sendiri adalah separuh bagian dari fripSide dan juga separuh bagian dari ALTIMA. Bagi saya fripSide adalah fripSide dan ALTIMA adalah ALTIMA, saya ingin fokus ke masing-masing grup. Namun kolaborasi tersebut adalah ide yang menarik untuk dicoba, mungkin nanti di masa mendatang.

Sejak debut, apakah ada hal yang paling memorable buat kalian?

fripSide: Banyak sekali, susah untuk dipilih satu.

Sat: Tahun ini adalah 15th anniversary untuk fripSide. Sejauh ini sangat mengagumkan, tidak hanya di Jepang, namun para fans di luar negeri sangat men-support musik kami bahkan hingga memiliki circle sendiri.

Bagi saya ini adalah sebuah keajaiban di mana kami mampu mencapai sejauh ini dan hal inilah yang menjadi hal yang memorable buat saya.

Nanjo: Bisa berkolaborasi dengan berbagai artis seperti KOTOKO. Selain itu juga pada saat konser 10th anniversary bertajuk DECADE, di mana saya bisa bernyanyi bersama dengan Nao, vokalis fripSide yang sebelumnya.

Hal tersebut adalah hal yang memorable buat saya. Apalagi di tahun ini adalah 15th anniversary dari fripSide.

Dari awal, semua lagu-lagu fripSide dibuat oleh Sat. Bisa ceritakan sedikit bagaimana prosesnya?

Sat: Komputer, hahaha! Dalam membuat lagu, lebih seperti pertarungan antara saya dan komputer. Jika belum rampung, saya akan terus mengerjakannya sampai selesai. Selain itu juga dibutuhkan hal seperti keberanian, usaha, kerja keras, keringat, darah dan airmata!

Selain anime, fripSide juga banyak membuat lagu untuk game. Apakah ada perbedaan membuat lagu untuk game dan untuk anime?

Sat: Saat ini banyak sekali mobage. Tentu saja ada perbedaannya. Untuk anime, durasi yang didapat lebih pendek daripada game. Jadi dalam membuat lagu untuk game, kami lebih dapat berekspresi dan bereksperimen.

Namun kami juga adalah penyanyi anisong, sehingga kami tidak lebih memprioritaskan game lebih daripada anime. Keduanya sama saja, kami juga mencurahkan yang terbaik untuk membuat lagu anime. Saya sangat serius dalam keduanya.

Bagaimana rasanya kembali ke Singapura lagi setelah sekian lama? Apakah ada hal yang kalian rindukan atau ingin lakukan di Singapura?

Nanjo: Kami sangat senang bisa kembali lagi ke sini. Ketika kami harus berganti transportasi seperti bus, saya teringat lagi memori-memori kunjungan sebelumnya, seperti Merlion.

Semakin sering kami datang, semakin bertambah memori kami tentang Singapura. Saya sangat suka sekali chicken rice, dan saya pasti akan membeli sausnya untuk dibawa pulang. Saya juga sangat suka sekali dengan kaya jam (selai kaya).

Dalam fripSide music video, banyak sekali menampilkan kolaborasi dengan komedian. Apakah ada alasan spesial di balik hal ini?

Sat: Karena menyenangkan! Sangat lucu bukan menggunakan para komedian untuk sebuah MV. Mungkin bagi para fan di luar negeri, tidak banyak yang tahu siapa komedian yang muncul, karena mereka lebih terkenal di Jepang.

Mungkin di masa depan kami ingin menggunakan komedian yang lebih terkenal secara global. Namun agak susah untuk melakukannya, karena tentunya mereka sibuk. Siapa yah komedian yang terkenal di seluruh dunia? PPAP? (yang lalu disambut tawa seisi ruangan).

*Yasuda-san sang translator pun memberi masukan kepada Sat beberapa nama komedian Jepang yang cukup populer di luar negeri, dan mereka malah mulai berdiskusi rencana untuk memasukkan mereka di MV fripSide berikutnya hahaha*

fripSide telah merilis album berjudul ‘crossroads’ dalam rangka 15th anniversary. Bisa ceritakan sedikit tentang album tersebut?

Sat: Sebelum Nanjo menjadi vokalis fripSide, saya sangat ingin membawakan kembali lagu lama fripSide, sehingga para fan bisa merasakan mereka yang sekarang.

Tidak hanya lagu lama, namun juga ada lagu baru fripSide. Juga ada polling untuk para fan di mana fans bisa memilih lagu mana yang mereka sukai untuk dimasukkan ke dalam album tersebut. Tidak hanya fans di Jepang, fans di luar Jepang pun juga bisa ikut dalam voting tersebut.

Apakah ada rencana jangka panjang yang dimiliki oleh fripSide?

Sat: Hal tersulit buat seorang artis adalah terus berkarya. Di masa depan, saya berharap bisa terus berkarya sebagai fripSide dan terus merilis lagu. Tidak hanya untuk fan di Jepang, tapi juga untuk para fans di luar Jepang.

Nanjo: fripSide itu seperti Sat yang sedang mengekspresikan musiknya. Ketika baru bergabung dan merasakan membuat MV bersama para komedian, atau melakukan kejutan dalam konser, saat pertama kali melakukannya saya sangat terkejut.

Namun seiring dengan berlanjutnya fripSide, kami bisa membuat sesuatu yang sangat dinikmati para fan, dan itu akan terus menjadi tujuan kami dan hal yang akan terus kami lakukan sebagai fripSide.

Apakah ada pengalaman unik ketika kalian berkolaborasi dengan angela?

Nanjo: Sangat menarik! angela sendiri adalah grup yang sangat powerful dan juga enerjik. Di luar stage, mereka juga sangat baik, seperti onii-san dan onee-san buat saya. Bisa perform dan berkolaborasi dengan mereka, saya sangat senang sekali.

Sat: Angela sudah sering datang ke Singapura, jadi semua pasti tahu betapa enerjik dan powerful-nya mereka di atas stage.

Bagi Nanjo yang memang lebih muda dari saya. Namun saya, Katsu, dan Atsuko sendiri seumuran, jadi Nanjo harusnya memanggil mereka dengan sebutan ojii-san dan obaa-san! (kata Sat sambil bercanda). Mereka berdua adalah orang yang sangat ramah. Saya sangat suka dengan mereka.

Nanjo: Ketika angela tampil di sini, apakah mereka pernah memperkenalkan dirinya sebagai fripSide? (yang lalu dijawab belum oleh seisi ruangan). Jika demikian, di konser nanti, kami berencana akan mengenalkan diri sebagai angela dengan berkata “Hello, we are angela!” (yang lalu disambut tawa seisi ruangan)

Sat: Yuk mari kita lakukan malam ini! Tidak banyak grup duo cewek dan cowok di Jepang. Jadi sebenarnya angela sendiri sudah seperti rival kami, namun di waktu yang sama, kami adalah teman. (Sat dan Nanjo pun akhirnya beneran melakukan hal tersebut dalam konser mereka di malam harinya)

Demikian akhir bincang-bincang kami dengan kedua personil fripSide di tahun yang spesial buat mereka yaitu 15th anniversary. Semoga fripSide bisa terus berkarya!

Some photo credits to C3 Anime Festival Asia Singapore

Diedit oleh Doni Jaelani


SHARE
Previous article5 Lagi Kota Fiksi yang Ada di DC Universe! Apa Saja Ya?
Next articleSimak Fakta Sakumo Hatake, Ayah Kakashi yang Hebat Namun Berakhir Tragis

Merupakan penggemar anime sejak SMP, dan terus berlanjut hingga sekarang bekerja. Belakangan ini suka memperhatikan dan ikut dalam konser-konser dari artis Jepang favorit. Saat ini bekerja sebagai Graphic Designer, yang menurutnya cukup asik dilakukan karena seperti bekerja sambil bermain. Kairi juga seorang gamer dan genre favoritnya adalah RPG. Sebagai salah satu kontributor untuk majalah Zigma dan Omega, menulis merupakan caranya membagi informasi kepada orang lain tentang hal-hal yang disukainya dengan lebih informatif, dari segi pandang seorang penggemar.