Kalau Doki Doki Literature Club Jadi Anime, Seperti Apa Ya?

Kalau DDLC jadi anime? Apakah bisa seheboh visual novelnya, atau bisa jadi lebih heboh lagi?

Seperti yang kita tahu, Doki-Doki Literature Club atau DDLC merupakan visual novel fenomenal yang mampu membuat orang yang memainkannya trauma. Karena kepopulerannya apa yang trerjadi kalau DDLC jadi anime?

Game visual novel Doki Doki Literature Club atau DDLC seperti yang kalian tahu sendiri menjadi game visual novel yang fenomenal semenjak perilisannya, yaitu bulan November 2017. Saking populernya, penulis sempat berpikir bagaimana jadinya kalau DDLC jadi anime? Apakah akan sama populernya atau bisa jadi bahan heboh pada musimnya.

Di sini penulis akan menuliskan pemikiran penulis akan bagaimana cerita yang akan dibawakan jika DDLC jadi anime. Beberapa pemikiran penulis dituliskan sebagai berikut:

1

Timeloop

kalau DDLC jadi animeSalah satu kemungkinan cerita yang dibawakan DDLC versi anime adalah cerita dengan alur waktu timelooping atau berulang-ulang. Sebagaimana di mana saat kamu sudah selesai dengan satu jalur lalu masuk ke permainan baru, kamu akan dibawa ke alur cerita baru tanpa Sayori karena dia sudah gantung diri.

Sebagai contoh dari visual novel lain, hal seperti ini sudah diterapkan pada visual novel Little Busters! dimana setelah kamu menyelesaikan satu rute, kamu akan memulainya dari awal lagi. Namun sebenarnya, cerita justru berlanjut. Atau kamu bisa menonton serial animenya dan kamu akan menyadai kalau sebenarnya cerita terus berlanjut meski satu rute sudah selesai dan waktu justru terus berulang.

2

Thriller

kalau DDLC jadi animeJika bukan timeloop, mungkin cerita thriller bisa menjadi alternatif dari anime Doki Doki Literature Club. Ya, dari kematian Sayori, waktu akan terus berlanjut sampai Yuri dan Natsuki menyusul kematiannya sampai si pemeran utama diikat di dalam ruangan dan duduk berbicara bersama Monika.

Namun jika situasinya seperti ini, siapa yang akan menghapus Monika? Sementara si pemeran utama sedang duduk terikat bersama Monika dengan obrolan-obrolannya dan lingkungan yang sebenarnya biasa saja, namun dijadikan menyeramkan.

Jika diperlukan, jumpscare Monika akibat pemainnya merekam atau melakukan livestreaming pada saat pemeran utama bersama Monika mungkin perlu dimasukan (apalagi kalau kalian nonton bajakan atau beli versi blu-ray karena secara harfiah, mereka adalah rekaman).

aplikasi terkait
Kamu bisa mainkan Doki Doki Literature Club di Steam.

3

Dunia Lain

kalau DDLC jadi anime

Sumber: Reddit

Anime bertema dunia lain atau yang para penggemar anime sebut sebagai isekai mungkin bisa dimasukan dalam daftar ini. Jika dilandaskan pada cerita DDLC, seperti yang kita tahu justru yang Monika kejar bukanlah si pemeran utama melainkan si pemain.

Dapatkah kamu bayangkan jika terjadi distorsi antara dunia nyata dengan dunia dalam cerita Doki Doki Literature Club? Monika akan berkeliaran di dunia nyata. Mungkin saja Monika akan menghapus pacar atau mungkin gebetan kamu, atau jika kamu pecinta 2D, Monika mungkin akan menghapus keberadaan waifu kamu.

Sekiranya begitulah pemikiran penulis kalau DDLC jadi anime. Sekiranya apakah rumah produksi anime akan memperhatikan ini atau mungkin animator indie yang justru merealisasikannya? Mungkin akan butuh waktu cukup lama untuk dipertimbangkan.

Diedit oleh Doni Jaelani

Share this article

TENTANG PENULIS
Faisal9101

Sedikit dipercaya untuk menjadi pengamat dunia perhobian yang tidak terakreditasi. Namun percayalah bahwa ia akan terus mengamati jika beliau berkehendak.