Studio Pengembang Dead Rising Kurangi Jumlah Karyawan!

Waduh, Capcom Vancouver mengurangi jumlah karyawannya! Ada apa ya?

Terkadang, dalam suatu studio pengembangan terjadi yang disebut sebagai layoff, atau pengurangan jumlah karyawan yang umumnya bersifat sementara. Saat ini, hal tersebut kepada studio pengembang Dead Rising. Wah, ada apa ya sampai harus ada pengurangan karyawan?

Capcom Vancouver selaku studio pengembang Dead Rising yang telah mengembangkan beberapa seri game Capcom lainnya saat ini sedang terkena pengurangan karyawan. Disebutkan ada sekitar 50 karyawan yang terpaksa dipulangkan.

Capcom Vancouver sendiri terkenal sebagai pengembang dari seri Dead Rising, game zombie survival yang unik dan menarik. Mekanika permainannya yang tidak terlalu serius membuat game ini lebih terkesan sebagai game survival dengan unsur komedi.

Menurut kabar yang beredar, Capcom Vancouver juga tengah mengerjakan sebuah prototip untuk game terbaru mereka. Disebutkan, game yang tengah dikembangkan ini memiliki genre third person action-adventure yang mengambil tema pada sebuah kota New York.

Game ini tidak pernah ditampilkan pada ajang manapun, maupun melalui media sosial resmi milik Capcom. Tanpa adanya informasi yang jelas mengenai game ini, para gamer pun bertanya-tanya seperti apa game yang dikembangkan ini.


CONTINUE READING BELOW

Xiaomi Mi Mix 2S Jadi yang Pertama Mengusung Snapdragon 845!

Adu cepat-cepatan semakin lama semakin panas, dengan berbagai macam vendor yang selalu ingin terlihat lebih dulu dibanding produk lainnya. Tidak ingin kompetitor lainnya jadi yang pertama, Xiaomi Mi Mix 2s dikabarkan mengusung Snapdragon 845!


Terlepas dari pertanyaan tersebut, tampaknya kita tidak akan pernah mendapatkan jawabannya, sebab menurut satu sumber yang didapat oleh Kotaku, game tanpa nama ini dibatalkan oleh Capcom mengingat game ini masih dalam tahap prototip awal.

Tidak hanya itu saja, game Dead Rising yang disebut-sebut tengah dikerjakan juga terkena permasalahan. Dengan restrukturisasi yang dijalankan oleh Capcom, sekitar 50 karyawan harus dipulangkan, menghasilkan beban berat bagi yang tersisa di studio tersebut.

Tidak berhenti sampai situ, Capcom Vancouver juga harus bekerja keras untuk mendukung berlangsungnya Puzzle Fighter yang dirilis untuk ponsel pintar. Dengan kedua game tersebut, Capcom harus benar-benar bekerja keras.

Berikut merupakan pernyataan resmi dari pihak Capcom:

“Capcom Vancouver saat ini sedang mengalami masa restrukturisasi, yang sekiranya berdampak pada 30% dari studio kami. Restrukturisasi ini telah kami jalankan secara periodik untuk merevisi proyek yang akan datang serta tujuan dari studio ini. Tim kami sedang bekerja keras untuk mendukung Puzzle Fighter dan juga mendedikasikan pada Dead Rising.”

Diedit oleh Fachrul Razi

Share this article

TENTANG PENULIS
Spades Hiroki

Penggemar berat game arcade, penggiat hobi airsoft.