Ingin Menahan Luffy, Apakah Charlotte Oven Membuat Kesalahan Fatal?

Untuk menangani Luffy, Charlotte Oven sudah bersiap-siap menyambut kalau kapten Topi Jerami itu lolos dari Dunia Cermin. Tapi apa dia melakukan kesalahan fatal?

Pembahasan di bawah ini masih mengandung spoiler untuk yang belum baca One Piece 894. Jadi kalau kamu masih mencari babnya dan anti-bocoran, kamu sebenarnya masuk ke artikel yang salah.

Kalau kamu memang sudah baca atau sangat penasaran, silakan lanjut baca ulasannya di bawah ini.

SPOILER ALERT!!!

Taktik Charlotte Oven untuk menangani Luffy cukup sederhana tapi brilian. Semua cermin di Pulau Cocoa, yang dijadikan tempat pertemuan, sudah dihancurkan. Oven siap menyambut kalau yang keluar dari cermin itu adalah Luffy dan bukannya Katakuri.

Untuk semakin memastikan Luffy tidak lolos, bala bantuan juga telah berkumpul di Pulau Cocoa. Selain Charlotte OVen, ada Charlotte Brownie, yang langsung tidur begitu mendengar mereka hanya harus berurusan dengan sepuluh orang. Ada Charlotte Raisin, Charlotte Joconde, Charlotte Euwin, dan masih banyak lagi lainnya.


CONTINUE READING BELOW

Kelompok Big Mom Pasti Hancur? Ini 5 Pihak yang Bisa Menyerang Keluarga Big Mom Setelah Luffy!

Seorang Yonko tidak punya ruang untuk memperlihatkan kelemahan. Setelah konflik dengan Luffy, pihak-pihak ini bisa saja menyerang keluarga Big Mom dan memastikan kelompok Yonko ini hancur!


Masalahnya, saat ini kelompok bajak laut Big Mom benar-benar sedang di ujung tanduk. Kalau Big Mom sukses dibunuh oleh Bege dan Katakuri takluk oleh Luffy, tiba-tiba keluarga ini bisa jadi sasaran empuk untuk Blackbeard yang oportunis, Kaido yang siap mengobarkan perang dunia, atau bahkan Edward Weevil.

Perkumpulan keluarga Charlotte di Pulau Cocoa ini pun berpotensi akan membuat keluarga Charlotte terlalu porak poranda untuk melindungi wilayah mereka setelah ini. Tapi tak mengherankan kalau Charlotte Oven tidak memperkirakan kalau yang dihadapinya bukan hanya kelompok Topi Jerami. Topi Jerami saja tidak tahu.

Yep, keluarga Germa 66 masih dalam perjalanan.

Keluarga Vinsmoke bisa ditaklukkan hanya karena saat itu mereka dikeroyok sekalian oleh Big Mom, Katakuri, dan Smoothie. Kali ini mereka diam-diam dalam perjalanan menuju Pulau Cocoa, dan siap untuk melepas sekalian pasukan clone yang diidam-idamkan oleh Big Mom.

Kehancuran Total Keluarga Big Mom?

charlotte oven

Penulis sudah memperhitungkan kalau setelah ini akan banyak pihak yang bisa mengincar tumbangnya Big Mom. Dari situasi saat ini sih tampaknya keluarga ini memang akan benar-benar rontok gara-gara mereka tidak membiarkan Luffy pergi saja bersama Sanji.

Bayangkan begini:

Big Mom antara mati karena kue Sanji atau karena upaya Bege akhirnya berhasil.

Katakuri, putra terkuat dan paling bisa diandalkan Big Mom, ditumbangkan Luffy.

Lalu Thousand Sunny membawa Smoothie sekalian ke Pulau Cocoa, di mana Germa 66 lalu datang mengobarkan perang.

Kalau begini caranya, hampir semua putra-putri Big Mom akan babak belur begitu alur ini berakhir, membuka jalan bagi mereka yang ingin mengambil alih Whole Cake Island.

Sisi baiknya untuk para pahlawan kita? Dengan begini, Pulau Fishman tidak perlu khawatir dulu pasukan Big Mom akan mempertanyakan kenapa Tamatebako mereka meledak. Topi Jerami juga tidak perlu mencemaskan akan diburu keluarga Big Mom ke Wano. Hampir seluruh pasukan tempur mereka akan babak-belur begitu pertempuran di Pulau Cocoa ini berakhir.

Sisi baik untuk pembaca: tampaknya pertempuran di Pulau Cocoa benar-benar akan epik. Bahkan mungkin pertempuran itu akan terus berkelanjutan meski Katakuri sudah kalah.


Bagaimana tanggapanmu soal festival yang bisa berujung buruk untuk keluarga Charlotte ini? Sampaikan di kolom komentar!

Jangan ragu juga untuk share dan tag artikel ini ke temanmu yang juga pembaca One Piece!

Share this article

TENTANG PENULIS
fachrul_run

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.