Pembahasan Tokyo Ghoul: Re 164: Rahasia Mulut Hide Diperlihatkan!

Di Tokyo Ghoul: Re 164, ada beberapa hal menarik yang diperlihatkan, dan salah satunya adalah mulut Hide yang selama ini selalu ia sembunyikan! Seperti apa mulut Hide saat ini?

Tokyo Ghoul: Re 164 sudah rilis, ada beberapa kejadian baru dan fakta menarik dari chapter ini, termasuk mulut milik Hide yang selalu disembunyikan bahkan sejak awal cerita Tokyo Ghoul: Re dimulai.

Seperti apa mulut Hide yang selalu ia sembunyikan itu? Sebelumnya, mari kita membahas Tokyo Ghoul: Re 164 terlebih dahulu, karena ada hal menarik yang terjadi di sini, dan membawa cerita pada suatu masalah yang baru.

Sudah kita prediksi minggu lalu, orang yang berpura-pura menjadi pembawa berita tentu adalah Furuta yang berkaitan dengan organisasi V, yang bertanggung jawab dengan kekacauan ini.

Tokyo Ghoul: Re 164 

Furuta secara langsung menyatakan perang pada CCG, Ghoul, dan bahkan seluruh umat manusia, karena ternyata mahluk bergigi itu bukan lah mahluk sembarangan. Di sini, Furuta menjelaskan tentang mahluk bergigi yang menyerang kota.

Pertama, mahluk bergigi itu memiliki rasa haus daging manusia yang mirip seperti Ghoul, atau mungkin dia juga bisa memakan Ghoul itu sendiri, karena yang terpenting adalah daging (bahkan bangkai manusia juga mereka makan).


CONTINUE READING BELOW

Nyeleneh! Ini Beberapa Jutsu yang Aneh Namun Kreatif dan Kuat!

Di serial Naruto dan Boruto, ada beberapa Jutsu yang aneh dan lucu. Meskipun aneh namun Jutsu tersebut kuat dan berpotensi menjadi teknik yang berbahaya!


Kedua, mahluk yang dijuluki Anak Kurang Ajar ini sangat sulit untuk dikalahkan. Bukan karena mereka sanagat kuat, namun karena ada racun yang tertanam di dalam tubuh mereka. Jika dihancurkan, mahluk ini akan meledakan diri, dan racun akan menyebar ke udara.

Jika racunnya terhirup oleh manusia, maka sel RC dari tubuh manusia akan meningkat drastis, dan mereka akan menjadi Ghoul, atau mahluk bergigi yang sama, karena itu menghancurkannya sama dengan namanbah jumlahnya.

Tokyo Ghoul: Re 164 

Ketiga, ternyata produksi mahluk ini berasal dari monster besar yang ada di beberapa kota, yang kita sebut saja sebagai induk. Induk tersebut akan melahirkan monster bergigi, setelah lahir, monster bergigi itu akan keluar, mencari makan dan memberikan energi untuk si induk, dan induknya akan menciptakan mahluk lain menggunakan energi ini. Singkatnya, jika induknya tidak dihancurkan, mahluk ini akan terus ada dan bertambah.

Salah satu yang terkena racun dan mengalami perubahan tubuh adalah Saiko. Kaneki, Urie dan Saiko yang sedang berjalan di kota tiba-tiba dikepung oleh mahluk bergigi. Sialnya, Saiko sudah mengalami perubahan tubuh, dan mereka terdesak.

Kaneki tiba-tiba mengeluarkan Kagune yang besar dan berbeda saat dia memikirkan teman-temannya. Kagune ini seketika menghancurkan mahluk bergigi di sekitar mereka, dan membuka kesempatan untuk lari menyelamatkan diri.

Tokyo Ghoul: Re 164 

Seperti yang sudah diprediksi, sel RC dalam tubuh manusia yang terkontaminasi racun tersebut memiliki jumlah yang tinggi, bahkan mencapai seribu. Jika sudah setinggi ini, maka manusia tersebut sudah sama seperti Ghoul. Uniknya, meskipun terpapar banyak racun, tak ada perubahan di tubuh Kaneki, karena itu Kimi yakin bahwa Kaneki memiliki pertahanan tubuh pada racun tersebut.

Akhirnya tiba di pembahasan Tokyo Ghoul: Re 164 yang memperlihatkan mulut Hide. Seperti di chapter sebelumnya, Kaneki ingin bertemu dengan Hide, akhirnya pertemuan mereka terjadi di atas gedung. Seperti Touka, Kaneki langsung bertanya dan ingin melihat mulut Hide yang disembunyikan.

Tokyo Ghoul: Re 164 

Tentu bukan tanpa alasan, karena mulut Hide bisa menjadi seperti itu adalah perbuatan Kaneki. Tokyo Ghoul: Re 164 memperlihatkan mulut Hide, yang ternyata sudah hancur dan rusak. Giginya sudah tidak terlindung oleh bibir, dan sudah tidak bisa berbicara normal lagi, karena dia menggunakan alat bantu berbicara di lehernya.

Itulah pembahasan Tokyo Ghoul: Re 164. Bagaimana menurutmu? Seperti apa CCG dan Ghoul dapat mengalahkan monster bergigi? Tulis pendapatmu di kolom komentar dan bagikan ke teman-temanmu, ya.

TENTANG PENULIS
Dimas Slebor

Panggilannya Dim, bukan Mas. Penggemar cerita-cerita Slice of Life, tapi juga suka robot-robotan. Suka review mainan di YouTube-nya. Lagi asik mengumpulkan mainan dengan uang pinjaman.