Intellectual Property: Bukan Cuma Komik, Kenali Produk Turunannya!

Kamu mau IP kamu sukses? Camkan tips ini!

Kita telah memasuki masa di mana industri kreatif semakin menunjukkan taringnya. Istilah IP atau Intellectual Property pun secara otomatis menjadi istilah yang umum di tengah masyarakat kreatif. Jika kebetulan kamu belum pernah mendengar istilah IP atau belum tahu tentang konsepnya, kamu bisa membaca penjelasan lengkap tentang IP di artikel ini.

IP atau Intellectual Property bisa dikatakan sebagai karya andalan yang kamu buat untuk menghibur orang lain. Akan tetapi, pemahaman ini sebenarnya kurang lengkap. Sebenarnya, IP tidak hanya terfokus pada karyanya, tetapi ada tujuannya. Menurut World Intellectual Property Organization (WIPO), IP merupakan karya orisinil yang dibuat untuk tujuan komersial. Singkatnya, IP adalah karya orisinil yang dibuat untuk diperjualbelikan.

Pertanyaannya: apa yang diperjualbelikan dalam dunia IP?

Nah, untuk menjawab pertanyaan ini, kita tidak cukup menyebut salah satu jenis produk turunannya saja. Apakah kamu menduga bahwa buku komik adalah satu-satunya yang bisa diperjualbelikan dalam dunia IP? Tentu saja tidak. Komik berbayar hanyalah salah satu jenis produk turunan IP. Pada kenyataannya, produk turunan IP yang bisa kita perjualbelikan itu SANGAT BANYAK, lho.

Penasaran dengan apa saja yang dapat digolongkan sebagai produk turunan IP? Mari simak pembahasannya!

1

Merchandise

Menurut dictionary.com, merchandise berarti barang yang diperjualbelikan dalam sebuah bisnis. Biasanya, merchandise itu berwujud benda yang kita temukan sehari-hari, tetapi dibubuhi gambar atau logo dari sebuah karya. Contoh: goody bag, gelas, gantungan kunci, pulpen, notebook, dan sebagainya.

Selain dijual secara langsung, merchandise juga sering kali digunakan perusahaan besar sebagai strategi marketing untuk mempromosikan perusahaan mereka. Dalam dunia marketing, merchandise biasanya dibagi-bagikan secara gratis sebagai bonus pada event tertentu.


CONTINUE READING BELOW

Amati, Tiru, Modifikasi: Sebuah Praktek Lumrah dalam Industri Kreatif!

Kita bukan manusia pertama yang hidup di bumi, bukan? Tidak ada lagi ide yang benar-benar 100% asli, semuanya hanya merupakan olahan dari sesuatu yang sudah pernah ada sebelumnya. Di sinilah muncul metode Amati, Tiru, Modifikasi sebagai solusi.


Merchandise cukup populer di kalangan kreator karena tak memerlukan effort yang terlalu besar. Selain ituharganya juga jauh lebih murah daripada mencetak IP dalam bentuk komik atau novel atau game. Hal ini memberikan keuntungan kepada para kreator, sebab mereka bisa menjualnya dengan harga yang murah. Merchandise murah adalah harta karun bagi penggemar, bukan demikian?

Beberapa barang yang termasuk dalam golongan merchandise adalah tas, karet ponsel, gantungan kunci, peralatan makan/minum, pulpen, kipas, dan lain-lain.

2

Apparel

intellectual property si juki ciayo comics merchandise licensing page profit share line webtoon

Sumber: TechPrevue

Apparel atau yang lebih familiar disebut sebagai clothing/pakaian juga dapat digolongkan sebagai produk turunan IP. Apparel ini termasuk produk turunan IP yang paling mudah ditemukan di sekitar kita. Baju bertema Spiderman, jaket khas Konoha, baju koko ala Black Panther merupakan beberapa contoh turunan IP berupa pakaian yang bisa dibuat oleh kreator mana pun.

Sadar atau tidak, kehadiran pakaian sebenarnya sangat penting dalam karya-karya seperti komik, film, dan novel.

Pentingnya peranan fashion dalam komik ini diutarakan Jen Bartel, yang merupakan illustrator untuk DC dan MARVEL. Fashion merupakan salah satu cara yang dapat digunakan untuk membangun koneksi dengan pembaca. Sehingga, mendesain maupun menjual pakaian terkait IP yang sesuai dengan tren kekinian sangat baik bagi perkembangan karya yang kita buat.

Cara menjual pakaian sebagai produk turunan IP sendiri ada tiga macam:

  1. Cetak sendiri (On-Demand)
  2. Kerjasama (bagi hasil)
  3. Lisensi

Sistem cetak sendiri berarti menggunakan modal pribadi untuk menyetak pakaian. Sistem kerjasama (bagi hasil) berarti kita bekerjasama dengan produsen clothing, yang mana hasil penjualannya akan dibagi sesuai dengan persentase yang telah disepakati. Sedangkan sistem lisensi berarti perusahaan clothing membeli lisensi IP yang kita buat untuk dijual kembali dalam bentuk pakaian.


Masih ada beberapa produk turunan lagi, lho! Baca di halaman selanjutnya!

TENTANG PENULIS
Subject 09 Lite

Subject 09 Lite adalah singkatan dari Subject 09 Literature. Kami menyediakan bahan bacaan bermanfaat untuk mendorong kreativitas para kreator lokal. Motto kami adalah Care the Creativity, yang berarti kami peduli pada pertumbuhan kreativitas Indonesia. www.subject09.web.id