Banyak Pelajaran yang Bisa Dipetik, Ini 10 Film tentang Makna Kehidupan

Dear Syahrini,

Please nonton film nomor 9.

Pada suatu hari, kamu sedang suntuk di kamar. Mau ngapa-ngapain rasanya enggak bergairah. Kamu teringat uang di dompetmu sedang tipis, tapi awal bulan masih lama. Kamu berpikir apakah kamu harus ngutang supaya bisa bertahan hidup. Tapi lupakan sajalah, malu harus ngutang.

Di tempat dan waktu lain, kamu baru saja cekcok dengan orang tuamu via sambungan telepon. Kamu membentak ibumu, jarang-jarang kamu berkata kasar pada orang tua. Tapi kali itu lain kesempatan. Kamu merasa kamu orang paling durhaka karena tidak mensyukuri nikmat punya orang tua.

Ada pepatah lama yang sudah basi karena terus-terusan dipakai: hidup itu seperti roda, kadang di atas, kadang di bawah. Pepatah yang lama kelamaan jadi kurang relevan karena hidup rasanya di bawah terus!

Saat hidup rasanya sedang berkhianat itu, kamu terpikir film-film yang membuatmu berpikir ulang tentang kehidupan; film-film yang tidak hanya sedangkal film motivasi, tetapi film yang pesan-pesan di dalamnya mampu mengisahkan seperti apa rasanya hidup.

Atas dasar itu, Duniaku.net memilih 10 film tentang makna kehidupan. Simak berikut ini:

1

The Pursuit of Happyness

Saya membaca komentar di post Duniaku.net yang isinya film tentang makna kehidupan menurut pembaca, dan The Pursuit of Happyness (Gabriele Muccino, 2006) adalah salah satu yang paling sering disebut. Film ini memang bukan main-main; ia sangat populer di kalangan penonton.

Film ini dibintangi oleh Will Smith yang berperan sebagai Chris Gardner, seorang sales alat kesehatan. Ia harus jungkir balik menghidupi anaknya, Christopher Gardner (anak Will Smith juga, Jaden Smith) karena ia miskin.

The Pursuit of Happyness berbicara soal mimpi dan kerja keras untuk mencapainya. Siapa yang masih ingat adegan saat ayah beranak Gardner harus menginap di kamar mandi stasiun? Chris sampai menangis saat ia menahan pintu dengan kaki sebelah dan kaki lainnya menidurkan Christopher.

“Kamu punya mimpi… kamu harus melindunginya. Banyak orang tidak bisa melakukannya, alih-alih mereka selalu ingin bilang bahwa kamu tidak bisa menggapai mimpimu. Kalau kamu ingin sesuatu, kejarlah ia. Titik!”

2

The Wrestler

Sutradara Darren Aronofsky (Pi, Requiem of a Dream, dan Black Swan) tidak hanya piawai membikin film-film maynfak, ia juga jago membuat film drama menggugah. The Wrestler ini bercerita tentang kisah pegulat legendaris di masa tuanya, Randy “The Ram” Robinson.

Kondisi tubuhnya sebenarnya sudah tak mampu bertarung di atas ring. Akan tetapi, ia tidak punya sumber penghasilan lain selain gulat. Selain itu, The Ram justru merasa lebih dihormati di atas ring ketimbang di kehidupan sehari-hari. Sebuah drama yang meremukkan hati.

3

Children of Heaven

film tentang makna kehidupan

Siapa yang masih ingat film yang dulu sering diputar di TV Indonesia ini? Children of Heaven (Majid Majidi, 1997) merupakan film dari Iran yang bercerita tentang dua anak abang beradik yang miskin di pinggiran Kota Teheran.

Suatu ketika, Ali si abang baru saja mengambil sepatu Zahra si adik setelah diperbaiki tukang sepatu. Sialnya, sepatu tersebut hilang di perjalanan pulang. Oleh karena keluarganya miskin, Ali dan Zahra saling bertukar sepatu setiap hari demi bisa tetap sekolah.

Uniknya, film ini menceritakan kisah kemiskinan lewat sudut pandang anak-anak. Yang lebih mengharukan lagi, baik Ali dan Zahra tidak berani minta sepatu ke orang tua karena mereka sadar keluarganya miskin.

Children of Heaven mengajarkan pada kita agar lebih mensyukuri hidup. Saya langsung menyesal beli getuk mahal setelah nonton ini. :(

4

Up

Film tentang makna kehidupan selanjutnya adalah film animasi Pixar, Up (Pete Docter, 2009). Pixar mengambil kisah seorang kakek-kakek penggerutu bernama Carl bersama seorang bocah pramuka bernama Russel. Dengan mengikat ribuan balon ke rumahnya, ia bersiap-siap menenuhi janjinya pada sang istri, Ellie, untuk membangun rumah di dekat air terjun di Amerika Selatan.

Pixar memang jagonya membikin film-film animasi berhati besar. Meskipun presentasinya animasi untuk anak-anak, tapi pesan yang ingin disampaikannya lebih dalam daripada yang kita duga. Ia berbicara tentang bagaimana cinta dapat mengubah perangai manusia. Dijamin deh kamu bakal mikirmikir lagi cara memandang hidup.

Simak sekuens hidup Carl dan istrinya, Ellie, yang tidak pernah gagal bikin mewek.

5

Mencari Hilal

Film tentang makna kehidupan nomor lima adalah film Indonesia, Mencari Hilal (Ismail Basbeth, 2015). Film ini bercerita tentang kisah hubungan cinta dan benci antara ayah dan anaknya.

Mahmud (Deddy Utomo) ingin menerapkan Islam yang kaffah dalam semua aspek hidup. Mendengar kabar Kementerian Agama yang menghabiskan Rp9 miliar untuk menentukan hilal, ia langsung teringat tradisi mencari hilal di pesantren dulu. Mahmud ingin pergi berkelana, tetapi dihalangi oleh anak pertamanya karena faktor kesehatan.

Sementara itu, Heli (Oka Antara), anak kedua Mahmud, adalah seorang aktivis sosial dengan pemikiran liberal yang ingin berangkat ke Nikaragua. Ia butuh paspor, tapi kakaknya yang pekerja imigrasi meminta Heli menemani bapaknya sebagai ganti paspor. Jadilah pasangan ayah-anak yang berbeda pandangan ini berkelana bersama-sama.

Selain diisi oleh momen-momen lucu, Mencari Hilal juga membawa pesan menggugah tentang bagaimana caranya memaknai hidup, sekaligus memahami sesama manusia satu sama lain. Mencari Hilal cocok ditonton saat bulan Ramadan. Ia juga menjadi film yang dibutuhkan Indonesia saat ini.


Masih ada film-film tentang makna kehidupan yang bisa kamu lihat di halaman sebelah. Check it out!


Mau coba berbagai game dan VR buatan dalam negeri secara gratis? Raih banyak hadiah secara gratis, dan main sepuasnya? Yuk kunjungi BEKRAF Game Prime 2019, di Balai Kartini Jakarta, hari Sabtu dan Minggu, 13-14 Juli 2019. Acaranya gratis lho guys, jadi daftar sekarang ya di sini!
TENTANG PENULIS
Lazuardi Pratama

Merayakan film dan mengolok Liverpool.