Joe Russo Kaget dengan Sensor Infinity War yang Dilakukan Indonesia!

“Sebagai seorang seniman, kamu tidak ingin siapapun menyensor atau memotong filmmu.” –Joe Russo.

Beberapa waktu lalu, terdengar rumor bahwa LSF (Lembaga Sensor Film Indonesia) memberikan sensor kepada film Avengers: Infinity War. Dikabarkan bahwa 7 menit dari film tersebut disensor dengan cara dipotong dari filmnya. Nah, perihal sensor Infinity War ini pun sampai di telinga sang sutradara Infinity War, Joe Russo.

Dalam sebuah event yang dihelat untuk mempromosikan film Infinity War di Singapura dan beberapa negara Asia Tenggara lainnya bersama dengan Karen Gillan, Benedict Cumberbatch, dan Robert Downey Jr., Joe Russo mengaku kaget mendengar kabar sensor Infinity War. Menanggapi sensor Infinity War tersebut, Joe Russo pun memberikan komentarnya saat event:

“Aku tidak bisa membayangkan 7 menit yang mana yang mereka potong dari filmnya. Ini pertama kalinya aku mendengar soal sensor ini dan aku sedikit kaget, tetapi ya, tentunya sebagai seorang seniman kamu tidak ingin seseorang menyensor atau memotong apapun dari filmmu. Film ini memiliki rating PG-13, tidak ada konten radikal di dalamnya jadi ya aku sedikit kaget mendengarnya.”

Bagi kamu yang belum tahu, PG-13 adalah singkatan dari Parental Guidance 13. Ini artinya, anak-anak 13 tahun ke bawah harus mendapatkan bimbingan orang tua ketika menonton Infinity War. Tentunya, sayang sekali rasanya jika film Infinity War dipotong selama 7 menit mengingat film ini—sesuai perkataan sang sutradara—tidak mengandung konten-konten radikal.

Lantas, apakah benar bahwa Infinity War mendapatkan sensor selama 7 menit oleh LSF? Untungnya, hal itu tidak benar-benar terjadi. Beberapa waktu lalu, LSF telah mengkonfirmasikan bahwa mereka tidak memotong apapun dari film Infinity War. Konfirmasi ini disampaikan oleh LSF melalui Twitter resmi LSF. Jadi, kita bisa bernafas lega karena film ini tidak akan kena sensor. Haha!

Avengers: Infinity War akan tayang di Indonesia pada tanggal 25 April mendatang.

Via: Screenrant

TENTANG PENULIS
Snow

Veteran game survival-horror terutama Resident Evil dan Dead Space. Menurutnya, game survival-horror adalah obat terbaik dalam menangani stress (karena ketakutan, jadi lupa sama stress-nya). Selain memainkan game, dia juga gemar mengikuti anime, manga, comic, film dan novel. Saat ini sibuk menulis light novel. Light novel-nya yang berjudul The Alternative sudah dicetak.