Apes! Ini 5 Developer yang Gagal Membangkitkan Franchise Besar

Developer ini bagus! Tapi mereka dianggap gagal mengelola franchise ini.

3

Robomodo - Tony Hawk's Pro Skater

Di era PlayStation 1, game Tony Hawk’s Pro Skater adalah sebuah masterpiece. Gaya punk rock yang mencerminkan para ahli skater benar-benar ditampilkan dengan luar biasa. Aksi demi aksi dari yang simpel sampai yang rumit bisa kita eksekusi dengan sangat gila dan bagi yang pernah memainkan ini di PlayStation 1, pasti kalian bakalan lupa waktu. Tapi semakin canggihnya perkembangan konsol justru membuat namanya tenggelam.

Hal ciamik sempat ditawarkan oleh Robomodo kala mereka berniat untuk mengambil alih franchise yang satu ini. Tapi mirisnya, alih-alih menampilkan hal yang istimewa seperti di PlayStation 1, justru Robomodo malah dianggap gagal. Game ini berjalan tidak baik, bug di mana-mana, bahkan banyak yang mengatakan gamer lebih baik bermain di konsol PlayStation 1 tapi di jarak yang cukup jauh. Yang lebih parah, keinginan agar game ini kembali ke jalurnya mungkin tidak bakal terealisasi dalam waktu dekat.

Pasalnya sang developer utama dari game ini, Neversoft memutuskan untuk bergabung dengan Infinity Ward. Mereka kemungkinan bakal bermasalah dengan lisensi dan hal-hal seperti itu bila ingin membangkitkan kembali game yang satu ini. Tak heran Robomodo menjadi salah satu developer yang gagal membangkitkan franchise besar.

4

343 Industries - Halo

Harus diakui bahwa 343 Industries menjadi salah satu developer yang gagal membangkitkan franchise besar. Halo sendiri sebelumnya merupakan salah satu franchise terbaik. Tapi, franchise ini kemudian gagal untuk bangkit kembali di tangan 343 Industries. Meskipun telah mengambil tema cerita baru sang Master Chief, tapi kenyataannya mereka gagal menunjukkan kembali daya tarik. Bahkan franchise yang satu ini baru bisa rampung di tahun 2017.

Ya, tahun 2017 adalah tahun di mana game ini selesai, padahal sebelumnya game ini telah digembar-gemborkan dari tahun 2013. Sama seperti ketiga game di atas, Halo besutan 343 Industries juga gagal memenuhi ekspektasi publik.


CONTINUE READING BELOW

Asyik dan Seru, Ini 5 Game Simulasi Olahraga Terbaik

Di dunia game, akhir-akhir ini hanya sedikit genre olahraga yang bisa kalian mainkan. Tidak seperti dulu, kali ini genre olahraga hanya bisa dihitung pakai jari. Tapi tenang saja, meski begitu, ada beberapa game simulasi olahraga terbaik yang bisa kalian mainkan, meski tergolong sebagai game yang lawas.


5

Bioware (Montreal) - Mass Effect: Andromeda

gamer kecewa

Sumber: pcauthority

Kita harus akui bahwa Mass Effect Trilogy merupakan salah satu franchise terbaik yang pernah ada. Meski ditutup dengan akhiran yang cukup kontroversial, tapi ketiga seri tersebut patut diacungi jempol. Lebih dari setengah dekade mendiamkan franchise yang satu ini, EA dan Bioware Montreal akhirnya memutuskan untuk membangkitkan franchise ini kembali. Akhirnya game dengan judul Mass Effect: Andromeda pun diumumkan.

Tapi apa yang terjadi? Justru game ini gagal di pasaran. Sederet masalah menghiasi perilisan game ini dan juga ada beberapa konten yang harus dibeli oleh gamer. Jika tidak beli, tentu saja cukup mengganggu! Inilah sebabnya gamer marah dengan seri Mass Effect ini. Bahkan beberapa di antara mereka menganggap bahwa Mass Effect: Andromeda bukanlah seri Mass Effect yang mereka kenal.


Nah, sepertinya itulah lima developer yang gagal membangkitkan franchise besar. Seperti yang telah kita bahas sebelumnya bahwa membangkitkan franchise besar bukanlah hal yang mudah, apalagi bila si developer benar-benar disuruh bebas melakukan eksplorasi. Saya sendiri tidak begitu suka dengan game yang terlalu diekplorasi sehingga akhirnya keluar dari pakemnya.

Sumber: Whatculture

Diedit oleh Doni Jaelani

TENTANG PENULIS
adam

Seseorang yang menikmati dunia game dan menjadikannya salah satu aktivitas wajib di dalam hidup. Suka sekali dengan Dream Theater karena kerumitan musiknya!