Begini Sejarah Zombie dan Kisah Pilunya di Dunia Game!

Sejarah zombie di industri games panjang bro!

Bagi para pencinta game horor, zombie bukanlah nama yang asing lagi buat kalian tentunya. Zombie harus diakui menjadi pesona bagi kalian yang gemar memainkan game-game horor. Kehadirannya memang mampu membuat game horor terasa lebih mengerikan, mengagetkan, dan menantang.

Selain di industri game, zombie juga menjadi sosok magis di industri film. Film-film zombie memiliki penggemar yang sangat banyak apalagi bila film ini didukung dengan cerita serta penokohan yang baik. Salah satu film zombie yang digemari hingga saat ini adalah The Walking Dead. Tapi kita kesampingkan dulu mengenai zombie di industri film karena kali ini Duniaku.net bakal membahas sejarah zombie di industri games.

Awal Munculnya Zombie di Video Games

Dikutip dari www.Redbull.com, sejarah zombie dimulai dari tahun 1984 ketika game besutan Quicksilva yaitu Zombie Zombie dirilis untuk ZX Spectrum. Hal ini tentu mementahkan persepsi orang-orang bahwa pembawa pengaruh zombie paling terkenal untuk pertama kalinya adalah Capcom lewat seri Resident Evilnya.

Tapi jauh sebelum itu, zombie ternyata hadir melalui tangan dingin Quicksilva. Memang di situ tidak dijelaskan bahwa mereka memasukkan zombie. Namun unsur mayat hidup memperkuat teori bahwa mayat hidup di dalam game Zombie Zombie adalah zombie yang sekarang kita kenal.

Sebelum Zombie Zombie memasukkan unsur zombie dalam game mereka, ada beberapa game yang telah memasukkan unsur mayat hidup (Undead) dan horor misalnya saja Entombed (1982), The Evil Dead (1984), Realm of Impossibility, Ghosts and Goblins (1985) dan Zombi (1986). Diminatinya sejumlah game yang membawa makhluk seram seperti zombie ini akhirnya membuat Capcom terinspirasi.


CONTINUE READING BELOW

Camera..Roll..Action!! Inilah Game yang Cocok Dijadikan Film Part 2

Beberapa game dipasaran harus diakui menjadi game yang cocok dijadikan film. Game-game tersebut memiliki jalan cerita yang bagus untuk diikuti. Bila ada rumah produksi film yang mampu memolesnya, tentu saja game tersebut bakal sukses sebagai sebuah film.


Alih-alih memasukkan undead, Capcom justru lebih tertarik untuk membawa zombie. Melalui tangan Tokuro Fujiawara, lahirlah sebuah game berjudul Sweet Home untuk platform PC kala itu di tahun 1989. Game ini membawa kalian untuk menjelajahi rumah tua yang penuh dengan zombie di lorong-lorongnya.

Keseruan dari game Sweet Home ini akhirnya membuat popularitas dari game ini meningkat. Sweet Home juga disebut-sebut sebagai motor pergerakan zombie di industri game karena setelah hadirnya game ini beberapa developer tertarik untuk memasukkan unsur zombie. Dari sini lahirnya judul-judul semacam Doom dan Alone In the Dark yang tentunya tidak asing ditelinga pencinta horor.

Khusus untuk Alone In the Dark, mereka melakukan perbaikan dari segi gameplay. Bila dulu para developer hanya menggunakan kamera 2D, maka Alone In the Dark melakukan revolusi dengan kamera 3Dnya! Ide zombie juga dibawa ke dalam topik yang lebih luas yaitu paranormal dan okultisme (semacam ajaran sesat).

Source: Gamesplanet

Berkembangnya ide zombie menjadi lebih luas akhirnya kembali mengilhami Capcom untuk membuat game zombie mereka yang baru. Sampailah di tahun 1996 yang merupakan waktu lahirnya game zombie legendaris, Resident Evil. Bahkan Capcom melakukan improvisasi dengan memasukkan unsur sudut pandang orang ketiga yang masih sangat jarang kala itu.

Saat itu mulai dikenalah istilah survival horror yaitu gamer dituntut untuk menghemat peluru, menghabisi musuh, dan menyelesaikan teka-teki yang teramat sulit. Dalam sejarah zombie di industri game, Capcom dan Resident Evil berhasil membawa zombie ke level selanjutnya dan gamer suka dengan apa yang dilakukan Capcom saat itu.

Terkenalnya Resident Evil ternyata tidak membuat para developer latah untuk membangun game serupa. Salah satu yang mampu membawa zombie ke level serta tingkat yang berbeda adalah Sega dengan House of the Dead-nya di tahun 1997. Game ini mengambil sudut pandang orang pertama dan memiliki genre arcade alih-alih menjadi game adventure.

Game ini menjadi penanda juga dalam sejarah zombie di industri game karena mampu membawa zombie ke level yang berbeda dari biasanya.

Source: US gamer

Game ini pada akhirnya berhasil mengilhami game-game arcade lainnya dengan konten dan gameplay yang serupa. Sampai di sini gamer diberikan banyak pilihan mengenai game zombie. Sejak saat itu gairah game-game zombie semakin menanjak dengan kehadiran Resident Evil 2 (1998), Blood (1997), CarnEvil (1998), dan Medievil (1998).

Bahkan dengan banyaknya pilihan game yang hadir, zombie bisa dibilang menjadi tren yang popular dalam perjalanannya ke abad 21. Di tahun 2000-an, nama zombie masih menjadi primadona dari game seperti Resident Evil 4Warcraft 3, Dead Rising, Dead Space, Siren, dan Call of Duty: Black Ops 3.

Selepas tahun 2009, gairah permainan yang memasukkan unsur zombie semakin banyak. Kita bisa melihat hadirnya The Walking Dead, Plants vs. Zombies, Left4Dead, DayZ, Dead Island, Dying Light, H1Z1, Lollipop Chainsaw dan bahkan Minecraft. Semua game yang telah saya sebutkan di atas menjadi penanda sejarah zombie di industri game.

Sempat Meredup Sebelum Bangkit Kembali

Source: Bethesda

Meskipun di tahun 2009 telah banyak game-game zombie yang lahir, tapi menjelang tahun 2010-an nama zombie mulai meredup. Sang pengaruh, Resident Evil mengalami perubahan genre secara tidak sengaja, dari survival horor menjadi game aksi. Dari awalnya kita dituntut untuk berhati-hati dalam menentukan segala langkah, Resident Evil justru membuat kita bermain asal menembak layaknya game aksi.

Krisis genre itulah yang pada akhirnya dengan cepat menurunkan popularitas zombie, meskipun masih ada beberapa game yang masih mengusung zombie namun belum bisa memberikan pengaruh seperti apa yang Resident Evil lakukan.

Kurang lebih selama tiga tahunan (2010-2013) gamer tidak mendapatkan game zombie yang seru seperti dulu hingga akhirnya Shinji Mikami, bapak dari survival horor sekaligus otak di balik Resident Evil membuat gebrakan. Berpisah dengan Capcom dan Resident Evil, Mikami yang punya hasrat tinggi terhadap game horor bekerjasama dengan Bethesda Softworks dan membuat studionya sendiri yaitu Tango Gameworks.


CONTINUE READING BELOW

Udah Tahu Belum? Sekelumit Tentang The Last of Us 2

The Last of Us 2 harus diakui menjadi salah satu game yang diantisipasi oleh para pemilik PlayStation 4. Game yang satu ini memang tampil memukau di seri pertama yang membuatnya menjadi salah satu game eksklusif PlayStation terbaik. Sejauh ini ada beberapa hal yang layak diketahui dari game ini.


Pada akhirnya di tahun 2014 gamer kedatangan salah satu game survival horor baru yang tetap membawa zombie bernama The Evil Within. Digarap dengan serius, gamer merasa bahwa The Evil Within adalah yang mereka cari sejak terbenamnya Resident Evil. Hadirnya game ini akhirnya membawa gairah baru.

Bisa dibilang, The Evil Within merupakan tonggak sejarah zombie di industri gaming modern. Sejak itulah Capcom mulai berbenah diri dan developer lainnya juga mulai mempersiapkan game-game zombie mereka sendiri. Hingga pada akhirnya gamer kedatangan sejumlah game zombie seperti Resident Evil: Revelation 2, Resident Evil 7, dan yang terbaru adalah The Evil Within 2.

Oiya, selain The Evil Within dan Resident Evil, ada salah satu game modern lagi yang memasukkan zombie ke arah yang berbeda dengan narasi yang cukup memanjakan. Game tersebut adalah The Last of Us yang mendapatkan popularitas sangat tinggi di tahun 2013. Di tahun 2018 ini popularitas zombie kembali menguat dan kita tunggu apa yang bakal dihadirkan oleh para developer game tersebut.


Kira-kira itulah sejarah zombie di industri games yang bisa dibedah oleh Duniaku.net. Satu yang pasti, kita sebagai gamer benar-benar menunggu apalagi yang bisa diberikan para developer untuk membawa zombie ini ke level yang berbeda dari berbagai aspek.

Diedit oleh Doni Jaelani

TENTANG PENULIS
adam

Seseorang yang menikmati dunia game dan menjadikannya salah satu aktivitas wajib di dalam hidup. Suka sekali dengan Dream Theater karena kerumitan musiknya!