Spekulasi Hubungan Mitologi Uranus dengan Penguasa Dunia One Piece

Uranus adalah salah satu Kodai Heiki (senjata kuno) One Piece yang belum terungkap. Apakah Uranus sebenarnya terhubung ke penguasa dunia One Piece saat ini?

3

Uranus Adalah Raja dari Great Kingdom?

Berdasarkan mitologi Uranus dan Cronus, penulis memikirkan kemungkinan berikut ini.

-Uranus adalah manusia. Yang disebut sebagai Uranus orisinal adalah raja dari Great Kingdom. Sosok ini kemungkinan besar adalah D pertama, dan merupakan sosok pemilik topi jerami raksasa yang diamati Im di ruang bawah tanah Mary Geoise.

-Im, yang kemudian menjungkalkan Great Kingdom dan menjadi pemimpin dunia One Piece, adalah Cronus. Terutama karena ada indikasi kalau Im tampaknya sudah hidup sejak lama, dan diam-diam memanipulasi sejarah dunia One Piece.

-Seperti Cronus di mitologi, Im mengkhawatirkan dirinya akan ganti dijungkalkan. Namun mungkin bukan oleh keturunannya, melainkan oleh para keturunan dari raja Great Kingdom… yakni mereka yang memiliki Will of the D.

-Kemungkinan, sama seperti Cronus, raja Great Kingdom pun memiliki banyak keturunan. Karenanya Will of the D terus berlanjut.

-Will of the D pun dianggap sebagai musuh, kecuali pemilik warisan ini memutuskan untuk membantu Pemerintah Dunia seperti yang dilakukan Monkey D. Garp.

Jadi yep, penulis memperhitungkan kalau yang dimaksud Uranus adalah Will of the D. Patut diperhitungkan kalau dari empat foto yang diamati oleh Im, satu adalah Poseidon dan satunya lagi adalah Vivi yang keluarganya menyimpan rahasia Pluton. Itu berarti Teach dan Luffy pun punya hubungan dengan Uranus.

Bila benar begini, maka jika Im dijungkalkan oleh salah satu pemilik Will of the D, maka nasib Im pun akan mirip dengan Cronus. Walau Cronus sudah mencoba memusnahkan semua keturunannya, ujung-ujungnya dia tetap kehilangan kekuasaannya juga.

Ada indikasi Pemerintah Dunia sangat takut terhadap pemilik Will of the D. Law sampai dianjurkan tidak menggunakan nama aslinya, Trafalgar D. Water Law, dan nama  Gol D. Roger disensor jadi Gold Roger. Mungkin Pemerintah Dunia pun telah diam-diam melenyapkan pemilik Will of the D yang lebih lemah.

Namun pada akhirnya, seperti Cronus, Im pun akan jatuh.


CONTINUE READING BELOW

6 Potensi Konflik Reverie yang Dapat Mengguncang Dunia One Piece!

Reverie baru dimulai di One Piece 908, namun hingga saat ini potensi konfliknya sudah terasa banyak. Tak hanya itu, setiap potensi konflik ini bisa menimbulkan konflik besar! Inilah enam potensi konflik Reverie yang dimaksud!


4

Hal yang Menarik Mengenai Zeus

Anak Cronus yang pada akhirnya memimpin perang untuk menjatuhkan ayahnya adalah Zeus.

Di One Piece, Zeus bukan salah satu Kodai Heiki. Namun… ada satu sosok yang menyandang nama itu: homie milik Big Mom.

Uniknya, sekarang Zeus berada di Topi Jerami. Apakah ini indikasi lebih lanjut kalau Luffy, dan bukan Dragon, yang nantinya akan menjatuhkan Im? Hahaha.

Patut diperhitungkan juga untuk melawan Cronus, Zeus menggunakan bantuan dari saudara-saudaranya. Dua di antaranya adalah inspirasi dari nama Kodai Heiki, yakni Hades alias Pluton dan Poseidon.

Bila Topi Jerami melawan Pemerintah Dunia memanfaatkan Zeus, dan dibantu pula oleh Pluton dan Poseidon, maka sebenarnya perang akhir One Piece jadi bakal seperti Titanomachy.

Hal menarik lain yang perlu diperhatikan adalah akhir dari Perang Titanomachy. Tiga sosok membagi kekuasaan Cronus: Zeus mendapat udara dan langit, Poseidon mendapat air dan lautan, dan Pluton mendapat akhirat.

Hmmm, rasanya bukan kebetulan Zeus dicuri oleh Nami. Penulis jadi merasa Eiichiro Oda sudah merencanakan begitu!


Itulah analisis penulis soal hubungan mitologi Uranus dengan penguasa dunia One Piece dan kemungkinan nasibnya. Gimana menurut kamu? Sampaikan di kolom komentar!

TENTANG PENULIS
fachrul_run

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.