Ini Dia Pembicara di BEKRAF Gameprime 2018: Ayo Jadi Bagian dari Industri Game Indonesia

Yuk jadi bagian dari industri game. Banyak sekali orang-orang berpengalaman yang ingin membagikan pengalamannya!

5

Elizabeth Galuh K. (Associate Producer at Streamline Games)

Elizabeth Galuh Kusumawardhani merupakan nama pembicara berikutnya. Ia merupakan Associate Producer untuk Streamline Games. Elizabeth memiliki berbagai pengalaman ketika bekerja untuk Streamline Games. Termasuk salah satunya yaitu berperan dalam pembuatan game Street Fighter V™ dan Marvel vs. Capcom: Infinite™.

Elizabeth akan hadir di event B2B BEKRAF Gameprime 2018 sebagai pembicara di forum yang akan mengupas tuntas mengenai apa yang harus disiapkan ketika bekerja di sebuah perusahaan luar negeri.

6

Ian Purnomo (Public Relations and Developers Relations, Sony Interactive Entertainment)

Gameprime 2018

Ian Purnomo merupakan Public Relations atau Hubungan Masyarakat untuk sebuah perusahan terkenal, Sony. Ya, Sony sang pembuat PlayStation. Sebelum bekerja untuk Sony, Ian memiliki berbagai macam pengalaman.

Termasuk menjadi developer untuk LucasArts, Marketing Communications untuk perushaan game online Asiasoft dan Cherry Credits. Ian sendiri merupakan lulusan dari DigiPen Institute of Technology di Singapura.


CONTINUE READING BELOW

Mau Belajar Bikin Game Gratis dari Pakarnya? Datang Yuk di Acara Ini!

Pernah bermimpi untuk bisa bikin game yang dimainkan banyak orang? Nah, Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) bekerja sama dengan IDEA Network dan Asosiasi Game Indonesia (AGI) mau mengajakmu untuk ikutan Business Day BEKRAF Game Prime 2018 untuk belajar bikin game langsung dari pakarnya, gratis!


Penasaran ingin bertemu dengan Ian? Ia akan berbarengan dengan Elizabeth untuk memberikan pengalaman dan ceritanya bekerja untuk perusahaan luar negeri.

7

Wan Hazmer (CEO/Founder, Metronomik/Ex-Square Enix)

Pernah bermain atau tahu mengenai game Final Fantasy XV? Tahukan kamu bahwa salah satu orang yang ikut berperan dalam pembuatan game tersebut berasal dari Indonesia? Orang tersebut adalah Wan Hazmer.

Wan yang saat itu bekerja untuk Square Enix sekarang telah berpindah halauan membuat perusahaannya sendiri bernama Metronomik. Pria kebangsaan malaysia ini akan memberikan pengalamannya mengenai bagaimana sih caranya membuat desain game yang bagus seperti Final Fantasy XV.

8

Ian Gregory (Co-founder, Witching Hour Studios)

Pembicara di BEKRAF Gameprime 2018

Pembicara di BEKRAF GAmeprime 2018 yang terakhir adalah seorang lulusan Nanyang Academy of Fine Arts Singapura bernama Ian Gregory. Ian juga merupakan Co-Founder dari Witching Hour Studios.

Witching Hours sendiri telah menggarap berbagai macam prestasi internasional. Setelah itu, Ian membuat sebuah perusahaan baru bersama teman-temannya yang berfokus pada game mobile. Perusahan tersebut dinamakan BattleBrew Productions.

Having committed the egregious sin of doing poorly in school as a Singaporean, Ian starting working young and only returned to his studies at 23, receiving a scholarship at the Nanyang Academy of Fine Arts. In 2010, his second year there, Ian co-founded Witching Hour Studios with some friends.

Bersama dengan Elizabeth dan Ian Purnomo, Ian Gregory akan membeberkan pengalamannya bekerja di perusahaan asing.


Main game gratis, cobain board game unik, belanja komik dan mainan dengan harga murah, hingga berfoto bareng cosplay Star Wars, bisa kamu lakukan di BEKRAF Game Prime 2018, 13-15 Juli 2018 di Balai Kartini, Jakarta secara GRATIS! Klik bit.ly/GamePrime18DN untuk menjadi bagian dari event industri game terbesar se-Indonesia!

Diedit oleh Doni Jaelani

Share this article

TENTANG PENULIS
Bilal

I play games, but when i lose I blame it on the lag.