Kenali Kultur Kerja Game Dev Luar Negeri dari BEKRAF Game Prime 2018!

Di balik sebuah game, terdapat tim yang solid!

Tentu, lain padang lain belalang. Begitu peribahasa yang berlaku bahkan di dunia game developer sekalipun! Dalam sesi kedua B2B Game Prime 2018, narasumber Elizabeth Galuh Kusumawardhani dari Streamline Games dan Ian Purnomo dari Sony Interactive Entertainment melalui talk show yang dipandu oleh Ian Gregory dari Witching Hour Studios menjelaskan lebih jauh tentang dunia kerja game developer luar negeri.

Dari pengalaman pribadi dari Ian selama bekerja di berbagai perusahaan video game internasional pasca studi master di luar negeri sampai akhirnya menetap di Sony Interactive. Dan tentu saja seperti perusahaan-perusahaan lainnya, kompetensi yang tinggi adalah bekal terbaik yang wajib dimiliki bagi para penggiat karya!

Begitu juga pengalaman dari Elizabeth sebagai associate producer dari Streamline Games, beliau melihat potensi besar di dalam industri game di Asia Tenggara yang tergolong baru dan ranum akan demografi pemain yang luas!

Tentu saja, Elizabeth menabahkan bahwa tidak hanya kemampuan yang utama, namun juga perilaku tidak kalah pentingnya! Karena sejelas-jelasnya kemungkinan orang tersebut luar biasa mampu, perilaku dari sosok tersebut, seperti soft skills – teamwork, problem solving, critical thinking, juga dipertimbangkan!

Kultur bekerja dari perusahaan game ke perusahaan game tentu bevariasi. Ada juga perubahan kultur kerja yang secara drastis dan sangat berhubungan dengan lingkungan sekitarnya, sehingga kemampuan dalam beradaptasi terhadap kebiasaan yang berbeda bahkan sangat berpengaruh terhadap proyek tersebut.

Apalagi di satu sisi, tambah Elizabeth, bekerja dalam perusahaan level internasional menempatkan para pekerja di dalamnya sebagai seorang cerminan dari negara tersebut!

Dalam pertanyaan terakhir mengenai pesan buat game dev beraspirasi di masa depan, kedua panelis tersebut bercanda kalau mempelajari Game Engine yang digunakan (contohnya terutama Unreal)adalah hal yang amat sangat wajib, meskipun di balik canda tersebut memang ada benarnya juga.

Ketika diwawancarai secara eksklusif, associate producer Streamline Games tersebut mengungkapkan opininya bahwa work culture di dalam lingkungan game dev lokal sendiri semakin impresif dari tahun ke tahun dan semakin bersemangat dalam bertumbuh besar!

Dalam ranah yang tentunya tidak semudah mengeluarkan sebuah produk populer dalam waktu singkat, tentunya keberadaan iven-iven seperti BEKRAF Game Prime 2018 adalah hal yang menggembirakan. Jelasnya lagi, iven seperti ini juga memberikan inspirasi bagi para game dev muda untuk semakin berkembang!

Sebagai pencerahan lebih lanjut, paparnya, fungsi dari seorang project manager di dalam sebuah proyek game, apalagi untuk judul sebesar Street Fighter V dan Marvel VS Capcom Infinite berdasarkan pengalamannya dikerjakan bersama Streamline Studios dalam bidang tersebut, ialah tidak sekadar menjembatani para sutradara, seniman 3D, animator, dan rekan-rekan lainnya!

Tidak hanya itu, ide dari kerjasama antara klien terhadap provider juga bukanlah hubungan satu arah, seperti pengalamannya terhadap nama-nama besar tersebut. Dalam proyek ini, Streamline Studios tidak hanya sekadar menjalankan tugas yang dipesan, melainkan juga menyampaikan riset-riset yang juga bisa dipakai perusahaan tersebut di kemudian hari, sehingga terjalin hubungan partnership yang lebih erat melalui komunikasi yang saling berbagi ini!

Masih penasaran tentang seluk beluk game developer? Bagikan pertanyaanmu di kolom komentar!

TENTANG PENULIS
A. Daniel

Kadang dipanggil Nyasu, makin jarang dipanggil Adhitya maupun Daniel. Sulit menggunakan medsos lain selain Facebook. Penulis fiksi yang belum siap lahir batin kalau wattpad-nya kedatangan pembaca baru.