Review Wiro Sableng 2018: Avenger-isasi Superhero Lokal!

TV-nya sableng, Movie-nya gendeng!

2

Impresinya Bagaimana?

Nah, satu hal yang paling terlihat di dalam film ini sudah pasti: sangat Avengers sekali! Memang, film Wiro Sableng punya color grading yang lebih bagus daripada Captain America: Civil War sekalipun, Dan hal ini tidak bisa dipungkiri adalah kekuatan utama dari film ini, yakni efek khususnya!

Pergerakan kamera dari Rahmat Syaiful selaku sinematografer juga cocok untuk hiburan popcorn seperti Wiro Sableng. Terlepas dari efek latar belakang yang sangat timpang, karena terlihat jelas nuansa studio-nya, setiap reaksi dari para bintang maupun emosi yang ditangkap sebagai pembangkit semangat ditangkap dengan apik!

Editor film Teguh Raharjo juga sudah menangkap bagaimana film aksi seharusnya disunting. Setiap pukulan Wiro yang jelas mengenai lawannya juga tidak dipotong serampangan.

Dan tentu saja, untuk menjaga tingkat kesadisannya untuk tidak melangkah terlalu jauh maka pilihan yang bijak untuk tidak terlalu berlebihan dalam menangkap setiap adegan sabetan yang tidak begitu eksplisit!

Yang membuatnya semakin nyaman dinikmati sebagai hiburan adalah ketika musik latar dan efek suara yang digubah oleh Aria Prayogi dan Ichsan Rachmaditta juga sama bombastisnya dengan efek visualnya.


CONTINUE READING BELOW

Apakah Ada Anime yang Bikin Merinding? Ada! Ini 15 Contohnya!

Anime yang bikin merinding juga tidak kalah seramnya dengan film horor, lho! Tidak percaya? Tonton judul-judulnya di sini!


Tentu saja, salah satu yang paling diingat adalah aransemen dari lagu tema lama yang bermain di dalam sebuah adegan bertarung membangkitkan tidak hanya nostalgia, tapi juga tidak dipaksakan dalam konteks pertarungan tersebut!

Di halaman sebelah, kita akan membahas tentang pemeran tokoh-tokohnya!


Mau coba berbagai game dan VR buatan dalam negeri secara gratis? Raih banyak hadiah secara gratis, dan main sepuasnya? Yuk kunjungi BEKRAF Game Prime 2019, di Balai Kartini Jakarta, hari Sabtu dan Minggu, 13-14 Juli 2019. Acaranya gratis lho guys, jadi daftar sekarang ya di sini!
TENTANG PENULIS
A. Daniel

Kadang dipanggil Nyasu, makin jarang dipanggil Adhitya maupun Daniel. Sulit menggunakan medsos lain selain Facebook. Penulis fiksi yang sekarang pindah ke Webnovel.