Apakah Lord Ku Dalang Penyerangan Iwagakure 5 Tahun Lalu di Boruto?

Apakah Lord Ku dalang penyerangan Iwagakure lima tahun lalu, dan dia memanfaatkan itu untuk memperdaya Onoki?

Boruto episode 83 mengungkap hal menarik.

Onoki tampaknya tidak terpengaruh genjutsu. Dia benar-benar membantu Lord Ku atas kehendaknya sendiri.

Bahkan sebelum ini, Onoki ini yang pertama mendemonstrasikan Akuta kepada Kurotsuchi, Akatsuchi, dan para ninja papan atas Iwagakure.

Lalu Kurotsuchi menolak tawaran Onoki, dan tampaknya Onoki serta Lord Ku memutuskan membangun konspirasi jangka panjang untuk menciptakan pasukan Akuta.

Tak tanggung-tanggung, Onoki bahkan sepertinya bersedia mengorbankan Mitsuki untuk mencapai tujuannya itu.

Namun apakah dalang penyerangan Iwagakure lima tahun lalu sebenarnya justru Lord Ku, yang mengaku sebagai anak Onoki?

Twist Ini Sudah Terjadi Sebelumnya

sumber: crunchyroll.com

Saya curiga kalau Lord Ku dalang penyerangan Iwagakure karena situasi Onoki mengingatkan saya dengan situasi Ryogi dari Geng Byakuya.

Geng Byakuya awalnya disajikan sebagai penjahat dengan motivasi masuk akal. Mereka adalah Robin Hood, yang mencuri dari orang kaya lalu memberi ke orang baik.

Ryogi sepenuhnya mempercayai Gekko, bosnya, dan gengnya. Terutama karena Gekko dulu menolongnya.

Namun kemudian terungkap kalau Ryogi hanya diperdaya oleh Gekko, dan Gekko sendiri dalang yang dulu membunuh orang tua Ryogi.

Di situasi Onoki, Onoki adalah karakter simpatik dengan motivasi yang bisa kita pahami. Mungkin kita bisa samakan dia dengan Ryogi.

Ryogi adalah tokoh dengan maksud baik, namun jalannya berseberangan dengan Boruto.

Di sisi lain, Lord Ku ini tokoh misterius yang tampaknya menyimpan hasrat jahat tersendiri. Sama seperti Gekko di alur Geng Byakuya.

Onoki sendiri sudah tua dan tampaknya sangat prihatin terhadap situasi shinobi Iwagakure.

Bila Lord Ku mendalangi serangan ke Iwagakure, dengan korban jiwa banyak, maka Lord Ku bisa memanipulasi Onoki tanpa perlu genjutsu.

Dengan dukungan dari mantan Tsuchikage, Lord Ku pun bisa beraksi seenaknya.

Sejauh ini, di Boruto juga tokoh jahat dengan motivasi baik biasanya juga terungkap hanya diperalat oleh orang lain. Selain Ryogi, skenario ini sudah terjadi sebelumnya dengan Kagura Karatachi dan Geng Shizuma.

Akankah Onoki Bernasib Sama dengan Ryogi?

sumber: crunchyroll.com

Bila benar Onoki selama ini hanya diperdaya oleh Lord Ku, maka nasibnya nanti pun bisa jadi sama seperti Ryogi.

Ryogi pada akhirnya terungkap hanya diperdaya oleh Gekko. Namun dia tetap dipenjara atas kesalahannya, meski hukumannya diindikasikan lebih ringan dari seharusnya.

Onoki pun bisa jadi akan tetap mendapat hukuman, kemungkinan dari Kurotsuchi yang kedaulatannya sempat mencoba digulingkan oleh para pengikut Lord Ku.


CONTINUE READING BELOW

Preview Boruto Episode 84: Mitsuki Memakai Seragam Geng Lord Ku!

Video preview Boruto episode 84 memperlihatkan Mitsuki mengenakan seragam geng Lord Ku! Apakah Mitsuki sudah tak tertolong lagi mengkhianati Konoha?


Itu juga kalau Onoki tidak mati duluan.

Penulis sih merasa kalau kunjungan Boruto dan Onoki ke area pelatihan genin Iwagakure akan membuat Onoki menyadari dirinya terlalu menganggap remeh shinobi mudanya sendiri.

Ini akan membuatnya membantu Boruto melawan Lord Ku, namun Lord Ku tetap bersikeras pada tujuan awalnya.

Dua pengguna Jinton ini pun mungkin akan beradu kekuatan.

Mengingat Onoki sudah tua dan sakit-sakitan (dadanya bahkan sempat sakit saat konfrontasi Lord Ku dengan Boruto), pertarungan seperti itu bisa membahayakan nasib kakek ini.


Itulah spekulasi saya soal Lord Ku dalang penyerangan Iwagakure lima tahun lalu di Boruto.

Biasanya, kalau ada plot begini, pelaku penyerangannya memang tokoh yang sudah diperlihatkan. Jadi Lord Ku pun semakin mencurigakan.

Apakah kamu sependapat? Atau ada teori lain? Sampaikan di kolom komentar!

Jangan lupa like fan page Duniaku.net supaya kamu tak ketinggalan info terbaru Boruto, ya!

TENTANG PENULIS
fachrul_run

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.