Grafis Octopath Traveler Jadi Merek Dagang Square Enix!

Kalau grafisnya dijadikan trademark, sepertinya ini pertanda Square Enix ingin memproduksi lebih banyak gim dengan model seperti ini nih!

Square Enix mendaftarkan merk dagang terhadap istilah yang mereka gunakan untuk grafis Octopath Traveler. Gaya grafis yang menggabungkan sprite karakter 16 bit dengan environment berbasis 3D. Hasil dari penggabungan tersebut menberikan efek yang unik.

“HD2D” atau “HD-2D” sebenarnya istilah yang telah beberapa kali digunakan dalam game Square Enix sebelumnya. Dengan didaftarkannya istilah ini, Square Enix kemungkinan akan menggunakan kembali gaya grafis ini untuk sebuah sekuel Octopath Traveler atau projek lainnya.

RPG eksklusif Nintendo Switch ini mendapatkan berbagai tanggapan dan review yang sangat positif. Tak hanya tanggapan positif, Octopath Traveler juga berhasil meraih 1 juta penjualan dalam satu bulan setelah rilis, dan Square Enix mengatakan bahwa mereka tertarik untuk membuat game sejenis.

Tomoya Asano, produser dari Octopath Traveler dan Bravely Default mengatakan bahwa ada rencana untuk Divisi 11 Square Enix, Studio dibalik pengembangan Octopath Traveler untuk merilis game tiap tahunnya. Ia juga memberikan tanda-tanda mengenai adanya sekuel dari Bravely Default.

Octopath Traveler merupakan sebuah RPG yang memberikan pemain peran salah satu dari delapan protagonis. Tiap karakter memiliki jalan cerita dan job yang berbeda. Tiap karakter dapat berinteraksi dengan NPC di sekitar mereka sesuai dengan skill khusus yang disebut path.

Gim ini menggunakan sistem turn based combat, di mana pemain dapat menyerang maupun menggunakan barang dalam giliran mereka. Dengan grafis 16 bit dan sistem turn based combat, RPG ini sering disebut sebagai retro RPG throwback.

Penggunaan HD2D ini merupakan kabar baik bagi penggemar JRPG klasik, karena dengan didaftarkannya istilah ini berarti Square Enix akan membuat lebih banyak game yang seperti ini lagi.

Akankah retro JRPG kembali meraih kejayaan dengan adanya istilah HD2D ini?

Share this article

TENTANG PENULIS