Metro Exodus Jadi Eksklusif Epic Store, Valve Bilang Tidak Adil!?

Metro Exodus eksklusif rilis pada Epic Store dan ditarik dari Steam setelah sebelumnya memasuki periode pre sale yang cukup lama.

Metro Exodus, sebuah game shooter post-apocalyptic yang dikembangkan oleh 4A games dan dipublish oleh Deep Silver. Metro Exodus direncanakan rilis secara eksklusif pada Epic Store dan ditarik dari Steam setelah sebelumnya memasuki periode pre sale yang cukup lama.

Pre-order untuk Metro Exodus sebelumnya telah hadir di Steam, namun beberapa saat yang lalu publisher Deep Silver memutuskan untuk membuat Metro Exodus eksklusif di Epic Store. Namun bagi pemain yang telah membeli pre-order di Steam akan tetap bisa memainkan Metro Exodus melalui Epic Store.

Kontrak eksklusif dengan Epic Store hanya akan berlaku hingga 2020, sehingga pengguna Steam dapat membeli Metro Exodus pada tahun depan. Deep Silver juga menyatakan bahwa seluruh konten maupun DLC yang akan datang tidak akan menjadi eksklusif pada Epic Store. Seluruh update, patch DLC baik free maupun premium akan dirilis pada saat yang bersamaan untuk Steam dan Epic Store.

Meskipun demikian, Valve membuat pernyataan dalam halaman store Metro Exodus yang menyebut keputusan untuk menarik Metro Exodus dari Steam terkesan tidak adil bagi pengguna Steam, terutama setelah masa pre-order yang panjang. Pihak Valve juga meminta maaf kepada pengguna Steam yang menantikan rilisnya game tersebut pada 15 Februari nanti.

Metro Exodus eksklusif bukanlah game pertama yang menjadi eksklusif untuk Epic Store. Beberapa game seperti Hades, Super Meat Boy Forever dan Ashen menjadi eksklusif pada Epic Store untuk saat ini.

Epic games, developer sekaligus publisher dari Fortnite membuka platform game untuk PC pada bulan Desember lalu. Langkah mereka memutuskan untuk membuat platform mereka sendiri merupakan sebuah upaya untuk mengurangi monopoli Steam terhadap pasar game PC.

TENTANG PENULIS