Pembahasan Boruto Episode 92: Ada Secuil Petunjuk Soal Kara?!

Hah?! Mayat si ilmuwan tua yang memberi Onoki teknologi canggih hilang? Benarkah kakek tua itu agen organisasi Kara?

Ku yang menyebalkan akhirnya mampus di Boruto episode 91.

Sayangnya, Onoki pun sepertinya berkorban nyawa untuk menangani Ku.

Dengan habisnya semua geng Ku, plus dalang di balik terciptanya Ku, mau ke mana lagi kisah Boruto melangkah?

Benarkah setelah ini kita melihat alur Naruto Shinden!

Yuk, mari kita simak hal menarik apa saja yang terjadi di Boruto episode 92!

1

Benar Gak Onoki Mati?

Onoki menutup mata dan ditangisi oleh Kurotsuchi di Boruto episode 91.

Namun apakah dia mati?

Yah, maafkan jika penulis ragu. Soalnya di alur Mitsuki ini juga kita sempat melihat seorang shinobi diledakkan dengan Kibaku Nendo, namun dia selamat meski harus diselimuti perban.

Ternyata di episode ini Onoki diungkap memang beneran mati. Bahkan para Kage dari desa yang tidak terlibat sengketa dengan Ku pun hadir untuk memberi penghormatan terakhir.

Sekki, yang dekat dengan Onoki selama alur ini, pun tampaknya akan menjadi pewaris tekad Onoki. Akankah dia menjadi Tsuchikage saat Boruto dan Kawaki bertarung di reruntuhan Konoha?


CONTINUE READING BELOW

Akhirnya! Luffy Versus Katakuri Selesai di Anime One Piece Episode 871!

Setelah lama ditunggu-tunggu, akhirnya duel Luffy versus Katakuri selesai di anime One Piece episode 871! Pada akhirnya, siapakah yang menang?


2

Ada Petunjuk Soal Kara?!

Saya dulu berpendapat kalau ilmuwan tua yang mendadak muncul memberi sampel Zetsu Putih dan teknologi ke Onoki adalah anggota Kara.

Orochimaru saja kebingungan siapa selain dirinya yang bisa memberi teknologi canggih ke Iwagakure.

Boruto episode 92 mengungkap kalau kemungkinan kakek itu berasal dari Kara masih belum bisa dikesampingkan.

Mayat si ilmuwan ini mendadak hilang. Seluruh barang bukti teknologi juga dikatakan hilang.

Ada seseorang yang telah mengamati konflik dari kejauhan, lalu membersihkan jejak setelah konflik selesai.

Berhubung Boruto manga mengungkap teknologi Kara canggih sekali (sampai bisa mengubah manusia menjadi senjata ninja hidup), saya semakin yakin kalau ini adalah petunjuk Kara terlibat di balik tragedi Iwagakure.

3

Terus Gimana Nasib Tim 7?

Secara keseluruhan, kesalahan Mitsuki mungkin lebih berat dari Sumire.

Pada akhirnya, tidak ada korban jiwa berarti dari aksi Sumire dan Nue di alur pertama anime Boruto.

Beda dengan Mitsuki, yang karena mengikuti kelompok Kokuyou secara tidak langsung memandu shinobi Konoha menuju luka-luka.

Jadi, apakah Mitsuki dimaafkan oleh Konoha?

Awalnya tidak. Bahkan bukan hanya dia yang menerima masalah, Boruto dan Sarada pun sempat dicabut rankingnya sebagai Genin.

Untungnya, Kurotsuchi hadir ke Konoha sebagai balas budi. Kata-kata Kurotsuchi membuat Naruto tidak memiliki pilihan selain mencabut hukuman Boruto dan Tim 7.

Di akhir Boruto episode 92 pun Boruto, Mitsuki, dan Sarada sudah kembali bekerja sebagai genin.

4

Alasan Mitsuki Kabur dari Konoha

Mitsuki bilang ingin memata-matai kelompo Ku, supaya dia bisa menemukan dalang di balik kelompok ini.

Kalau dia langsung melawan mereka di Konoha, apapun hasilnya dia merasa kalau jejak Ku pun tidak bisa ia telusuri.

Namun saat diinterogasi, Mitsuki tak menampik kalau dia juga ingin menemukan kekuatan tekadnya, karena itu ia mengikuti Kokuyou dan yang lain meski ia bisa mengirim pesan yang lebih jelas.

5

Kontrak Garaga Memang Kontrak Sementara

Boruto terlalu overpowered kalau sudah punya Kuchiyose?

Mungkin karena itu Garaga pun tidak menambah durasi kontraknya. Misi selesai, dia pun bukan lagi Kuchiyose Boruto.

Setidaknya, kali ini Garaga akhirnya tampaknya lebih percaya pada manusia, tak diselimuti amarah seperti dulu lagi.

Mungkin suatu hari nanti, Garaga akan menjalin kontrak lagi dengan Boruto? Sebelum melawan Kawaki mungkin?

Yah, ini juga berarti Boruto bisa membuat kontrak dengan Kuchiyose lain sih.


Itulah pembahasan Boruto episode 92.

Gimana pendapat kamu soal episode ini? Sampaikan di kolom komentar!

TENTANG PENULIS
fachrul_run

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.