Ini 5 Pahlawan Dunia Naruto yang Nasibnya Justru Kasihan di Era Boruto!

Ada yang masih menjomblo!

Tidak semua pahlawan dunia Naruto hidup bahagia setelah berakhirnya Perang Dunia Shinobi Keempat.

Sementara kebanyakan tokoh sudah memiliki pasangan hidup dan pekerjaan tetap, ada yang malah menjadi jahat atau tidak kunjung punya pasangan.

Siapa saja pahlawan yang nasibnya kasihan? Ini daftar singkatnya!

1

Ao

Kabar baik bagi Ao: di versi manga Boruto, Ao selamat dari ledakan Juubi Dama.

Meski begitu, Ao kehilangan Byakugan-nya dan tubuhnya menderita kerusakan parah. Ia bisa bertahan karena Katasuke menambahkan peralatan canggih ke fisiknya, membuat Ao menjadi seperti cyborg.

Kemudian terungkap kalau selama ini Ao sebenarnya mengabdi ke Kara. Tubuhnya begitu rusak, hingga ia bahkan tidak bisa mengandalkan ninjutsu untuk bertarung, ia terpaksa memanfaatkan teknologi canggih seperti gatling gun dan drone.

Saat Ao sepertinya tersadar, ia lalu mati karena Kashin Koji.

2

Onoki

Di Shippuden, Onoki dengan Jinton-nya adalah salah satu sosok terkuat di dunia shinobi.

Namun nasibnya setelah Perang Dunia Shinobi Keempat justru kasihan.

Ia kehilangan cucunya justru setelah dunia memasuki masa damai, hanya karena ulah sekumpulan bandit pula.

Saat Onoki ingin memperbaiki masalah yang menyebabkan cucunya mati, ia justru menyebabkan masalah baru, yakni geng Lord Ku dan para manusia buatan.

Onoki sampai harus mati demi menebus kesalahannya ini.


CONTINUE READING BELOW

Ternyata Cepat?! Ada Rencana Manga Boruto Tamat dalam 30 Volume!

Mikeo Ikemoto berencana manga Boruto tamat dalam 30 volume! Itu tergolong sedikit juga ya. Apa alasan Ikemoto? Simak di artikel ini!


3

Tenten

Lho, kok Tenten?

Situasinya begini:

Seperti yang bisa kamu lihat di Boruto episode 93, Tenten masih memiliki toko senjata.

Sayangnya, sepertinya toko ini tidak laku. Yang mengunjunginya di hari libur hanya Himawari dan Naruto, itu pun hanya karena Naruto ingin mencari bonea Kuraa-ma.

Sudah begitu, Tenten pun sepertinya masih belum punya pasangan. Sempat ada dugaan kalau Tenten adalah istri Rock Lee, namun melihat Tenten tidak memiliki reaksi terhadap Metal Lee di ronde kedua Ujian Chunin (yang ia awasi lewat monitor), teori ini sepertinya salah.

Jadi, masih single dan punya toko yang sepi. Kasihan sekali ya nasib Tenten. Sudah begitu dia jarang muncul pula di versi anime dan manga.

4

Mei Terumi

Sebenarnya, Mei Terumi masih memiliki kehidupan yang oke.

Dia mungkin sudah pensiun sebagai Mizukage, namun di alur Kirigakure terasa sekali kalau Mei masih memiliki kekuatan.

Tampaknya, ia bahkan masih menjadi Mizukage bayangan, membantu Chojuro menghadapi konspirasi dari para pejabat Negara Air.

Meski begitu, mungkin kamu ingat kalau impian Mei Terumi adalah menikah?

Dia sudah tua dan gemuk, namun hingga sekarang mimpinya itu belum terwujud. Entah apakah mimpinya ini bisa terwujud atau tidak nanti.

5

Might Guy

Kalau untuk yang ini, kamu mungkin sudah tahu penyebabnya.

Gara-gara membuka total Delapan Gerbang, Guy kehilangan fungsi kakinya, meski nyawanya diselamatkan oleh Naruto.

Sejak saat itu, Might Guy, ahli taijutsu murni Konoha, tidak bisa beraksi sebagai shinobi aktif lagi.

Bayangkan saja, dari saat Perang Dunia Shinobi Keempat berakhir hingga alur terbaru Boruto, sudah belasan tahun berlalu.

Meski begitu, dalam belasan tahun itu baru satu kaki Guy yang fungsinya sudah mulai pulih.

Akankah suatu hari nanti Guy bisa bertarung dengan dua kaki lagi?


Nah, itulah lima pahlawan dunia Naruto yang nasibnya kasihan di era Boruto.

Adakah nama lain yang cocok juga untuk masuk ke daftar ini? Sampaikan di kolom komentar!


Suka bermain Mobile Legends, Free Fire, PUBG Mobile, dan Chess Rush? Baca GGWP.ID untuk meningkatkan skill kamu agar lebih jago!
TENTANG PENULIS
fachrul_run

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.