Kerjanya Berat, Ternyata Gaji Animator Muda di Jepang Masih di Bawah Standar!

Pengen bikin anime? Simak dulu nih gajinya animator muda di Jepang!

Siapa di sini yang bercita-cita membuat anime? Atau pergi ke Jepang lalu menjadi animator di sana? Ternyata, gaji animator di Jepang itu masih di bawah rata-rata loh.

Maksudnya adalah, gaji animator di Jepang yang masih muda, atau lebih tepatnya berumur 20-24 tahun, padahal, memiliki tanggung jawab dan pekerjaan yang berat, tentunya yang sama seperti animator generasi lebih tua di Jepang.


CONTINUE READING BELOW

Demi Cerita One Piece, Oda Ingin Merasakan Gempa Bumi! Ini Alasannya!

Demia cerita One Piece dan perkembangannya, Eiichiro Oda ingin merasakan pengalaman terjebak dalam bencana alam dan juga perang! Ini alasannya!


Asosiasi Pembuat Animasi Jepang (JAniCA) melaporkan tentang kondisi kerja di bidang animator tersebut yang dianggap kurang sehat.

Mereka melaporkannya di “2018 Research Project to Promulgate Media Arts: Activity Report Symposium” pada tanggal 23 Februari lalu.

Yang mereka laporkan lebih terfokus kepada tanggung jawab dan beban pekerjaan bagi animator baru yang dianggap terlalu memberatkan dan memerlukan kemampuan, pengalaman, serta improvisasi yang bahkan generasi tua di industri ini pun membutuhkan waktu untuk penyesuaian.

Menurut survei dari JAniCA, yang didapatkan dari 382 responden, rata-rata gaji animator di Jepang adalah 4,410,000 yen dalam setahun, atau sekitar 500 Jutaan Rupiah dalam setahun. Di Indonesia ini besar? Memang, bahkan mungkin sudah lebih dari cukup.

Masalahnya adalah, generasi yang lebih muda ternyata mendapatkan bayaran pertahun yang lebih kecil, yaitu 1,550,000 Yen atau sekitar 190an Juta Rupiah. Memang masih terdengar mewah jika dibandingkan total gaji tahunan standar di Indonesia, namun biaya hidupnya kan berbeda

Menurut data National Tax Agency juga pemasukan animator generasi muda lebih rendah sekitar 1 Juta yen dibandingkan standar rata-rata di Negeri Sakura tersebut.

Bahkan, generasi senior di industri ini, yaitu yang berumur 60-64 tahun memiliki gaji yang lebih besar dari standar rata-rata, yaitu 5,920,000 yen atau sekitar 750 Juta Rupiah per tahun.

Salah satu yang menjadi masalah bagi Asosiasi Pembuat Animasi Jepang adalah, dengan kesenjangan yang amat jauh, ditakutkan membuat generasi yang lebih muda merasa tak mau lagi bersusah payah menjadi animator, dan bisa memnbahayakan industri ini di kemudian hari.

Bagaimana menurutmu? Apakah gaji yang jika dihitung selama setahun mencapai 190 Juta Rupiah itu masih terlalu rendah untuk animator muda di Jepang?

Sumber: Anime News Network

Share this article

TENTANG PENULIS
Dimas Slebor

Panggilannya Dim, bukan Mas. Penggemar cerita-cerita Slice of Life, tapi juga suka robot-robotan. Suka review mainan di YouTube-nya. Lagi asik mengumpulkan mainan dengan uang pinjaman.