Seharusnya Gon Dewasa Jadi Tokoh Terkuat Hunter x Hunter?! Ini Alasannya!

Kalau saja Gon bisa mengembangkan bakatnya dengan alami, dia bisa saja jadi manusia terkuat di Hunter x Hunter! Ini ia perlihatkan saat menghajar Pitou!

Karier Gon di dunia Hunter mungkin sudah tamat.

Menguasai Nen adalah salah satu syarat tersembunyi menjadi Hunter. Bahkan setelah lulus pun para Hunter masih harus menjalani ujian tersembunyi untuk mempelajari Nen.

Namun karena mengorbankan diri untuk menghajar Pitou, Gon pun kini tidak bisa lagi menggunakan Nen.

Padahal… kalau kita lihat dari pertunjukannya melawan Pitou, Gon dewasa seharusnya jadi tokoh terkuat Hunter x Hunter.


CONTINUE READING BELOW

Spekulasi: Nen Gon Bisa Kembali Kalau Dia Punya Misi Baru?

Terakhir terlihat, Nen milik Gon tidak lagi muncul. Mungkinkah kalau dia dapat tujuan hidup baru, aura-nya pun bisa bangkit kembali? Ini spekulasi saya soal Nen Gon bisa kembali!


Neferpitou Tidak Bisa Melakukan Apa-Apa

Yang dilakukan Gon saat melawan Pitou itu bisa dibilang mengerikan, terutama dari sudut pandang anime shonen.

Tidak peduli apa yang akan terjadi kepada dirinya, Gon menetapkan aturan untuk kekuatan pamungkasnya. Ia memanggil seluruh potensinya di masa depan.

Sejak awal Hunter x Hunter, banyak yang berkomentar kalau Gon memiliki potensi luar biasa. Mulai dari Hisoka sampai Bisky bisa melihat Gon dapat tumbuh menjadi petarung kuat.

Mereka benar.

Begitu Gon membuka seluruh potensinya, Neferpitou kalah cepat dan kalah kuat.

Padahal dari segi aura Nen, Pitou bahkan masih lebih unggul dari Netero! Begitu seluruh potensi Gon terbuka, Pitou sendiri mengatakan kekuatan Gon sudah setara dengan Meruem.

Ini berarti saat itu, Gon sudah melampaui semua petarung di Hunter x Hunter yang sudah terungkap. Setidaknya dari segi aura Nen dan kekuatan fisik.

Jadi tidak mengherankan Pitou kemudian hanya jadi karung tinju hidup, yang tak bisa berbuat banyak. Bahkan setelah jasadnya bergerak lagi melawan Gon pun dia tetap dilumat.

Jasad Pitou yang digerakkan Terpsichora untuk menyerang Gon? Satu lengan Gon mungkin hilang, namun karena dia masih selamat, Gon lalu menghajar jasad Pitou… memanfaatkan lengannya yang baru putus.

Gendeng.

Gilanya? Itu Bukan Kekuatan Penuh Gon Dewasa

Hah? Bukan kekuatan penuh?

Jadi begini, saya rasa yang dibuka Gon saat menghajar Pitou hanya potensi penuh dari kekuatan fisik dan Nen-nya.

Dia adalah Gon kecil, dengan pengalaman dan skill yang sama, namun dengan potensi penuh dari saat ia dewasa.

Ini berarti ada tiga hal yang belum dimiliki Gon saat ia menghajar Pitou: pengalaman bertarung, pengendalian Nen, serta teknik.

Ini penting karena Netero pun bisa mengatasi Pitou dalam konfrontasi singkat mereka karena ia lebih unggul dari segi pengalaman dan teknik.

Sekarang, bayangkan versi Gon dewasa yang sejati.

Ia memiliki kekuatan fisik dan Nen selevel dengan wujud Gon yang menghajar Pitou. Namun dia tumbuh dengan alami. Dia sudah menjalani lebih banyak pertempuran, dan telah menciptakan lebih banyak teknik.

Yang bikin ngeri adalah, saat melawan Pitou pun Gon tidak butuh pengalaman dan teknik baru.

Ia hanya menggunakan kekuatan fisik barunya untuk menghajar Pitou dengan teknik Janken favoritnya.

Itu saja sudah cukup untuk membuat Pitou remuk.

Kalau saja Gon ditambah memiliki pengalaman dan skill yang lebih baik, maka pertarungan melawan Pitou akan selesai lebih cepat.

Tak hanya itu, Meruem pun bisa jadi dapat dilumat oleh Gon.

Sayang, ada kemungkinan potensi Gon dewasa ini tak akan tercapai.

Seperti sudah saya sampaikan, Gon kehilangan Nen-nya. Dia telah mengorbankan potensi masa depannya untuk menghajar Pitou.

Apakah Gon tak bisa disembuhkan? Entah ya. Nanika seharusnya sudah memulihkan Gon, tapi tetap saja Gon tidak bisa menggunakan aura Nen-nya.

Hisoka mungkin akan menemukan cara. Dia biasanya bakal ngotot mencari metode untuk membantu calon mangsanya, seperti saat ia menemukan orang untuk membongkar Judgement Chain Kurapika di dada Chrollo.

Namun Hisoka pun sekarang sibuk sendiri di Paus Hitam menuju Dark Continent.

Jadi entah apakah potensi Gon memang sudah berakhir. Gimana menurutmu? Sampaikan di kolom komentar!

TENTANG PENULIS
fachrul_run

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.