Kalau Hisoka Melawan Gon Dewasa, Akankah Dia Dilumat?

Kalau Pitou saja remuk… Hisoka bisa jadi sudah mati sekali tonjok

Hasrat Hisoka adalah agar Gon bisa mengembangkan seluruh potensinya.

Lalu setelah Gon “matang,” Hisoka akan menantang anak itu dalam duel hidup atau mati. Si badut ini toh menganggap Gon sebagai buah yang belum sepenuhnya matang.


CONTINUE READING BELOW

Jangan Diremehkan! Ternyata Ini Kekuatan Stussy One Piece!

Anggota CP0 semuanya bahaya gaes! Termasuk yang ini! Vivre Card Databook mengungkap kekuatan Stussy One Piece. Begini hasilnya!


Di penghujung alur Chimera Ant, kita diperlihatkan seperti apa Gon matang yang ditunggu Hisoka. Ia adalah makhluk super kuat, dengan Nen tipe Enhancer yang kekuatannya diperhitungkan Pitou sudah setara dengan Meruem.

MERUEM! Pitou menyadari kalau Gon bahkan sudah lebih kuat dari dirinya. Bila level aura Gon mencapai Meruem, dia pun melampaui Isaac Netero. Menjelang akhir hayat, Pitou bahkan bersyukur Gon menggunakan wujud itu untuk menghajar dirinya.

Itu berarti Pitou pun khawatir jika Gon dewasa melawan Meruem, maka Meruem bisa kalah.

Mampukah Hisoka melawan Gon dewasa?

Sebenarnya sih… tidak. Terutama kalau Hisoka harus melawan Gon dewasa secara mendadak, seperti Pitou.

Level Hisoka di Bawah Neferpitou

Pitou adalah anggota Royal Guard, bersama dengan Pouf dan Youpi.

Di antara ketiga Royal Guard, Pitou mungkin adalah yang terkuat.

Kalau dari segi pancaran Nen saja, Pitou dikatakan melebihi Netero. (Netero sepertinya masih unggul dari pengalaman dan skill). Knov saja menjadi botak hanya karena merasakan pacaran Pitou.

Dari segi kekuatan, Pitou pun luar biasa. Karena itu dia mampu mengalahkan dan membunuh Kite.

Kalau saja Hisoka ada di alur Chimera Ant, saya khawatir Pitou dan kekuatan Terpsichora-nya bisa membunuh Hisoka seperti ia menghabisi Kite.

Namun apa yang terjadi saat Pitou berduel dengan Gon?

Saat Pitou mencoba menyerang Gon dewasa pertama kali, Gon tiba-tiba saja sudah berpindah tepat. Ini menandakan kecepatan gerakan Gon sudah benar-benar jadi absurd, sampai dia seakan berteleportasi.

Begitu akhirnya mereka berduel beneran, Gon melumat Pitou sebelum Pitou sempat melakukan apa-apa.

Tubuh Pitou kemudian dapat bergerak lagi karean Terpsichora ternyata menjadi lebih kuat setelah kematian Pitou?

Gon menghajar jasad Pitou dengan lengannya, yang baru saja diputuskan oleh serangan mendadak musuhnya.

Jangan salah, Hisoka adalah musuh yang benar-benar tangguh dalam duel. Bungee Gum bisa membuat dia mengalahkan musuh yang lebih kuat dari dirinya secara fisik.

Untuk pertarungan, Hisoka memanfaatkan muslihat dan taktik serta kemampuan Texture Surprise serta Bungee Gum untuk bisa unggul.

Semua kekuatan itu bisa jadi tidak ada gunanya bila Hisoka melawan Gon dewasa.

Gon dewasa dapat bergerak lebih cepat dari Hisoka, lalu menghancurkan tubuh Hisoka hanya dengan satu pukulan saja.

Kalau fisik tangguh Chimera Ant dari Neferpitou saja sudah tak berdaya setelah satu hantaman Rock (dan Pitou seharusnya masih menggunakan Nen untuk melindungi diri), tubuh Hisoka bisa jadi debu bila dihajar kekuatan penuh Gon dewasa.

Gimana Kalau Hisoka Bersiap-Siap?

Badut yang satu ini adalah petarung yang penuh perhitungan dalam duel.

Setiap gerakannya bisa jadi jebakan untuk memasang Bungee Gum ke musuhnya.

Bila Hisoka sudah tahu duluan kekuatan Gon dewasa, saya rasa dia minimal bisa memberi perlawanan menarik.

Bahkan Hisoka mungkin bisa mempersiapkan cara untuk kabur, atau tetap bertahan hidup meski sudah hancur.

Itu yang dia lakukan setelah tewas karena Chrollo.

Meski begitu, saya yakin bila Hisoka bersiap-siap pun dia hanya bisa “menghibur” Gon, bukan mengalahkannya. Kekuatan Gon dewasa terlalu absurd.

Demikianlah pendapat saya soal apa yang akan terjadi kalau Hisoka melawan Gon dewasa.

Tentu saja, mungkin suatu saat nanti Togashi akan beneran mengadu dua sosok ini.

Gimana menurutmu? Bisakah Hisoka melawan Gon dewasa? Sampaikan di kolom komentar!

TENTANG PENULIS
fachrul_run

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.