8 Fakta Shinjiro Hayata, sang Ultraman Baru untuk Generasi Baru!

Anak dari Ultraman orisinal, Shinjiro Hayata beraksi sebagai Ultraman baru di seri anime!

Duniaku.net – Ultraseven dan Ultraman Ace di versi anime memiliki nama yang sama dengan di versi orisinalnya. Ultraseven masih Dan Moroboshi, sementara Ultraman Ace masih Seiji Hokuto.

Namun untuk Ultraman orisinal, gelarnya sekarang dipegang oleh Shinjiro Hayata, bukan lagi Shin Hayata.

Di versi anime, Shin Hayata bahkan sudah tua, sementara Dan Moroboshi masih muda. Seiji Hokuto bahkan lebih muda dari Shinjiro.

Penasaran dengan Shinjiro Hayata, sang Ultraman baru? Simak tujuh faktanya di bawah ini!


CONTINUE READING BELOW

Bentuknya Beda dari Yang Asli? 6 Hal Menarik Bemular Ultraman Netflix!

Walau bentuknya beda banget dari monster aslinya, Bemular versi anime memiliki beberapa persamaan menarik dengan versi serial Ultraman dulu! Inilah enam hal menarik Bemular Ultraman Netflix!


1

Anak dari Shin Hayata

ultraman baru - shinjiro hayata kecil

sumber: netflix.com

Shinjiro Hayata adalah anak dari Shin Hayata.

Sejak kecil, Shin sudah diajak mengunjungi markas SSSP dan melihat pernak-pernik dari organisasi itu. Termasuk patung Ultraman raksasa yang dipajang.

Namun Shinjiro baru menyadari kalau dia adalah anak Ultraman saat Shin Hayata muncul menolongnya dari serangan Bemular.

Yah, tidak heran sih. Shin kehilangan memori soal masa-masanya menjadi Ultraman, dan baru teringat 12 tahun sebelum cerita Ultraman anime dimulai.

2

Terlahir dengan Gen Ultra

ultaman baru - shinjiro hayata teen

sumber: netflix.com

Kalau dilihat dari pembukaan episode 1, sebenarnya kisah Shin Hayata sama saja dengan versi orisinalnya. Dia tadinya manusia biasa, lalu ia menjadi entitas Ultraman.

Uniknya, masa-masa Shin menjadi Ultraman ini rupanya berpengaruh kepada putranya.

Shinjiro sudah terlahir dengan gen Ultra. Dari semua Ultra Warrior yang sudah muncul di season 1, hanya dia tampaknya yang memiliki keunggulan ini.

Seiji Hokuto menjadi Ultraman dengan bantuan teknologi yang diutak-atik Yapool, Dan Moroboshi di manga diceritakan sebagai manusia biasa yang mengenakan power armor, sementara Shin Hayata tadinya adalah manusia biasa sebelum melebur menjadi Ultraman.

Shinjiro pun memiliki kekuatan fisik super, mampu melompat-lompat di bangunan tinggi. Ia dapat merusak tulang kaki seorang bully dengan sangat mudah.

3

Sama-Sama Melawan Bemular Sebagai Musuh Pertama

Di serial klasik, musuh pertama Shin Hayata adalah alien bernama Bemular.

Di serial anime, Shinjiro Hayata pun memulai kariernya sebagai Ultraman dengan melawan Bemular.

Seperti sudah dibahas sebelumnya, Bemular versi orisinal dan versi anime memiliki sejumlah perbedaan. Namun tetap saja, menarik melihat karier bapak dan anak sama-sama diawali dengan melawan monster bernama itu.

4

Memiliki Skill Ultraman Klasik

Bila Ultraseven memiliki pedang dan Ultraman Ace memiliki skill mirip Guillotine Blade (skill asli Ultraman Ace), skill Shinjiro sebagai Ultraman baru lebih menyerupai ayahnya.

Shinjiro memiliki Specium Ray, tembakan energi dengan pose khas Ultraman.

Dia juga memiliki teknik Ultra Slash, meluncurkan energi cakram tajam, seperti Ultraman.

5

Punya Skill Terbang

Yah, mungkin ini tidak mengherankan mengingat Ultraman klasik pun setiap selesai pertempuran selalu “SWACH!” lalu terbang pergi.

Dalam satu pertempuran, Shinjiro mengembangkan kemampuan terbang.

Kemampuan ini tentunya sangat membantunya dalam bertempur.

6

Masih Memiliki Ciri Khas Tiga Menit Ultraman Klasik

Ultraman klasik hanya memiliki waktu tiga menit untuk bertempur.

Gimana dengan Ultraman baru versi Shinjiro?

Dengan power armor, Shinjiro bisa bertempur lebih lama dari tiga menit.

Namun bila power armor Ultraman melepas batasan kekuatannya, maka tiba-tiba Shinjiro hanya punya waktu tiga menit untuk bertempur.

Limitasi waktu ini disebabkan karena armor Ultraman akan mengerahkan seluruh kekuatannya. Daya hancur dan kecepatan Ultraman pun meningkat drastis dalam tiga menit itu.

7

Kekuatan Shinjiro Bangkit Sepenuhnya di Akhir Season 1

Episode akhir season 1 awalnya bermula dengan buruk bagi Shinjiro.

Ia dapat dilumpuhkan. Monster yang menahannya pun dengan strategis membelit tubuhnya, agar pihak SSSP tidak bisa membuka pembatas kekuatan Ultraman.

Namun kekuatan Shinjiro bangkit sepenuhnya di akhir season 1 ini.

Ia bisa mengaktifkan kekuatan penuh Ultraman sendiri, tidak dibantu oleh kendali dari SSSP.

Bemular pun merasa kalau Shinjiro sudah bangkit sepenuhnya di akhir season 1.

8

Bemular Ingin Kekuatan Shinjiro Bangkit

Pada dasarnya, Bemular mungkin sekedar ingin kekuatan Shinjiro bangkit. Karenanya ia mencoba menyerang Shinjiro di awal.

Bemular sendiri mengakui kalau setelah kekuatan Shinjiro bangkit, ia tidak punya alasan melawan Shinjiro lagi.

Mengingat sejauh ini Shinjiro adalah pemilik gen Ultra murni, tak heran bila Bemular ingin kekuatan Shinjiro bangkit sebagai petarung.

Potensinya sebagai Ultraman melampaui Moroboshi dan Seiji Hokuto.

Itulah fakta-fakta Shinjiro Hayata, sang Ultraman baru.

Gimana pendapat kamu soal dia? Sampaikan di kolom komentar!


Mau coba berbagai game dan VR buatan dalam negeri secara gratis? Raih banyak hadiah secara gratis, dan main sepuasnya? Yuk kunjungi BEKRAF Game Prime 2019, di Balai Kartini Jakarta, hari Sabtu dan Minggu, 13-14 Juli 2019. Acaranya gratis lho guys, jadi daftar sekarang ya di sini!

Share this article

TENTANG PENULIS
fachrul_run

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.