Banjir Review Buruk! Apakah Film Hellboy Gagal?

Buat yang sudah nonton coba tuliskan kesan pesan dari film ini di kolom komentar

Film Hellboy gagal? Kenapa kah?

Di Indonesia, banyak para penggemar Hellboy dan penggemar film yang merasa kecewa dengan film adaptasi komik ini.

Alasannya jika di Indonesia karena bagian sensor yang dirasa terlalu berlebihan. Banyak adegan keren yang disensor, atau bagian plot penting dalam cerita yang disensor, sehingga beberapa adegan dan cerita jadi terasa membingungkan.

Tidak hanya di Indonesia, ternyata di Amerika juga review film ini jelek, karena itu ada teori yang mengatakan bahwa film Hellboy gagal.

Di Rotten Tomatoes, sudah ada 33 orang yang memberikan review untuk film Hellboy, dan akhirnya film Hellboy hanya mendapatkan 9% saja, dengan status Rotten atau “busuk”.

Jika di Indonesia komentar negatif datang dari sensor, di Amerika berbeda karena film ini di sana tentunya tidak disensor.

Meskipun tidak disensor, ternyata Hellboy hanya mendapatkan 9% saja yang berarti film Hellboy bisa diklasifikasi sebagai sebuah film yang gagal.

Untuk sebuah film reboot, hal ini bukanlah hal baru (apalagi ini sebuah reboot yang tak diminta para penggemar).

Masalah berikutnya adalah ada karakter yang kena Whitewashing yang seharusnya karakter Asia, menjadi orang kulit putih, yaitu Ben Daimio, dan hal ini menjadi kontroversi bahkan sebelum filmnya tayang.

Masalah lainnya adalah Hellboy rilis sebagai “acar” dalam burger bagi dua film superhero yang terkenal di seluruh dunia, Shazam! dan Avengers: Endgame, kamu bayangkan saja.

Kalau menurutmu, apakah film ini termasuk film gagal? Silahkan tulis pendapatmu di kolom komentar dan bagikan ke teman-temanmu, ya.


Mau coba berbagai game dan VR buatan dalam negeri secara gratis? Raih banyak hadiah secara gratis, dan main sepuasnya? Yuk kunjungi BEKRAF Game Prime 2019, di Balai Kartini Jakarta, hari Sabtu dan Minggu, 13-14 Juli 2019. Acaranya gratis lho guys, jadi daftar sekarang ya di sini!

Share this article

TENTANG PENULIS
Dimas Slebor

Panggilannya Dim, bukan Mas. Penggemar cerita-cerita Slice of Life, tapi juga suka robot-robotan. Suka review mainan di YouTube-nya. Lagi asik mengumpulkan mainan dengan uang pinjaman.