Pembahasan Boruto Episode 103: Akhir Alur Jugo dan Segel Kutukan!!

Alur Jugo dan Segel Kutukan berakhir di episode ini! Ada kejutan juga soal nasib Sumire?!

Duniaku.net – Alur Jugo, Segel Kutukan, dan unggas-unggas ganas akhirnya selesai di Boruto episode 103 ini.

Tapi gimana dengan Tosaka, si dalang infeksi Segel Kutukan?

Terus gimana Tim 7 harus menyelamatkan para unggas sementara waktu yang tersisa begitu sedikit?

Simak ulasan Boruto episode 103 di bawah ini!


CONTINUE READING BELOW

Mulai Episode 881, Ryotaro Okiayu Jadi Pengisi Suara Kizaru One Piece!

Unsho Ishizuka, pengisi suara Kizaru yang pertama, telah meninggal dunia. Posisinya mulai dari episode 881 digantikan oleh Ryotaro Okiayu!


1

Sesuai Dugaan, Tosaka Dipermalukan

Di preview episode 103, saya sudah merasa curiga duel Jugo dan Tosaka akan berakhir cepat.

Itu terbukti di episode ini.

Begitu Jugo selesai berubah sepenuhnya, Tosaka dapat diselesaikan dengan sangat cepat.

Jugo bahkan masih punya cukup kendali diri untuk tidak membunuh Tosaka, namun mencabut Segel Kutukan pria itu.

Pertempuran utama di episode ini bahkan bukan antara Jugo dan Tosaka, melainkan Nue dan Boruto melawan Jugo.

2

Jugo Akhirnya Berhasil Disadarkan

Boruto membuktikan kalau otaknya lebih encer daripada ayahnya (waktu Naruto kecil) dengan memikirkan taktik berdasarkan ilmu fisika di tengah duel.

Jugo baru saja selesai menghajar Nue. Konohamaru entah ke mana. Sarada dan yang lain sibuk menangani unggas.

Jadi Boruto meluncurkan dirinya dengan kecepatan tinggi untuk menghajar Jugo dengan Rasengan.

Efeknya tidak langsung terasa, namun pada akhirnya Jugo berhasil pulih.

Di akhir episode pun Jugo tampak mengatakan Boruto berhasil, jadi Jugo sadar bukan hanya karena ada angsa terbang di depannya.

3

Suigetsu Akhirnya Berguna

Suigetsu seharusnya adalah petarung tangguh, namun saat aksi di episode ini dimulai dia justru menghabiskan setidaknya dua episode terbaring saja di lantai, dengan sesekali kena setrum.

Akhirnya, Suigetsu pun membuktikan dirinya berguna dengan menggunakan kemampuannya demi menciptakan hujan serum.

Serum ini sendiri sudah diamankan oleh Konohamaru dan Mitsuki.

Tidak sulit mengamankan serum di saat pemimpin kelompok investigasi dan Tosaka sama-sama tidak berada di markas.

4

Sumire Akan Masuk ke Divisi Peralatan Ninja

Wah, perhitungan saya tumben benar.

Kamu mungkin ingat dulu saya memprediksi, berdasarkan manga, kalau alur Segel Kutukan ini akan menjadi awal Sumire pindah dari shinobi aktif menjadi asisten Katasuke Tono.

Ternyata benar, di Boruto episode 103 ini Sumire mengatakan kepada Wasabi dan Namida dia akan pindah ke divisi sains, yang bakal diawali dari nol setelah kisruh di Ujian Chunin.

Yah, setidak-tidaknya alur ini menandakan kalau kita akan mendekati cerita di manga… walau mungkin masih akan ada berbulan-bulan hingga kita bisa melihat Boruto melawan anggota Kara dan menemukan Kawaki.

Sumire juga memiliki alasan ekstra pindah ke divisi sains di anime: dia ingin meningkatkan sinergi dengan Nue. Nue dewasa memiliki tendensi mengabaikan Sumire.

Di manga, Sumire tidak terlihat memiliki Nue.

5

Tosaka Dibawa oleh Tim Taka

Dalam sesumbarnya, Tosaka sempat mengatakan kalau Orochimaru tak ada apa-apanya dibanding dirinya.

Tosaka tampaknya akan menelan sesumbarnya itu.

Tim Taka memutuskan membawa Tosaka bersama mereka, tampaknya agar Orochimaru bisa menginterogasinya soal teknologi yang digunakan Tosaka untuk menciptakan Segel Kutukan.

Sepintar-pintarnya Tosaka, teknologi itu terlalu canggih.

Apakah sumber teknologi itu juga dari Kara?

Demikianlah pembahasan Boruto episode 103.

Gimana pendapat kamu soal episode ini?

Sampaikan di kolom komentar!


Mau coba berbagai game dan VR buatan dalam negeri secara gratis? Raih banyak hadiah secara gratis, dan main sepuasnya? Yuk kunjungi BEKRAF Game Prime 2019, di Balai Kartini Jakarta, hari Sabtu dan Minggu, 13-14 Juli 2019. Acaranya gratis lho guys, jadi daftar sekarang ya di sini!
TENTANG PENULIS
fachrul_run

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.