Spoiler One Piece 941: Identitas Witching Hour Boy Terungkap?

Shogun Orochi tampaknya terkejut dengan identitas Witching Hour Boy!

Duniaku.net – Pekan lalu, kita melihat Big Mom sudah memasuki wilayah Udon. Luffy mulai memikirkan kemungkinan untuk membobol sekalian tambang penjara milik Kaido.

Lalu cerita apa yang akan tersaji di bab 941?

Spoiler One Piece 941 sudah beredar sejak Selasa malam kemarin (Waktu Indonesia Barat).

Bocoran ini baru secuil, namun informasi yang tersaji sudah menarik perhatian.

Lebih lengkapnya simak di bawah ini.

SPOILER ALERT!!!


CONTINUE READING BELOW

Wow! Benarkah Ada Kemungkinan Tonoyasu Saudara Orochi?!

Tonoyasu saudara Orochi? Bagaimana mungkin? Tapi jika benar, artinya akan terjadi perang saudara nantinya. Simak ulasannya lebih lanjut oleh duniaku.net berikut ini!


UPDATED!!!

Anak buah Orochi melaporkan kalau Witching Hour Boy telah ditangkap.

Orochi awalnya tidak peduli dan masih uring-uringan karena kematian Komurasaki. Namun anak buah Orochi tetap melaporkan, dan Orochi terkejut menyadari sosok di balik Witching Hour Boy ternyata masih hidup.

Setelah bicara dengan Kyoshiro, dia memutuskan Witching Hour Boy akan dieksekusi di hari pemakaman Komurasaki.

Di Udon, Kaido mengabarkan kematian Komurasaki kepada Queen lewat Den Den Mushi. Queen mulai menangis.

Luffy dan Hyo menapak ke ring dan menunggu pertarungan hari itu dimulai. Luffy membola karena dia diam-diam makan terlalu banyak oshiruko.

Di kota Bakura, Holdem memerintahkan anak buahnya untuk menunjukkan betapa payahnya Shutenmaru lewat Den Den Mushi.

Di Ringo, Brook menemukan Komurasaki berbaring di dada Zoro.

Zoro mengabarkan kalau itu adalah Hiyori. Brook terkejut.

Brook lalu mengatakan soal ditangkapnya Witching Hour Boy. Ternyata Witching Hour Boy adalah Yasu.

Otoko dan Komurasaki mencoba menyelamatkan Yasu. Zoro ikut.

Kembali ke ibu kota, banyak orang berkumpul. Nami dan Shinobu juga ada di sana. Mereka terkejut menyadari Yasu adalah Witching Hour Boy.

Yasu ternyata adalah salah satu daimyo yang mengabdi kepada klan Kozuki. Dia adalah Daimyo dari Hakumai.

Yasu ingin meminta maaf akan dua hal, dan mengatakan kalau setelah itu ia bisa dengan tenang meninggal ke alam lain.

Otoko berlari ke lokasi eksekusi.

 

Panel ini memperlihatkan Tonoyasu tertangkap. Namun apakah ini kejadian di masa lalu atau masa sekarang?

Hiyori ternyata benar-benar berbaring di dada Zoro, bikin mata Brook mau keluar. Padahal Brook tidak punya mata.

Versi sebelumnya

Sumber: EtenBobby (forum Oro Jackson), Redon (forum Arlong Park)

-Orochi masih marah karena kematian Komurasaki.

-Laporan Fukurokuju membuat Orochi sepertinya menyadari identitas Witching Hour Boy. Reaksi Orochi adalah, “Kenapa dia masih hidup.”

-Zoro terbangun dan melihat Komurasaki berbaring di dadanya. Brook sepertinya melihat kejadian itu.

Untuk sekarang (ditulis pukul 11 pagi WIB), informasi spoiler One Piece 941 yang tersedia baru segini. Bila ada informasi lebih lanjut, saya akan memberi update pada artikel ini.

Nantikan saja, biasanya sekitar 18.00 WIB sudah ada bocoran yang lebih lengkap.

Yang menarik perhatian saya dari bocoran ini adalah reaksi Orochi mengenai Witching Hour Boy.

Witching Hour Boy selama ini diduga adalah Tonoyasu. Dia bukan bocah (boy), tapi tubuhnya pendek, jadi tak heran kalau orang salah mengira dia anak-anak.

Seperti sudah dibahas Fudo (kontributor Duniaku.net) penampilan Tonoyasu mirip dengan Orochi. Apakah reaksi ini membuktikan kalau Yasu memang Witching Hour Boy, dan Yasu memang berhubungan dengan Orochi?

Setelah update, ternyata tidak. Sepertinya Yasu ini hanya loyalis klan Kozuki.

Lebih lengkapnya mari kita nantikan saat babnya rilis nanti.

Gimana pendapat kamu soal spoiler One Piece 941 ini? Sampaikan di kolom komentar!

TENTANG PENULIS
fachrul_run

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.