Pembahasan Black Clover 207: Memanasnya Pertempuran Lawan Iblis!

Licht benar-benar habisan dalam duel melawan iblis ini!

Duniaku.net – Di bab 206, Wizard King membangkitkan sepenuhnya Licht.

Sekarang, Yuno dan Asta akan dibantu oleh dua legenda dari masa lalu.

Namun apakah itu saja sudah cukup untuk mengalahkan iblis?

Mari kita lihat apa yang terjadi di Black Clover 207!


CONTINUE READING BELOW

Pembahasan One Piece 944: Duel Zoro Versus Kyoshiro?!

Zoro dan Kyoshiro akhirnya berduel di One Piece 944! Sementara itu, seluruh Topi Jerami beraksi?! Simak pembahasannya berikut ini!


1

Kekuatan Kaum Elf Lawan Iblis

Di Black Clover 207, Licht meminjam kekuatan dari seluruh elf yang tersisa.

Patolli, Charla, dan yang lain diserap sebagian kekuatannya untuk memperkuat pedang Licht.

Yuno, yang katanya memiliki jiwa anak Licht, juga diserap.

Sekuat apa serangan Bola Semangat ala elf ini?

Tebasan itu cukup untuk menghancurkan total tubuh iblis!

Sayangnya, masih ada jantung iblis yang tersisa.

Jantung ini saja bisa mengguunakan sihir kata-kata, dan memulihkan kembali sang iblis.

2

Asta akan Membuka Upgrade Kekuatan Pedangnya?

Jadi, serangan terkuat Licht pun gagal untuk memusnahkan iblis.

Sekali lagi, ini berarti hanya ada dua harapan tersisa: pedang Asta serta sihir kegelapan Yami.

Sejak awal bab, sudah terasa kalau pedang itu benar-benar berbahaya. Trisula milik iblis seharusnya dapat menghancurkan segala macam materi, namun pedang Asta tetap kokoh.

Di halaman terakhir Black Clover 207, Asta pun tampaknya mengerahkan kekuatannya.

Satu senjata saja tidak cukup untuk melawan iblis. Pedang Asta mungkin bahaya, tapi dia bisa memundurkan Asta atau menghambat Asta hanya dengan kata-kata.

Bisakah upgrade kekuatan ini mengatasi hal tersebut?

Itulah kejadian menarik dari Black Clover 207.

Gimana pendapat kamu soal perkembangan ceritanya sejauh ini?

Sampaikan di kolom komentar!

TENTANG PENULIS
fachrul_run

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.