Shikadai Menjadi Chunin, Kenapa Sarada Tidak? Ini Jawabannya!

Padahal Sarada juga berprestasi, ya?

Padahal Sarada juga bisa dibilang cukup berprestasi di ujian Chunin, namun kenapa hanya Shikadai menjadi Chunin satu-satunya dan tidak ada yang lain?

Memang harus diakui kalau Sarada juga cukup berprestasi, namun sayangnya peraturan dari sistem ujian Chunin memang begitu.

Peraturan dari ujian Chuunin sebenarnya cukup fleksibel namun ketat.

Di pertarungan final nantinya memang akan didapatkan satu pemenang utama, namun pemenang utama ini juga belum tentun menjadi Chunin.

Menang tak serta merta menjadikannya Chunin secara langsung, namun jika gagal sekali pun maka Genin tersebut masih berpotensi bisa menjadi Chunin.

Dari yang sudah diketahui peraturan menentukan Genin menjadi Chunin adalah berdasarkan prestasi mereka selama ujian, jadi meskipun tidak masuk final tetap bisa menjadi Chunin.

Ada beberapa Ninja yang bertugas untuk memantau setiap individu yang ikut ujian, ada juga Daimyo dan Hokage yang akan memberikan pendapat dan setuju tidaknya mereka. Pendapat mereka tentunya juga berdasarkan pantauan sendiri di masa ujian yang berlangsung.

Singkatnya meskipun seorang Ninja gagal masuk ke final karena satu dan lain hal namun dia menunjukan kebolehannya di mata Ninja pemantau, Hokage, dan Daimyo maka dia bisa menjadi Chunin.

Daimyo terkadang terlalu sibuk untuk memantau langsung karena itu bebannya lebih ke Hokage, namun Daimyo tetap bisa berkomentar tentang peserta tertentu.

Dengan sistem ini, maka bisa ada banyak peserta yang lolos menjadi Chunin, bisa juga tidak ada yang lolos sama sekali.

Pemenang utama dari ujian final memang memiliki poin yang lebih tinggi sehingga hampir pasti dia menjadi Chunin, namun ada satu dan dua hal yang menggagalkannya, misalkan menang dengan curang.

Karena ini lah kenapa Shikadai menjadi Chunin sedangkan Sarada tidak. Simpelnya ya Sarada memang berprestasi, namun penilaiannya berdasarkan pantauan Ninja penilai, Hokage, dan Daimyo itu masih kurang untuk bisa naik jadi Chunin.

Kalau mau membandingkan prestasi Shikadai dan Sarada selama ujian Chunin tidak akan saya bahas di sini, karena bisa jadi pembahasan lainnya, namun inilah alasan kenapa Shikadai menjadi Chunin tetapi Sarada tidak.


Mau coba berbagai game dan VR buatan dalam negeri secara gratis? Raih banyak hadiah secara gratis, dan main sepuasnya? Yuk kunjungi BEKRAF Game Prime 2019, di Balai Kartini Jakarta, hari Sabtu dan Minggu, 13-14 Juli 2019. Acaranya gratis lho guys, jadi daftar sekarang ya di sini!

Share this article

TENTANG PENULIS
Dimas Slebor

Panggilannya Dim, bukan Mas. Penggemar cerita-cerita Slice of Life, tapi juga suka robot-robotan. Suka review mainan di YouTube-nya. Lagi asik mengumpulkan mainan dengan uang pinjaman.