Mengenang sang Aktor, Inilah 6 Peran Ikonik Rutger Hauer!

Selamat jalan, Rutger Hauer

Duniaku.net – Rutger Hauer telah berpulang. Aktor kawakan ini meninggal dunia di usia 75 tahun.

Bisa dibilang, Hauer adalah sosok yang unik.

Setiap ia tampil, ia biasanya dapat menyajikan karakternya dengan kuat dan meyakinkan.

Meski begitu, ia seperti kurang beruntung mendapat peran di Hollywood, di mana ia sering dilewatkan oleh film-film besar.

Tetap saja, selama hidupnya sosok ini sempat tampil di judul-judul populer dan ikonik. Ia bahkan pernah mengisi suara tokoh di gim terkenal.

Siapa saja? Inilah enam contoh peran ikonik Rutger Hauer!


CONTINUE READING BELOW

Poster dan Trailer Nanatsu no Taizai Season 3 Dirilis!

Sudah siap menyambut babak akhir petualangan Meliodas dan kawan-kawan di anime?! Lihat poster dan trailer Nanatsu no Taizai season 3 berikut!


1

Roy Batty - Blade Runner

Kalau soal peran ikonik Rutger Hauer, saya rasa ini yang tidak bisa dilewatkan.

Roy Batty adalah penjahat yang rumit. Dia adalah pembunuh sadis. Namun pada dasarnya, Roy hanya ingin hidup lebih panjang.

Sebagai Replicant, masa hidup Roy sudah menjelang akhir, dan semua yang ia lakukan hanya agar ia bisah idup lebih lama.

Momen di mana Roy menyampaikan kata-kata terakhir yang sangat epik kepada Deckard sering dikenang sebagai salah satu momen terbaik di sejarah film.

2

John Ryder - The Hitcher

Beda dengan Roy Batty yang masih memiliki sisi simpatik, John Ryder adalah pembunuh sadis yang benar-benar bisa digambarkan sebagai psikopat.

Ryder adalah pembantai sadis, yang sulit sekali dihentikan di sepanjang film.

Hauer benar-benar sukses menyajikan karakter sakit ini.

Kamu mungkin menganggap The Hitcher sebagai film slasher biasa. Tapi teror yang ditampilkan Hauer sebagai Ryder sulit terbantahkan, bahkan oleh yang tidak suka filmnya.

3

Batman Begins - Earle

Earle adalah eksekutif korup di Wayne Enterprise.

Dia ini alasan Lucius Fox dipindah ke divisi yang sepi, kemudian dengan enteng memecat Lucius hanya karena Lucius bertanya terlalu banyak soal microwave emitter.

Sebagai penjahat, peran Earle tidak seberat Liam Neeson sang pemeran Henry Ducard. Namun ia tetap bisa menyajikan peran yang berkesan, terutama kutipannya saat memecat Lucius, “Didn’t you get the memo?”

“Apakah kamu tidak mendapatkan memonya?”

Tentu saja, kata-kata itu kemudian dibalikkan Lucius ke Earle di akhir film.

4

Sin City - Cardinal Roark

Hauer mampu menampilkan karisma meski perannya kecil.

Di Sin City, Hauer memerankan Cardinal Roark.

Pada dasarnya peran sang kardinal singkat: dia ditemui oleh Marv, tokoh utama alur pertama, memberi monolog, kemudian dibantai dengan sadis.

Namun dalam kemunculannya yang singkat itu, Hauer mampu menyajikan monolog yang memikat di hadapan Marv, dan menunjukkan betapa ngawur dan mengerikannya jalan pikir sosok yang seharusnya pendeta ini.

5

Hobo - Hobo with a Shotgun

Dalam film sadis, peran Hauer yang terbayang pasti John Ryder.

Tapi gimana kalau Hauer menjadi protagonis? Ini bisa dibilang langka. (Lihat saja lima peran ikonik lain Hauer di daftar ini).

Sang gelandangan datang ke Hope Town, kota yang benar-benar tidak punya harapan lagi. Kejahatan macam bus sekolah penuh anak-anak dibakar bisa terjadi.

Di kota seperti itu, sang gelandangan yang awalnya tertindas justru berpotensi memunculkan kembali harapan… dengan bantuan shotgun.

6

Master Xehanort - Kingdom Hearts III

Aktor sekelas Mark Hamill saja ada di Kingdom Hearts III.

Jadi tak mengherankan Disney bisa mendatangkan Rutger Hauer untuk mengisi suara di Kingdom Hearts III.

Di gim ini, Hauer menjadi pengisi suara dari Master Xehanort.

Hauer menggantikan pengisi suara Xehanort sebelumnya, yakni Leonard Nimoy.

Itulah enam contoh peran ikonik Rutger Hauer.

Gimana menurut kamu?

Adakah peran ikonik Hauer lain yang belum ada di daftar ini?

Sampaikan di kolom komentar!


Suka bermain Mobile Legends, Free Fire, PUBG Mobile, dan Chess Rush? Baca GGWP.ID untuk meningkatkan skill kamu agar lebih jago!
TENTANG PENULIS
fachrul_run

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.