Review Scary Stories to Tell in the Dark, Kutukan Buku Seram Sarah Bellows

Scary Stories to Tell in the Dark berhasil menghadirkan film horor yang lebih dari sekedar teror jump scare ataupun hantu-hantu yang mengerikan!

Duniaku.net- Nama Guillermo del Toro seperti menjadi jaminan mutu untuk urusan monster-monster di dalam film. Hal ini beliau perlihatkan di Hellboy, Pan’s Labyrinth, dan The Shape of Water. Walaupun pada Scary Stories to Tell in the Dark dia hanya menduduki kursi produser, tapi pengaruh Toro masih sangat terasa di dalam film tersebut. Terutama untuk urusan monster dan makhluk mengerikan yang muncul di dalamnya.

Scary Stories to Tell in the Dark merupakan sebuah adaptasi dari novel anak karya Alvin Schwartz. Lisensi buku tersebut dibeli oleh CBS dan dikembangkan terus selama tiga tahun oleh Toro, Sean Daniel (The Mummy), Dale (Scott Pilgrim vs. the World), dan Ovredal (The Autopsy of Jane Doe).

1

Keluarga Bellows

Kisah Scary Stories to Tell in the Dark berlatar tahun 1968. Saat itu Amerika baru saja hendak melangsungkan pemilu dan berhadapan dengan perang Vietnam. Stella Nicholls (Zoe Colletti) adalah anak yang sangat pemalu dan diasingkan oleh lingkungannya. Hal ini terjadi karena ibu Stella meninggalkan keluarganya dan tidak pernah kembali. Karena hal ini Stella hanya memiliki segelintir teman.

Auggie Hilderbrandt (Gabriel Rush) dan Chuck Steinberg (Austin Zajur), adalah dua orang teman Stella yang paling akrab. Bisa dibilang mereka bertiga adalah tiga serangkai yang tidak bisa dipisahkan.

Saat Halloween tiba, mereka bertiga memutuskan untuk memakai kostum demi mengerjai Tommy Milner (Austin Abrams). Tommy sendiri merupakan anak nakal yang selalu mengganggu mereka dari kecil. Rencana mereka berhasil berjalan dengan baik, tetapi pada akhirnya mereka malah dikejar-kejar oleh Tommy dan geng anak nakalnya.

Pengejaran Tommy berujung di sebuah bioskop mobil terbuka. Di sana mereka berkenalan dengan Ramon Morales (Michael Garza). Karena merasa berhutang budi, akhirnya Stella mengajak Ramon untuk ikut serta ke rumah keluarga Bellows. Rumah tersebut selalu menjadi tujuan utama saat Halloween, walaupun sangat seram dan diisukan terkutuk.

Sesampainya di rumah seram tersebut, Stella langsung menceritakan sejarah keluarga Bellows dan bagaimana Sarah menjadi momok mengerikan keluarga tersebut. Di luar perkiraan, Ramon ternyata menemukan pintu rahasia yang mengarah ke kamar Sarah. Di kamar tersebut mereka menemukan sebuah buku yang ditulis Sarah Bellows. Buku tersebut ternyata membawa teror yang ditulis menjadi kenyataan.

2

Bukan Horor Kebanyakan

Scary Stories to Tell in the Dark merupakan film horor yang cukup unik. Ketimbang mengandalkan jump scare yang berlebihan, Scary Stories to Tell in the Dark lebih mengandalkan olahan kisah yang ringan dan mudah dicerna. Bisa dibilang kamu tidak akan ketakutan melihat semua teror yang dilakukan oleh para monster yang hadir di sini, sebaliknya kamu akan sangat terhibur dengan cerita yang digulirkan oleh Ovredal dan kawan-kawan.

Sepanjang film kamu memang akan mendapati berbagai kengerian yang berbeda-beda untuk setiap makhluk aneh yang muncul, tetapi sejatinya kengerian tersebut tidak menggigit dan cenderung sangat mudah untuk dilupakan.

Unsur yang paling kuat di film ini justru hadir dari sisi misteri yang kuat dan cerdas. Kamu akan diajak melihat berbagai keanehan yang dimiliki keluarga Bellows dan bagaimana nasib anak-anak yang terhubung dengan Sarah Bellows. Ovredal akan melepaskan plotnya sedikit demi sedikit, sehingga akhirnya kamu mengetahui semua rahasia yang dimiliki film ini.

3

Pengaruh del Toro

Guillermo del Toro benar-benar mempengaruhi film ini. Hal ini sangat terlihat dari monstermonster keren yang ditampilkan di sepanjang film. Film ini memiliki enam cerita dengan enam monster yang berbeda.  Walaupun beberapa monster memiliki bentuk biasa saja, tetapi detil yang ditampilkan sangat di atas rata-rata. Bahkan karakter Harold di dalam bukunya pun mampu divisualisasikan dengan baik.

Walaupun dibuat berdasarkan buku anak populer film ini tidak mengharuskan kamu untuk membaca bukunya terlebih dahulu. Yang perlu kamu lakukan hanyalah duduk di dalam bioskop dan melihat langsung film Scary Stories to Tell in the Dark untuk menikmati semua cerita yang hadir di dalamnya.

Scary Stories to Tell in the Dark kami ganjar dengan nilai 4 dari 5 bintang, karena berhasil menghadirkan film horor yang lebih dari sekedar teror jump scare ataupun hantu-hantu yang mengerikan.


Suka bermain Mobile Legends, Free Fire, PUBG Mobile, dan Chess Rush? Baca GGWP.ID untuk meningkatkan skill kamu agar lebih jago!
TENTANG PENULIS