Samurai Pecundang Terhebat? Ini Fakta Sasaki Kojiro Shuumatsu no Valkyrie!

Sudah selesai bertanding, ini fakta Sasaki Kojiro, sang samurai yang berlaga di Shuumatsu no Valkyrie!

Duniaku.net – Saat ini, Shuumatsu no Valkyrie sudah memperlihatkan tiga petarung manusia: Lu Bu, Adam, Kojiro.

Ada juga Jack the Ripper, yang sudah diumumkan menjadi petarung keempat.

Di antara nama-nama itu, Lu Bu adalah pejuang yang ditakuti di daratan Cina dulu, Adam diceritakan sebagai manusia dengan kemampuan yang mampu meniru skill dewa, sedangkan Jack the Ripper punya rekam jejak sebagai pembunuh misterius yang tak pernah ditangkap.

Dibandingkan mereka, Kojiro dikenal sebagai… pecundang? Inilah fakta Sasaki Kojiro Shuumatsu no Valkyrie!


CONTINUE READING BELOW

Kimetsu no Yaiba Episode 19 Perlihatkan Teknik Baru Tanjiro! Hinokami Kagura!

Kimetsu no Yaiba episode 19 perlihatkan Hinokami Kagura. Dari teknik air, Tanjiro transisi menggunakan teknik pernafasan... yang diajarkan oleh ayahnya?! Adegannya keren abis!


1

Pecundang yang Katanya Tidak Pernah Menang

Sasaki Kojiro adalah sosok yang unik.

Semasa hidupnya, Kojiro pernah menantang banyak petarung hebat dari berbagai perguruan. Tapi ia lebih sering kalah ketimbang menang.

Menurut Kojiro, ia tidak pernah menang. Namun sebenarnya ada momen di mana musuhnya mengakui dirinya kalah, bahkan sebelum bertanding. (Terjadi ke Toda Kagekatsu). Hanya saja Kojiro mungkin menganggap itu bukan kemenangan.

2

Menikmati Kekalahan

Ketimbang menang, semasa hidupnya Kojiro tampak lebih menikmati beradu teknik dengan para master.

Kemudian ia membayangkan gimana ia bisa menang lewat latihan dan juga proyeksi pikiran.

Ia juga melatih fisiknya dengan mencoba mengamati alam, seperti gerakan kelinci, dan rantai makanan dari hewan-hewan liar.

Ini membuat skill Kojiro berkembang hebat.

Gilanya, perkembangan skill Kojiro ini tampaknya tidak berhenti dengan kematiannya.

Jiwa kebanyakan pahlawan, seperti Lu Bu, tampak dalam wujud prima mereka. Namun wujud Kojiro justru lebih tua dari momen di mana ia mati.

Skill Kojiro masih terus berkembang, bahkan saat kematian, karenanya ia tampak lebih tua dari seharusnya.

3

Mati Karena Tidak Mau Mundur dari Musashi

Pertarungan Musashi melawan Kojiro itu sangat ikonik.

Di Shuumatsu no Valkyrie, diceritakan kalau Kojiro yang telah mengembangkan skill-nya mampu mendesak Musashi. Ia bahkan memberi Musashi luka permanen.

Meski begitu, Kojiro tahu kalau dirinya akan kalah.

Dalam situasi biasa, Kojiro seharusnya akan menyerah biar ia bisa membayangkan gimana dirinya dapat menang dari Musashi. Namun ia merasa pertempurannya saat itu terlalu asyik, jadi ia melanjutkannya hingga ia akhirnya gugur.

Uniknya? Karena Kojiro terus mengembangkan skill, bahkan setelah kematian, Musashi sekarang merasa Kojiro lebih kuat dari dirinya.

4

Perwujudan dari Para Samurai Ternama

Kematian memberi waktu bagi Kojiro untuk mengembangkan skill-nya dengan mantap, hingga ia sampai bisa menggunakan teknik seluruh musuhnya terdahulu dengan sempurna.

Kojiro pun memiliki teknik Musashi, serta dari perguruan Toda, Itto, Yagyu, dan lain-lain.

Pada dasarnya, Kojiro sudah benar-benar menjelma menjadi dewa pedang saat ia menapak ke arena.

Dibanding perwakilan manusia sebelumnya, ia mungkin yang teknik tarungnya sudah paling matang. Karena ia bisa dibilang tidak berhenti berlatih di momen kematiannya.

5

Pemenang Pertama Umat Manusia

Teknik Kojiro akhirnya berkembang dengan begitu pesat selama pertempuran, sampai ia bisa membalik keadaan.

Sempat didesak oleh Poseidon, Kojiro bukan hanya bisa mendekati sang dewa, ia juga dapat menebas Poseidon sampai dewa pun terpotong-potong.

Setelah Lu Bu dan Adam kalah, Kojiro pun menjadi pemenang pertama dari umat manusia.

Namun kemungkinan besar Kojiro tidak akan bertarung lagi, kecuali para dewa memutuskan bakal ada babak kedua.

6

Senjatanya Adalah Valkyrie Hirst

Untuk membantu umat manusia, para Valkyrie dapat berubah menjadi senjata,

Valkyrie pasangan Kojiro adalah Hrist.

Kojiro dan Hrist sama-sama beruntung mereka memperoleh pasangan yang tepat.

Hrist diperlihatkan sejak awal memiliki kepribadian ganda, satunya tenang satunya marah.

Saat pedang panjang Kojiro patah, masing-masing sisi ini bisa menjelma menjadi senjata terpisah.

Berhubung Kojiro bisa menggunakan teknik dua pedang Miyamoto Musashi, Kojiro pun bisa lanjut melawan Poseidon.

Itulah enam fakta Sasaki Kojiro Shuumatsu no Valkyrie.

Gimana pendapat kamu soal samurai yang satu ini?

Sampaikan pendapat kamu soal fakta Sasaki Kojiro Shuumatsu no Valkyrie di kolom komentar!


Suka bermain Mobile Legends, Free Fire, PUBG Mobile, dan Chess Rush? Baca GGWP.ID untuk meningkatkan skill kamu agar lebih jago!
TENTANG PENULIS
fachrul_run

Novelis yang telah menulis cerpen Apollyon di Fantasy Fiesta 2010, Selamanya Bersamamu di Fantasy Fiesta 2011, serta novel Hailstorm dan Redfang untuk seri Vandaria Saga. Menyukai dunia video game, literatur, komik, dan tabletop game. Berharap suatu saat nanti bisa menguasai dunia lewat karya-karyanya.