Menjaga Kebersihan ala Titok dan Kawan-kawan!

Banyak cara untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan. Salah satunya adalah melalui media elektronik termasuk game. Misi inilah yang coba diemban oleh Titok dan Kawan-kawan melalui game terbaru mereka yang berjudul Titok dan Kawan-kawan: Pahlawan Kebersihan ini. Sudah menjadi kebiasaan Titok untuk menyiasati fenomena yang beredar di masyarakat dalam bentuk game, dan insiden banjir yang melanda Jakarta serta beberapa kota di Indonesia beberapa waktu lalu telah memberikan “inspirasi” bagi Agate Jogja untuk membuat Pahlawan Kebersihan ini. Game ini sendiri sudah dirilis pada 13 Februari 2013 kemarin, dan masih sama dengan game-game Titok lainnya, Pahlawan Kebersihan masih menggunakan Flash sebagai platform-nya.

Game ini mengisahkan Titok yang berusaha untuk menyelamatkan masyarakat dengan memungut sampah yang berserakan di sungai. Sampah-sampah tersebut harus ia buang secepat mungkin ke dalam tempat sampah sebelum air banjir meluap dan menghancurkan bendungan. Jika kita tidak dapat menyelesaikan misi ini, maka bendungan akan jebol dan air akan membanjiri warga sekitarnya. Untuk memungut sampah, kamu hanya perlu menggerakkan pointer mouse kamu ke sampah-sampah yang ada, lantas memandu Titok menuju tempat sampah untuk membuangnya.

Kamu tidak bisa bersantai-santai dalam mengambil sampah yang ada, karena kamu dibatasi oleh kapasitas tas yang kamu bawa dan juga dikejar oleh air sungai yang terus meluap. Tetapi tenang saja, kamu bisa mengumpulkan uang untuk meng-upgrade equipment kamu di Waroeng. Sebagai contoh, kamu bisa membeli sepatu baru untuk menambah kecepatan Titok, membeli semen tambahan untuk memperlambat luapan air sungai, atau membeli tas baru untuk menambah kapasitas sampah yang bisa dibawa Titok dalam satu waktu. Game ini juga menyediakan beberapa achievement yang bisa kamu dapatkan, mulai dari achievement dari skor yang kamu dapat, dari upgrade yang kamu beli, hingga catatan waktu yang kamu bukukan.

Pahlawan Kebersihan ini kembali mencerminkan beberapa ciri khas dari game-game Titok, yaitu sesuai dengan fenomena yang ada di masyarakat, memiliki gameplay yang simpel dan dikembangkan dalam tempo waktu yang cukup cepat. Total, tim pengembang dari Agate Jogja membutuhkan waktu sepuluh hari untuk menyelesaikan game ini. “Meskipun pengerjaannya cepat, namun hasilnya cukup memuaskan bagi kami. Yang penting adalah memberikan pesan positif kepada masyarakat untuk sadar akan kebersihan lingkungannya dengan cara yang menyenangkan,” jelas Andrian Agung selaku produser game ini dalam pernyataan resminya. Game ini dikembangkan tiga orang, yaitu Andrian Agung sebagai Produser dan Artist, Wisnu Setioko sebagai Game Designer, dan Ari Mageta sebagai Programmer.

Tertarik memainkan Pahlawan Kebersihan ini? Kamu bisa langsung memainkannya di sini. Di website ini pula, kamu bisa menemukan mini game-mini game Titok sebelumnya, yang “Geje” namun memiliki gameplay yang simpel dan sesuai dengan fenomena-fenomena yang aktual di masyarakat.