Isshoni Tanoshimimashou, Jepang Doeloe di Universitas Brawijaya!

Tepatnya hari Minggu kemarin saya berkesempatan hadir di salah satu event tahunan mahasiswa sastra Jepang, dengan nama Isshoni Tanoshimimashou. Acara ini merupakan acara ke delapan selama penyelenggaraannya hingga saat ini. Dengan mengusung tema Mukashi no Nihon ( Jepang Tempo Dulu ), para mahasiswa sastra Jepang telah menghadirkan sebuah acara yang cukup sukses, dan menurut banyak orang, event ini merupakan yang teramai daripada sebelumnya.

Seperti banyak acara yang pernah saya hadiri, disini berbagai macam lomba yang terbagi menjadi sembilan kategori dalam dua hari. Kesembilannya adalah lomba-lomba seperti, cerdas cermat, pidato (benron), shodo (seni menulis), membuat manga, menggambar fanart, karaoke, kakikikitori,  cosplay, dan band. Sasaran utama dari acara ini tentu saja para siswa SMA di Jawa Timur dan Bali.

Universitas Brawijaya

Well, seperti acara serupa lainnya, stan-stan komunitas, makanan, dan banyak lainnya juga hadir di event ini. Total 21 stand hadir di bazaarnya. Mulai dari stand yukata, pameran tiruan benda-benda asli Jepang, rumah hantu, stan makanan-makanan khas Jepang hasil kreasi lokal, komunitas fan-fan musik pop Jepang, dan masih banyak lainnya.

Berkeliling sesaat baru memasuki bazaar, saya disuguhkan dengan kepadatan jalan-jalannya, yang bisa dibilang memang tepat pada jam-jam paling ramai pada hari Minggu di event ini. Tapi namanya kota Malang, aura berangin yang sejuk, dan mungkin karena sudah lama menetap di Surabaya, siang menjadi tidak terasa terlalu terik.

Stand makanan

Di gerbang awal sudah disambut dengan berbagai macam stan merah makanan. Dengan harga cukup terjangkau, saya bisa menikmati beberapa makanan khas Jepang namun diolah sehingga cita rasanya tetap lokal dengan nama Jepang. Bagi yang tertarik membeli berbagai macam pernak-pernik dan makanan khas Jepang, mereka mendapatkannya disini.

Stand makanan Luffy sangat laris diserbu pengunjung
Pameran pemenang kompetisi Manga dan Fanart

Sempat melihat-lihat daftar pemenang kompetisi Manga dan Fanart, saya langsung lanjut untuk memasuki gedung fakultas sastra untuk melihat isinya. Disini berbagai stand dari jurusan bahasa lainnya juga membuka stand masing-masing. Namun yang paling menarik perhatian saya adalah rumah hantunya. Setelah mencoba masuk, tetap agak serem juga meskipun sudah jelas hantunya palsu. Hantu jepangnya juga ditemani pocong.

Promosi rumah hantu Obake

Lanjut naik ke lantai berikutnya untuk melihat ruang pameran pernak-pernak khas Jepang.

Kaligrafinya Jepang
Berbagai pakaian khas
Badminton?

Lanjut kehalaman berikutnya .

1
2

SHARE
Previous articleEye Candy: Concept Art Iron Man 3
Next articleDetail Terbaru Pokemon XY! Empat Pokemon Baru!
Penulis berbagai macam tema, mulai dari anime, game, kucing, Naruto, Dragon Ball, meme, netizen, dan banyak hal lainnya seputar itu.