E3 2013: Akhirnya Sony Menunjukkan Desain Final PlayStation 4

Habis sudah rasa penasaran kita, melalui konferensi pers pra Electronic Entertainment Expo 2013, Sony resmi menunjukkan seperti apa desain final PlayStation 4 (PS4), yang selama hampir 4 bulan belakangan masih mereka tutupi. Walaupun konferensi pers mereka sempat diwarnai “insiden” penundaan sekitar 15 menit, namun keseluruhan Sony sukses membuat kita terkejut dengan desain akhir PS4 tersebut. Yang ternyata begitu banyak kemiripannya dengan Xbox One…

Ketika melihat desain Xbox One, penulis labgsung terbesit sebuah mesin yang gahar dengan penutup luar yang biasa saja, dan cenderung mengotak. Ibaratnya muscle car Amerika dengan mesin super yang siap melaju dengan cepatnya. Sedangkan Sony, yang terkenal dengan ikon desain bergaya Jepang yang bernuansa futuristik serta dinamis dalam setiap produknya, banyak yang berharap akan lebih baik dibandingkan Xbox One yang lebih mirip DVD player tersebut. Ternyata harapan tersebut pupus…

Lepas dari paten desain lama PlayStation generasi sebelumnya yang masih membawa sudut-sudut mengkurva, untuk PS4 kamu bisa melihat seperti Xbox One, terlihat kesan mengotaknya, dengan garis yang tegas dihiasi strip ungu/biru, serta kombinasi dua lapisan, bagian sisi atas tubuhnya hitam glossy seperti PS3 tipe awal, sedangkan sisi bawahnnya dengan warna hitam matte / dof. Sebagaimana Microsoft, Sony juga menjanjikan kotak game mereka ini akan terintegrasi dengan banyak akses media serta layanan tambahan, seperti akses ke layanan musik dan film milik Sony. Kemudian untuk game eksklusifnya, kembali Sony menjagokan serial Killzone melalui sekuel terbarunya, Shadow Fall dan inFamous: Second Son.

Namun yang banyak disukai oleh publik dari PS4 ini tidak lain adalah kebijakan konten fisik dan digitalnya. Sony mengharuskan setiap developer untuk menyediakan versi demo gratisan untuk gamer mencoba dulu game yang akan mereka beli. Selain itu, selain versi fisik yang dijual di toko, Sony juga menyediakan versi digital game tersebut bisa di-download. Dan game-game yang dibeli di toko retail, akan bebas diperjual belikan tanpa biaya tambahan. Plus yang juga menjadi satu kelebihannya (jika dipandang dari sisi gamer) dibandingkan Xbox One, kita tidak diharuskan melakukan pengecekan online secara periodik untuk melakukan verifikasi keaslian sebuah game yang dimainkan di PS4.

Mengenai harganya, Sony akan menjual konsol mereka ini dengan harga US $399/€399/£349, dan banyak retailer online yang sudah membuka layanan pre-order, seperti AmazonGameStopGAMEWalmart dan ShopTo. Namun sayang belum diungkapkan untuk harga tersebut kita akan mendapatkan jatah hard disk beraga GB. Hanya saja yang jelas PS4 ini US $100 lebih murah dari Xbox One, mempermudah gamer memainkan game bekas, tidak ada batasan dan tidak ada keharusan untuk melakukan “check in” melalui konsol tersebut ke internet seperti Xbox One. Kemudian untuk harga gamenya, kamu bisa menemukan pilihan game PS4 dengan rentang harga dari US $0.99 khususnya untuk game indie, hingga $60.00 untuk game-game standar PS4.

UPDATE: Oh ya, wajar jika harga PS4 tersebut lebih murah dari Xbox One, karena Sony sendiri selama E3 2013 merevisi pernyataan mereka sebelumnya yang menyebutkan jika PlayStation 4 Eye akan dibundle dalam satu paket. Selama E3 2013 Sony mengatakan jika “kontroler-kamera” tersebut akan dijual terpisah, dengan harga US $59.99, atau sama dengan harga Dual Shock 4. Bandingkan dengan Microsoft yang memberikan Kinect ke dalam paket pembelian Xbox One.

Exclusive video I PS4 E3 Trailer

Official PlayStation Used Game Instructional Video

Killzone: Shadow Fall

inFAMOUS Second Son

Dan jika kalian ingin melihat video (ofisial) konferensi pers Sony selama E3 2013, bisa bookmark halaman YouTube di bawah (saat ini belum di-upload oleh Sony).

PlayStation E3 2013 Press Conference Live Stream and LiveCast Show


SHARE
Previous articleE3 2013: Dan Rumor yang Juga Menjadi Nyata, Final Fantasy Versus XIII Menjadi Final Fantasy XV!
Next articleE3 2013: PlayStation 4 Mendukung Game Bekas Tanpa Batas!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.