The Wreck of Us, Wreck-It Ralph Versi The Last of Us

Pertama kali melihatnya, gambar diatas langsung menarik perhatian saya. Selain ada tokoh Ralph dan Vanellope yang sudah dikenal lewat film Wreck-It Ralph yang dirilis awal November tahun lalu, setting lokasinya pun sangat familiar, yang tak lain tak bukan berasal dari game The Last of Us.

Meski dua gambar disini adalah gambar fan-made dan dibuat oleh Digital-Tuls (nama asli Chris Amatulli), namun ia mampu mengawinkan dua dunia yang sangat berbeda menjadi satu, dunia mencekam ala The last of Us dengan kentalnya unsur komedi dari Wreck-It Ralph. Disini, Ralph dan Vanellope bisa menampilkan bagaimana eratnya hubungan mereka seperti halnya Joel dan Ellie dalam The Last of Us.

Memang dua gambar ini adalah fan-made, tapi siapa tahu hal ini bisa menjadi kenyataan. Seperti yang pernah disampaikan Duniaku awal Desember tahun lalu, Rich Moore selaku sutradara Wreck-It Ralph dan John C. Reily sebagai pengisi suara Ralph telah melakukan pertemuan untuk membahas sekuel dari Wreck-It Ralph, dimana mereka berencana untuk menghadirkan tokoh Mario di film kedua nanti. Mungkin saja jika mereka tahu tentang gambar ini, The Last of Us bisa masuk dalam daftar game-game yang akan mereka munculkan di sekuelnya nanti. Kalau film pertama kemarin Ralph berpetualang di negeri permen, Sugar Rush, tak ada salahnya kalau film kedua nanti mendapatkan suasana berbeda, seperti yang kita tahu, Ralph juga berteman dengan salah satu zombie saat berada di Bad-Anon. Apalagi dengan adanya Felix, kerusakan/kekacauan yang terjadi di dunia The Last of Us tentunya tak akan menjadi masalah selama ada palu ajaib ditangannya. :)

Sumber: Digital-Tuls


SHARE
Previous articleEye Candy: Deretan Action Figure yang Tak Berbeda dengan Tokoh Aslinya
Next articlePopCon Asia 2013: Profil Para Pop Star di Artist Alley! (Bagian 2)
Art Director di TouchOn Magazine (nama baru dari Zigma dan Omega) Memiliki interest yang besar dalam dunia design dan photography. Merupakan penggemar berat film serta salah satu penggebuk drum di redaksi yang kini menikmati hobi baru sebagai penulis.