Fasilitas Unggulan Galaxy S4 Ditransfer Samsung ke Galaxy Grand Melalui Update Android 4.2.2

Hampir setengah tahun sejak Samsung Indonesia pertama kali menyediakan Galaxy Grand. Android berlayar besar tersebut menjadi pilihan terbaik mereka yang mendambakan smartphone dual-SIM dengan label merk Samsung, interface khas TouchWiz, dan kinerja keseluruhan yang bisa dikatakan setara dengan Galaxy SII. Dan walaupun Samsung Indonesia pun baru saja mengeluarkan Galaxy Mega 5.8 sebagai alternatif baru dual-SIM berlayar besar, tampaknya Galaxy Grand tidak begitu saja ditinggalkan.

Seperti mulai pertengahan Juli lalu, Samsung Indonesia justru mulai gencar mempromosikan Galaxy Grand, yang harganya di pasaran saat ini sudah turun ke level Rp. 3.2 jutaan saja (dari sebelumnya bertengger di harga Rp 3.5 – 3.9 jutaan). Mereka merilis iklan video, yang menunjukkan salah satu kelebihannya, yaitu ukuran layar LCD 5-inchinya yang lega. Bisa kamu lihat di bawah iklan mereka, yang selama beberapa minggu ini sering berseliweran di layar televisi atau bahkan tersisipkan di tengah post wall Facebook kita.

Samsung GALAXY Grand

Ok, itu perlakuan khusus Samsung untuk wilayah Indonesia saja. Sedangkan secara global, baru-baru ini Galaxy yang menggunakan prosesor dual-core Cortex-A9 1.2Ghz dari chipset  Broadcom, GPU VideoCore IV, dan 1GB  RAM tersebut mendapatkan upgrade ke Android 4.2.2 Jelly Bean (setelah sebelumnya Samsung juga meng-upgrade Galaxy Note 8.0 dan Tab 2 7.0 ke Android 4.2.2). Sayangnya, upgrade ini menjadi dukungan terakhir Samsung untuk Galaxy Grand. Jadi walaupun versi Bluetooth-nya sudah v4.0 yang kompatibel dengan Android 4.3, sayangnya Samsung sudah menegaskan jika hanya Galaxy S III, Note II, dan Note 10.1 saja Android tahun 2012 yang akan mendapatkan update sampai versi Android 5.0 nantinya.

Update 4.2.2 ini direncanakan akan segera di-push ke semua Grand di seluruh dunia, dimulai dari Rusia, dan seharusnya untuk wilayah lain akan segera mendapatkannya dalam beberapa hari atau sebulan ke depan. Update baru ini menambahkan beberapa fitur baru seperti yang pertama diterapkan Samsung untuk Galaxy S4, seperti widget yang bisa diakses melalui lock screen, yang juga menjadi standar Android 4.2.2. Jadi dari layar lock screen kamu bisa men-swipe layar ke kiri atau kanan untuk mendapatkan akses halaman lock screen lain, dan bisa menempatkan widget di sana. Fitur lainnya adalah menu advanced toggle, yang berisi beberapa akses notifikasi tambahan yang bisa kamu akses langsung dengan men-swipe dua jari ke bawah dari kolom notifikasi di sisi atas layar.

Kemudian yang tidak kalah menarik adalah screensaver daydream, yang aktif ketika kamu men-charge Grand, dengan pilihan seperti jam, slideshow foto yang interaktif, hingga screensaver yang built in dari beberapa aplikasi widget atau live wallpaper pihak ketiga. Pembaruan lain yang tidak terlihat seperti kemampuan yang lebih baik untuk berpindah task (sepertinya berhubungan dengan manajemen memory) dan juga update yang memperbarui feedback antar mukanya, termasuk bisa berharap kita mendapatkan beberapa elemen widget dan home screen dari flagship Galaxy S4.

Update dengan build number I9105PXXUBMG8 dan tertanggal 29 Juli lalu itu bisa langsung kamu download melalui website Sammobile (perlu mendaftar dulu) dan mem-flashnya secara manual melalui software flashing khusus Samsung, yaitu Odin, seandainya kamu sudah tidak sabar menikmati beberapa fitur barunya. Atau, sabar menunggu sampai yang memang ditujukan untuk region Asia termasuk Indonesia di-push oleh Samsung. Namun khusus untuk menerima update via OTA, syarat mutlaknya adalah, Grand-mu masih dalam kondisi orisinal, alias belum di-ROOT.

Galaxy Grand DUOS – Android 4.2.2

Sumber: Sammobile


SHARE
Previous articleSimak Mekanisme Berburu Ikan Hiu dalam Assassin’s Creed IV: Black Flag!
Next articleUltralist: Daftar Game Handheld untuk Menemani Libur Lebaran
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.