#GeekFromThePast By the Power of Greyskull, I Have the Powerrr! – He-Man Masters of the Universe

 

Masters of the Universe (yg disingkat MotU) adalah merek dagang /media franchise yang diciptakan oleh Mattel (perusahaan mainan yg terkenal dgn mainan Hot Wheels dan boneka Barbie), serta sering kali dikenal dengan sebutan He-Man, dari nama karakter utamanya yang terkenal.

Biarpun banyak menampilkan jajaran karakter, tema utamanya berkisar tentang konflik antara pahlawan utamanya, He-man, dan tokoh jahat Skeletor, dari planet Eternia. Sejak peluncuran perdananya, di akhir tahun 1981, waralaba ini telah menghasilkan berbagai macam produk, diantaranya enam seri action figure, beberapa seri komik, empat seri animasi TV, sebuah film lepas, dan beberapa adaptasi game. Umumnya merek dagang mainan yang telah diproses untuk adaptasi media lain, seperti halnya MotU, mengalami peragaman cerita diantara media tersebut. Yang juga lebih mempersulit, ketika beberapa media berupaya untuk menyesuaikan beberapa detil, agar selaras dengan versi lainnya, yang malah menyebabkan ketidaksinambungan secara keseluruhan.

Dalam setiap action figure MotU juga diikursertakan sebuah mini-comic yang menceritakan kisah yang melibatkan karakter tersebut.

Di versi awal seri Mineternia, komik-mini-nya yang berlangsung dari tahun 1981 hingga 1983, He-Man adalah barbarian pengembara di Eternia, dunia yang menghadapi kondisi pasca perang besar, yang menghancurkan kebudayaan-kebudayaan yang pernah berkuasa, dan meninggalkan banyak alat, mesin, serta senjata yang luar biasa. Kejadian dari perang besar tersebut telah membuka gerbang antar dimensi, yang menyebabkan warlord jahat dari dimensi lain, Skeletor, menyeberang ke Eternia.

Skeletor lalu mengetahui dan memusatkan tujuannya kepada istana kuno “Grayskull”, ‘benteng kekuatan dan misteri’. Siapapun yang menguasai Grayskull akan memperoleh kekuatan untuk menjadi penguasa alam semesta /Master of the Universe. Untuk mencegah Skeletor, seorang penyihir wanita dengan sebutan “The Sorceress” (pada cerita awalnya disebut dengan “The Goddess”) memberikan He-Man kemampuan khusus dan senjata, agar ia dapat mempertahankan istana Grayskull dari Skeletor.

He-Man juga ditemani oleh beberapa pahlawan pendukung, seperti Man-At-Arms, ahli senjata di Eternia, dan anak angkatnya, Teela. Skeletor berhasil menemukan setengah bagian dari “Power Sword”, sebuah senjata mutakhir yang juga merupakan kunci dari istana Grayskull. Setengah bagian lainnya dari senjata tersebut dipegang oleh He-Man, diberikan oleh The Sorceress, agar dapat mencegah Skeletor menyatukan kedua bagian tersebut untuk bisa memasuki istana Grayskull.

Nantinya, He-Man beserta kelompoknya akan muncul di beberapa cerita dari DC Comics pada tahun 1982, sebelum berganti label ke penerbit bawahan Marvel, Star Comics. Seri-nya dibuat dari tahun 1986 hingga 1988, menghasilkan 13 terbitan. Di beberapa cetakan DC yang terkenal, Superman bergabung dengan He-Man di beberapa kesempatan untuk melawan Skeletor. Pada tahun 1985, diperkenalkan beberapa karakter baru, yang membuat terbitanya seri mini-comic baru hingga tahun 1987. Penerbit Dark Horse juga pernah membuat mini-comic-nya di tahun 2011. Dan DC juga mulai menerbitkan kembali komik He-Man dengan kemunculan seri barunya di tahun 2002.

Seri pertamanya adalah ‘He-Man and the Masters of the Universe’ yang dimunculkan pada tahun 1983, dan diproduksi oleh Filmation. He-Man and the Masters of the Universe (1983) adalah yang pertama seri animasi mencapai rekor jumlah sebanyak 65 episode.

Berlatar di Eternia, dibawah pemerintahan raja Randor dan ratu Marlena (bernama asli Marlena Glenn, astronot dari bumi yang terdampar di planet ini). Mereka memiliki anak kembar, putra bernama pangeran Adam, yang berpura-pura malas, ceroboh, & pengecut. Serta kembarannya, seorang putri yang awalnya tidak diceritakan, karena diculik saat kelahirannya. Pangeran Adam memiliki pedang sihir, yang ketika ia meneriakkan kata-kata, “By the power of Grayskull…I have the Power!!!”, merubahnya menjadi He-Man, ‘The Most Powerful Man In The Universe’.

Seri ini mematahkan batasan sensor acara anak-anak di Amerika, yang sangat ketat pada jamannya. Untuk pertama kalinya animasi untuk anak-anak menampilkan superhero sangat berotot yang dapat memukul musuhnya (walaupun lebih sering terlihat bergulat, daripada perkelahian secara langsung), namun ia tetap jarang menggunakan pedangnya.

Di tahun 1985, Mattle dan Filmation memutuskan untuk meragamkan seri MotU diluar dominasi penonton anak laki-laki, berharap agar dapat membawa penonton dari kalangan anak perempuan juga. Maka Mattel menciptakan merek dagang baru, ‘Pricess of Power’, dan mengangkat She-Ra sebagai pahlawan wanita pejuangnya. Jajaran mainannya hampir seluruhnya menghadirkan karakter perempuan, yang menekankan pada penampilan baju dan rambutnya. Pada dasarnya, bidang baru ini berusaha untuk menggabungkan daya tarik MotU dengan produk Mattel yang sukses lainnya, boneka Barbie.

Filmation lalu bertugas untuk mengungkapkan keberadaan karakter saudari kembar dari pangeran Adam, putri Adora. Pertama kali dimunculkan pada film animasi ‘The Secret of the Sword’, kompilasi yang berisi 5 episode awal dari seri animasi “She-Ra: Princess of Power”. Seri tersebut berlangsung selama 93 episode, dari tahun 1985 hingga 1986, dan diproduksi sebagai seri pengganti melanjutkan seri MotU pada tahun ketiga. Katakter-karakter dari ‘He-Man and the MotU’ sering dimunculkan dalam seri baru ini. Putri Adora diculik saat kelahirannya oleh Hordak, penguasa jahat ‘Evil Horde’ /”The Horde”, dan dibawa ke Etheria. Nantinya sang putri menjadi kapten dari pasukan Hordak, sebelum akhirnya diselamatkan He-Man dan bergabung dalam “Great Rebellion”, gerakan yang menentang Hordak. Adora juga dapat berubah menjadi She-Ra, dengan pedang ajaib ‘Sword of Protection’ dan mengutarakan kata-kata “For the honor of Grayskull… I AM SHE-RA!”.

Pada tahun 1987, dimulai penerus berikutnya dari jajaran mainan seri MotU, diberi nama ‘The Powers of Grayskull’. Dikonsepkan terjadi pada masa lampau sebelum sejarah Eternia, dikenal dengan “Preternia”. Namun seri ini dibatalkan sangat awal pada peluncurannya, dengan hanya sedikit mainan yang telah diedarkan. Keterangan cerita utamanya berasal dari mini-comic ‘The Powers of Grayskull—The Legend Begins!’, yang direncanakan sebagai awal dari komik 3 bagian, namun hanya edisi ini yang terbit. Informasi dari mini-comic-nya juga ditunjang dengan potongan informasi dari kemasan mainannya.

Di tahun 1987 juga, Cannon Films membuat sebuah film live-action He-Man berjudul ‘Masters of the Universe’. Film ini menampilkan He-Man (Dolph Lundgren) Skeletor, Evil-Lyn, Man-At-Arms, Teela, Beast Man, dan “the Sorceress”, beserta karakter baru Gwildor, sebagai pengganti Orko, karena special effect saat itu yang kurang memadai dan terlalu mahal.

Tahun 1989, dimunculkan kembali film seri animasi He-Man yang diproduksi DiC, berjudul ‘The New Adventures of He-Man’, untuk mempromosikan usaha Mattel mengembalikan jajaran mainan MotU ke pasaran dibawah merek “He-Man”. Dengan suasana yang tidak lagi berlatar fantasy sperti seri sebelumnya, namun menjadi hampir sepenuhnya science fiction. Disini He-Man terkirim ke planet futuristis Primus yang diperintah oleh “Master Sebrian” dan ia memimpin Galactic Guardians. Sementara Skeletor menetapkan markasnya di planet Denebria, dimana ia membentuk aliansi dengan para “Mutant” jahat dan pemimpinnya Flogg, yang ingin menguasai Primus.

Pada tahun 2002, Mattel melakukan upaya relaunch untuk jajaran MotU, dengan mainan yang didesain oleh “Four Horsemen”. Awalnya pihak Four Horsemen mengajukan mainannya didesain sebagai kelanjutan dari cerita aslinya, namun ditolak Mattel, yang memutuskan untuk me-reboot kelangsungan seri tersebut, dan disesuaikan untuk generasi anak-anak saat ini.

Namun jajaran mainan dengan pemasaran massal tersebut kembali mengalami penghentian. NECA, produsen mainan collectibles dari Amerika, melakukan inisiatif untuk melanjutkannya dengan produksi patung mini yang dibentuk dengan tampilan dan ukuran yang sesuai dengan figur mainan produksi Mattel. Diberitakan juga NECA menawarkan untuk memprodukasi mainan dengan titik artikulasi untuk Mattel, tanpa menuntut pengakuan (cuma-cuma). Namun izin tersebut tidak diberikan, NECA hanya diizinkan membuat figur tanpa artikulasi.

Untuk menemani relauch mainannya, dibuat juga film seri animasinya yang baru, dan berlangsung selama 39 episode. Animasi baru ini dipandang dapat menunjukkan kesinambungan yang lebih kuat dan penokohan karakter yang lebih dalam dari buatan Filmation. Pada episode belakangan dari seri ini, judulnya dirubah menjadi ‘Masters of the Universe vs. the Snake-Men’. Skeletor hadir tetap menjadi salah satu musuh utama dan juga pendukung “King Hiss, pemimpin dari manusia reptil “Snake-Men”. Dan juga direncanakan Hordak dan Evil-Horde untuk menjadi musuh utama di season berikutnya, bila seri tersebut tetap dilanjutkan.

Tahun 2008, seri mainan He-Man baru ‘Masters of the Universe Classics’ diluncurkan. Mainan-mainan ini merupakan versi yang perbarui dari figur-figur lama, juga memunculkan figur dari karakter-karakter yang sebelumnya belum muncul mainannya.

Dark Horse Comics akan memproduksi mini-comic yang akan diikutsertakan dengan mainan dari seri ‘Masters of the Universe Classics’. Melanjutkan seri mini-comic yang diperkenalkan dalam seri mainan He-Man aslinya di tahun 1980. Diberitakan alurnya akan menyelesaikan cerita yang seharusnya telah menjadi alur baru dari cerita dari seri asli mainannya, sebelum dibatalkan kelanjutannya. Ceritanya akan menampilkan plot dari ‘The Powers of Grayskull’, menyelaraskan kelanjutan mainannya dengan kesinambungan cerita He-Man.

Sekitar bulan kuartal akhir 2008, terdapat kabar adanya film live-action baru He-Man dalam pengembangan, berjudul ‘Grayskull: Masters of the Universe’. Dikabarkan film tersebut, dibawah studio Warner Bros, akan menggunakan banyak special effect seperti pada film 300. Kemudian pada September 2009, Sony mengambil alih hak film tersebut dari Warner Bros, dan mulai melakukan pengembangannya dari awal lagi dengan Columbia Pictures.

Merek dagang MotU juga telah diluncurkan untuk berbagai macam adaptasi video game. ‘Masters of the Universe: The Power of He-Man’ diluncurkan tahun 1983 oleh Intellivision untuk konsolnya Intellivision dan untuk Atari 2600. 2 game, ‘Masters of the Universe: The Arcade Game’ dan ‘Masters of the Universe: The Super Adventure’, dikembangkan oleh Adventure Soft di tahun 1987, dan diluncurkan oleh U.S. Gold untuk Amstrad CPC, BBC Micro, Commodore 64 dan ZX Spectrum.

‘Masters of the Universe: The Movie’, sebuah game berdasarkan the movie-nya, diluncurkan oleh Gremlin Graphics untk Amstrad CPC, Commodore 64, MSX dan ZX Spectrum di tahun 1987. Taniko mengembangkan sebuah game berdasarkan seri tahun 2002, ‘He-Man: Power of Grayskull’, dan diluncurkan oleh TDK Mediactive pada Oktober 2002.

Selanjutannya sebuah game yang dikembangkan oleh Savage Entertainment dan diterbitkan oleh Midas Interactive Entertainment, ‘He-Man: Defender of Grayskull’, diluncurkan untuk PlayStation 2 pada February 2005.

Sebuah game untuk iOS, ‘He-Man: The Most Powerful Game in the Universe’, dikembangkan oleh GlitchSoft dan diterbitkan oleh Chillingo dan Mattel pada Oktober 2012.


SHARE
Previous article#GeekFromThePast Mobile Armored Strike Kommand (M.A.S.K)
Next articleEA dan BioWare Konfirmasikan Heroes of Dragon Age, Game Freemium Dragon Age untuk Mobile!
Green Gentleman | Urban Walkers | Monstrologist & Cryptozoologist | WWII Maniac | Boardgamers & Digital Gamers | Founder of Pure Ink Creative Studio + Movies Explorer Club + World Mythology Community + Gotham Citizen Club.