Percy Jackson: Sea Of Monsters #MovieReview

Di film kedua adaptasi novel Percy Jackson ini menceritakan tentang sebuah ramalan/ancaman tentang kebangkitan Kronos yang mengancam Camp Demi-Gods. Hanya “Mythical Golden Fleece” yang bisa menyelamatkan dan memperbaiki segalanya. Hanya saja pada awalnya bukan Percy yang ditugaskan untuk mencari Golden Fleece ini, tapi Clarisse (anak dari Ares) yang sangat kuat dan sombong. Dalam film ini Percy mengalami krisis percaya diri, dan tidak bisa menghubungi atau berbicara dengan ayahnya (poseidon) sampai akhirnya dia bertemu dengan musuh dari film pertamanya, yaitu Luke (anak dari Hermes) dan Percy juga bertemu dengan saudara sedarah yang selama ini tidak dia tahu, bernama Tyson (seorang cyclops)

Akhirnya Percy bersama ditemani dengan Annabeth, Grover, dan Tyson kembali berpetualang bersama, mulai pergi menyusul Clarissa, menuju “Sea of Monsters” untuk mencari Golden Fleece. Petualangannya mencakup dalamnya laut, sampai Circe Magical Island lalu Washington DC. banyak CGI Mythical Creatures yang muncul dalam film kedua ini, dan action scenes yang padat dan cukup menghibur. Jelas sequel ini sedikit lebih baik daripada film Percy Jackson yang pertama.

Menariknya lagi, film ini dibuka dengan sebuah sejarah di masa lalu, tentang asal muasalnya “force field” yang melindungi Camp Demi-Gods, yang nantinya akan berhubungan dengan ending di film ini, dan mungkin hints untuk sequel berikutnya.

Apakah akhirnya mereka berhasil mencegah bangkitnya Kronos dan menemukan Golden Fleece? Mari kita nantikan tayangnya PERCY JACKSON: SEA OF MONSTERS pada akhir minggu ini.


SHARE
Previous articleEA dan BioWare Konfirmasikan Heroes of Dragon Age, Game Freemium Dragon Age untuk Mobile!
Next articleThor (Chris Hemsworth) Syuting Film di Indonesia!
Green Gentleman | Urban Walkers | Monstrologist & Cryptozoologist | WWII Maniac | Boardgamers & Digital Gamers | Founder of Pure Ink Creative Studio + Movies Explorer Club + World Mythology Community + Gotham Citizen Club.