IFA 2013: Asus Umumkan Upgrade Fonepad 7, dan Kembali Membawa Phablet Pertamanya, Fonepad 6

Asus Indonesia memang mengkonfirmasikan Fonepad generasi pertama dijual di Indonesia awal Mei lalu, dengan prediksi ketersediaan akhir Juli, walaupun sampai saat ini pun ketersediaannya masih belum merata di pasaran. Dan ketika Fonepad pertama juga masih susah didapatkan, selama IFA 2013 Asus sudah mengumumkan versi upgrade dari Fonepad 7, sekaligus mengkonfirmasikan ulang Asus Fonepad Note 6 .

Pertama untuk Fonepad Note 6, sesuai dengan namanya, Fonepad baru ini menjadi hibrida smartphone dan tablet, atau kamu yang merasa sebutan perkawinan silang ponsel tablet terpapu panjang bisa menyebutnya sebagai “smartphone raksasa” saja. Fonepad Note 6E itu sendiri pertama kali diluncurkan selama Computex 2013 awal Juni lalu. Berbeda dengan Fonepad 7 yang sudah dijual di Indonesia, untuk adiknya ini Asus memberikan layar 6-inchi dengan resolusi full HD 1080p bermaterial Super IPS+, yang mampu memancarkan brightness hingga 450 nits, serta mengenali 10 titik sentuhan.

Tambahan kata “note” juga mengindikasikan perannya sebagai sebuah phablet sejati, ada stylus yang tersedia built in, bukan terpisah dari tubuhnya. Karena itulah bisa diduga jika layarnya juga memiliki lapisa digitzer aktif untuk mendukung interaksi dengan stylush. Dengan bidang 6-inchi, jelas Fonepad 6E dimensinya cukup besar. Ukurannya 164.8mm x 88.8mm x 10.3mm dan dengan berat 210-gram, jadi sekitar 1 cm lebih tinggi, 1 cm lebih lebar, 5 mm lebih tebal dan sekitar 20 gram lebih berat dibandingkan pesaing terdekatnya, Galaxy Note 3 yang juga dikonfirmasikan selama IFA 2013. Dan karena identitasnya sebagai phablet, Asus pun mendesain beberapa aplikasi yang mendukung pengoperasian melalui stylush.

Seperti yang kami ungkapkan dalam ulasan Computex sebelumnya, Fonepad 6E ini menggunakan chipset Intel Atom Z2580 Clover Trail, dengan dua inti prosesor dengan dukungan Hyper-Threading, kecepatannya sendiri 2.0GHz (naik dari 1.6 GHz dari kabar sebelumnya). Namun seperti Lenovo K900 yang sudah dirilis di Indonesia dengan chipset sama, prosesor tersebut akan dikenali sebagai quad-core karena Hyper-Threading akan menjalankan dua thread pada satu core yang sama, sehingga seakan ada empat core di sana. Fonepad 6E yang menjalankan Android 4.2 ini juga didukung GPU dengan kecepatan 400MHz.

Dengan baterai 3200mAh, Asus mengklaim phablet mereka ini bisa bertahan 23 jam untuk bertelepon di jaringan 3G, dan 6.5 jam untuk memutar video. Sarana multimedia seperti kamera disediakan 1.2-megapixel untuk kamera depan, dan 8-megapixel untuk kamera belakang. RAM 2 GB, internal 16/32 GB, slot microSDHC, WiFi 2.4GHz 802.11n, dengan Bluetooth 3.0, micro-USB, micro-SIM, dan port audio 3.5mm menjadi sebagain fotur lainnya. Koneksi data GSM-nya sendiri melalui UMTS 850, 900, 1900, 2100MHz (Eropa & US), GSM/EDGE 850, 900, 1900, 2100MHz (Eropa & US), dan HSPA+ dengan 42Mbit/s DL & 5.76Mbit/s UL. GPS melalui A-GPS dengan dukungan GLONASS juga ada di sini. Asus belum mengumumkan kapan phablet yang dijual dengan pilihan warna hitam dan putih kini akan meluncur, demikian juga harganya.

Spesifikasi Fonepad 6

  • Processor: Intel Atom Z2580 dual-core (2.0GHz) with Hyper-Threading technology
  • Operating System: Android 4.2 Jelly Bean
  • Display: 6-inch Full HD (1920 x 1080, 367ppi); LED-backlit with Super IPS+ (450 nits brightness); 10-point capacitive multi-touch
  • Memory & Storage: 2GB RAM with 16/32GB onboard storage, microSDHC card slot
  • Camera: 8MP rear with auto-focus & 1080p Full HD video recording; 1.2MP front
  • Network: UMTS 850, 900, 1900, 2100MHz (Europe & US); GSM/EDGE 850, 900, 1900, 2100MHz (Europe & US); HSPA+ with 42Mbit/s DL & 5.76Mbit/s UL
  • Wireless: 802.11a/b/g/n with Wi-Fi Direct, Bluetooth 3.0
  • Connectivity: Micro-USB port, 3.5mm headphone/mic jack, Micro-SIM card slot
  • Sensor: A-GPS with GLONASS, accelerometer, ambient light, e-compass, proximity
  • Battery: 3200mAh lithium polymer with up to 23 hours 3G talk-time and 6.5 hours 720p HD video playback 2
  • Color: Black / White
  • Size: 164.8 x 88.8 x 10.3mm
  • Weight: 210g

Sedangkan untuk Fonepad 7E, tidak lain menjadi upgrade dari Fonepad 7 yang sudah dijual di Indonesia. Seperti sebelumnya, ada layar IPS berukuran 7-inchi, resolusinya 1280×800-pixel, chipset Intel Atom Z2560 (dual-core + Hyper-Threading hingga 1.6GHz), 1GB RAM, pilihan internal storage 8/16/32GB (dengan slot micro SD untuk ekspansi), kamera utama 5-megapixel, kamera sekunder 1.2-megapixel, dan tidak ada stylush, karena Fonepad 7E diposisikan sebagai tablet, namun memudahkan kita juga untuk menggunakannya sebagai smartphone.

Dimensi Fonepad 7E jelas lebih besar dari phablet di atas. Dengan ukuran 196.8mm x 120mm x 10.5mm dan berat 340g, serta baterai 3950mAh, Asus mengklaim bisa bertahan 10 jam untuk memutar video 720p. Keseluruhan fitur lainnya, mulai jenis koneksi dan portnya juga sama dengan Fonepad 6E, dengan perbedaan hanya tidak adanya dukungan jaringan GSM 2100MHz GSM/EDGE. Asus juga tidak menjelaskan kan Fonepad 7E akan mulai dijual dan berapa harganya, namun yang jelas akan ada pilihan warna sapphire black dan diamond white.

Spesifikasi Fonepad 7

  • Processor: Intel Atom Z2560 dual-core (1.6GHz) with Hyper-Threading technology
  • Operating System: Android 4.2 Jelly Bean
  • Display: 7-inch 1280 x 800 with capacitive multi-touch; LED-backlit IPS
  • Memory & Storage: 1GB RAM with 8/16/32GB onboard storage, microSDHC card slot
  • Camera: 5MP rear with 1080p Full HD video recording; 1.2MP front
  • Network: UMTS 850, 900, 1700, 1900, 2100MHz; GSM/EDGE 850, 900, 1800, 1900MHz; HSPA+ with 42Mbit/s DL & 5.76Mbit/s UL
  • Wireless: 802.11n Wi-Fi, Bluetooth 3.0
  • Connectivity: Micro-USB port, 3.5mm headphone/mic jack, Micro-SIM card slot
  • Sensor: A-GPS with GLONASS, accelerometer, ambient light, e-compass, Hall Effect, proximity
  • Battery: 3950mAh lithium polymer with up to 10 hours battery life2
  • Color: Sapphire black / Diamond white
  • Size: 120 x 196.8 x 10.5mm
  • Weight: 340g

Experience ASUS Fonepad™ 7

[cb type=”company”]Asus[/cb]

Sumber: Asus (1), (2)


SHARE
Previous articleNikmati Aksi Super Cepat 3D Maneuver Gear di Versi Game Attack On Titan
Next article[Kuliah Om Jas] Desain Lingkungan Game
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.