Ditjen Postel Indonesia Memberi Petunjuk Jika LG Nexus 5 Akan Segera Dirilis di Indonesia

 

Apa diantara kalian ada yang menunggu smartphone Nexus terbaru? Setelah terakhir LG bekerjasama dengan Google melalui Nexus 4,  banyak rumor menyebutkan jika LG kembali ditunjuk untuk memproduksi Nexus 5, dan spesifikasinya nanti akan dibuat berdasarkan LG G2. Memang belum ada bukti nyata, namun setidaknya dugaan bahwa Google sudah melakukan serangkaian uji coba Nexus 5 diketahui melalui video konfirmasi Android 4.4 KitKat beberapa hari lalu. Di sana terlihat banyak orang menggunakan smartphone baru (dengan desain khas LG) yang diduga adalah Nexus 5. Bisa kamu lihat lagi videonya di bawah:

Memang Google masih bungkam soal ini, namun teka-teki Nexus 5 perlahan mulai bisa dirangkai, Kemarin muncul kabar, sebuah smartphone dengan kode seri D820 (pola kode seri khas LG) telah disetujui ijinnya oleh FCC (Federal Communications Commission), semacam Ditjen Postel di Amerika Serikat. Dan dari beberapa data dokumen yang diterbitkan oleh FCC (bisa kamu akses dan download PDF-nya dari sini), banyak yang memberi petunjuk bahwa yang mereka setujui saat itu adalah sebuah Nexus.

Mulai dari gambar yang menunjukkan material yang mendukung fitur Qi wireless charging, bisa dilihat jika pola casing belakang dari gambar FCC cocok dengan cover belakang smartphone yang digunakan para staff Google dalam video konfirmasi KitKat. Kemudian melalui data FCC, disebutkan jika D820 memiliki 7-band LTE, beberapa diantaranya kompatibel dengan operator Amerika, seperti AT&T, T-Mobile dan Sprint, lalu mendukung koneksi CDMA / EVDO rev A, pentaband DC-HSPA+ dan quadband GSM / EDGE, Bluetooth 4.0, NFC serta dual-band 802.11 b/g/n/ac. Sepertinya smartphone yang diajukan untuk mendapat ijin FCC tersebut sebuah flagship, karena memang dibuat untuk mampu beroperasi di hampir semua jaringan operator.

Dalam salah satu dokumen FCC juga disebutkan jika smartphone yang diuji menggunakan firmware M8974A, yang sekali lagi memberi petunjuk lain, jika smartphone yang diuji menggunakan chipset Snapdragon 800, yang memiliki kode MSM8974AB, kasta tertinggi dari keluarga chipset Snapdragon yang sementara ini baru Xiaomi MiPhone 3 saja yang terdaftar akan menggunakannya. Dokumen FCC tersebut juga jelas menunjukkan bidang diagonal layarnya, 126.0 mm. Menggunakan tool konversi dari website ini, kita bisa mendapatkan berapa inchi dari 126.0 mm tersebut, yang ternyata didapatkan hasil 4.96-inchi, atau bisa digenapkan menjadi 5-inchi! Selain itu, juga diketahui tinggi dan lebarnya 131.9mm dan 68.2mm.

Seandainya jika berbasis LG G2, membandingkan ukurannya juga kurang pas, karena LG G2 tinggi dan lebarnya 138.5 x 70.9 mm. Smartphone yang diuji FCC tersebut lebh pendek, karena layarnya hanya 5-inchi, dibandingkan G2 yang 5.2-inchi. Namun secara spesifikasi, sepertinya sama, karena juga menggunakan Snapdragon 800 seperti LG G2. Seandainya benar smartphone yang diuji FCC tersebut Nexus 5, dan kode angkanya D820, penulis sendiri juga mendapatkan kode seri yang sama melalui Ditjen Postel Indonesia, dengan status Sp3 Balai Uji sejak 14 Agustus lalu. Memang terdaftar dengan kode LG – D821, namun kode seri tersebut kemarin juga mendapatkan otentifikasi dari Bluetooth Special Interest Group, dengan data yang bisa kamu akses dari link ini. Jelas tertulis di sana, LG -D821, yang memiliki beberapa kesamaan dengan data FCC.

Beberapa petunjuk itu memang belum sepenuhnya mengarah pada Nexus 5, namun yang jelas LG sedang menyiapkan sebuah smartphone flagship baru, yang pastinya bukan LG G2 karena ukuran layarnya 5-inchi. Seandainya benar itu Nexus 5, maka kita akan segera mendapatkan tawaran menarik dari Google, karena di sana ada Snapdragon 800, dengan harga yang seharusnya lebih terjangkau dibandingkan Snapdragon 800 lainnya, mengingat perijinan untuk smartphone yang diduga Nexus 5 itu juga sudah nyaris mencapai tahap final.

Sumber: Engadget


SHARE
Previous articleSony Pictures Akhirnya Rilis Trailer Perdana RoboCop!
Next articleIGS 2013: Konferensi Pers Garena, Hadirkan League of Legends Versi Bahasa Indonesia!
Telah dikenal sejak satu dekade yang lalu melalui media game Ultima Nation. Saat itu artikel andalannya adalah panduan walktrough game-game RPG. Ura kemudian juga semakin dikenal lewat tulisannya yang idealis dan selalu konsisten pada satu aspek game, yaitu STORY - yang olehnya dianggap sebagai backbone sebuah game. Selain menggeluti dunia game, Ura juga penggemar gadget, dan dia memiliki hobi "ngoprek" smartphone.