IGS 2013: Berkeliling Booth Para Developer Game Indonesia

Beberapa peserta Game Developer Award (GDA) 2013 membuka booth dalam pagelaran Indonesia Game Show (IGS) 2013 yang berlangsung akhir pekan kemarin. Memang tidak semua peserta yang membuka booth selama IGS 2013, namun kami mencatat beberapa diantaranya yang menyedot banyak perhatian pengunjung, baik karena game yang dibawanya, maupun karena atraktifnya para penghuni dan juga booth tersebut.

Salah satunya adalah booth dari Mintsphere. Mintsphere kembali membawa “tradisi” yang pernah dilakukannya dalam perhelatan IGS 2013 lalu, dimana mereka membawa layar untuk menampilkan trailer gameplay dari dua game yang mereka bawa saat itu, Trigger Princess dan Trigger Knight Extend. Wilson Tjandra yang merupakan Art Director dari Mintsphere mengungkapkan, bahwa Trigger Knight Extend adalah versi upgrade dari Trigger Knight yang sudah dirilis di Android dan iOS. Dalam Trigger Knight Extend, ada banyak perubahan dan penambahan yang diberikan, mulai dari polishing dalam hal interface, gameplay, hingga kali ini tersedia story yang menjelaskan sang karakter utama. Sedangkan untuk Trigger Princess sendiri menurut rencana akan dirilis dalam platform flash terlebih dahulu, sebelum menyusul untuk mobile. Trigger Princess sendiri juga merupakan pemenang kategori Best 2D PC Game dalam GDA 2013 kemarin.

Selanjutnya, ada booth Agate Studio yang dihias dengan nuansa Jepang. Tidak mengherankan memang, karena kali ini mereka tengah gencar mengkampanyekan Sengoku Ixa yang dikembangkan berkolaborasi dengan Square Enix. Pengunjung yang belum pernah mencoba Sengoku Ixa bisa langsung mendaftar akun di booth mereka, dan mendapatkan tutorial dari para punggawa Agate Studio. Bukan hanya itu, paengunjung juga berkesempatan untuk berfoto bersama para punggawa Agate Studio, plus Head of Bussiness Development South East Asia dari Square Enix, Hayato Sawada yang hadir di booth tersebut. Duniaku juga sempat sedikit berbincang-bincang dengan Sawada-san mengenai rencana mereka di Indonesia ke depannya. Penasaran? Tunggu liputan kami selanjutnya ya!

Selain Agate Studio dan Mintsphere yang banyak menyedot perhatian pengunjung, masih ada beberapa booth lain yang juga menarik, seperti booth milik TouchTen Games dengan Ramen Chain-nya. Ramen Chain sendiri bisa disebut sebagai sekuel dari Sushi Chain, namun dibuat sedikit lebih berbeda. Dalam game ini, selain kemampuanmu untuk meracik Ramen diuji, kamu juga ditantang untuk mengembangkan restoran Ramen yang kamu kembangkan hingga ke seluruh dunia. Beberapa fitur lain yang juga disediakan antara lain 50 level yang harus diselesaikan, mini game, fitur untuk share melalui jejaring sosial, hingga buku resep dan koleksi foto yang bisa dikumpulkan. Ramen Chain bahkan berhasil menjadi Juara 2 Best Casual Game for Smartphone/tablet dalam GDA 2013.

Selanjutnya ada Big Bang Kaboom dari Altermyth yang juga sempat menarik banyak perhatian. Big Bang Kaboom adalah sebuah game 3D top down shooter yang bertema pertempuran antar tank yang akan mengajakmu bernostalgia dengan era arcade 90-an lalu. Dalam game ini kamu diharuskan menjalankan misi untuk menghancurkan semua tank yang sudah mendapatkan pengaruh virus komputer. Game ini memiliki level yang tidak terbatas dan berbagai macam bentuk tank yang bisa dikustomisasi.

Tidak ketinggalan pula booth Artoncode yang menjadi satu dengan booth milik Vandaria di ruangan utama IGS 2013. Di booth ini, Artoncode menampilkan game Faunia Paw, sebuah game match 3 dengan karakter-karakter lucu yang dimilikinya. Booth ini semakin menarik dengan diadakannya turnamen berhadiah yang bisa diikuti oleh pengunjung yang berhadiah uang tunai jutaan rupiah. Hadiah yang ditawarkan pun cukup besar, dimana untuk juara pertama, Artoncode menyediakan uang tunai Rp 2.000.000, disusul dengan Rp 1.000.000 untuk juara kedua, dan Rp 500.000 untuk juara ketiga.

Secara keseluruhan area booth untuk developer game Indonesia masih semeriah tahun lalu, meskipun dari segi jumlah booth bisa dikatakan sedikit menurun. Selain beberapa booth yang banyak menarik perhatian di atas, masih banyak juga game yang ditampilkan oleh developer game Indonesia, seperti Amagine Interactive yang menampilkan Bug Panic dan berhasil menjadi Juara 2 Best Game for Smartphone/tablet untuk kategori Amateur, Surya Boxing dari Divine Kids yang berhasil menyabet gelar sebagai game paling favorit selama perhelatan IGS 2013, serta Akal Interaktif dengan Anak Cerdas Pengenalan-nya yang berhasil menyedot banyak pengunjung anak-anak.


SHARE
Previous articleABC Rilis Lima Klip Baru Marvel’s Agents of S.H.I.E.L.D.
Next articleGateway 3DS, Flashcard Pertama 3DS yang Sanggup Menembus Tembok Region
Ex Managing Editor majalah Zigma dan Omega yang mengawali karirnya sebagai kontributor sebuah blog teknologi. Febrizio dikenal juga suka dengan teknologi, film, pengembangan software, perkembangan sepakbola, serta saat ini juga mulai tertarik untuk mempelajari proses pengembangan game.